Di Kabul dan kota-kota besar lainnya, masyarakat biasanya menggunakan taksi pribadi atau bersama, minibus, bus coaster, bus, dan kendaraan roda tiga lokal (zarang). Layanan bus yang dioperasikan negara (Milli Bus) tersedia, tetapi cakupan dan ketersediaannya bergantung pada lokasi. Halte, operator, tarif, dan waktu keberangkatan tidak distandardisasi secara nasional, dan penumpang sering mengatur perjalanan langsung serta membayar tarif di tempat. Transportasi darat merupakan cara utama untuk bepergian antarkota dan antarprovinsi di Afghanistan. Bus jarak jauh, taksi bersama, mobil pribadi, dan truk menggunakan koridor utama seperti Kabul–Kandahar–Herat, Kabul–Nangarhar–Torkham, serta jalur utara, termasuk akses menuju Islam Qala dan Spin Boldak. Jalan sekunder mungkin belum beraspal atau kondisinya dapat berubah. Pos pemeriksaan, penutupan sementara, salju, banjir, tanah longsor, kecelakaan lalu lintas, kekerasan bersenjata, kejahatan, penculikan, dan sisa-sisa bahan peledak dari perang dapat mengubah keamanan dan durasi perjalanan dengan sedikit pemberitahuan. Perjalanan malam, jalan terpencil, dan daerah perbatasan memerlukan kehati-hatian khusus. Afghanistan tidak memiliki layanan kereta penumpang terjadwal nasional untuk perjalanan sehari-hari. Jalur kereta yang ada atau diaktifkan kembali terutama mendukung angkutan barang dan transit, termasuk Hairatan–Mazar-e-Sharif dan jalur menuju Uzbekistan, Aqina dan Torghundi menuju Turkmenistan, serta jalur Herat–Khaf menuju Iran. Perpanjangan yang diusulkan atau sedang dikaji saat ini belum menyediakan pengganti yang dapat diandalkan untuk transportasi darat atau kendaraan pribadi. Penerbangan domestik dapat mengurangi waktu perjalanan antara kota-kota seperti Kabul, Kandahar, Herat, dan Mazar-i-Sharif. Ariana Afghan Airlines dan Kam Air mengoperasikan penerbangan, tetapi ketersediaan, harga, aturan bagasi, dan pembatalan harus diperiksa langsung sebelum keberangkatan. Perjalanan lintas perbatasan juga bergantung pada pembukaan perbatasan saat ini, paspor, visa, aturan bea cukai, dan kondisi keamanan setempat. Pengawasan penerbangan dan pengaturan bandara harus diverifikasi melalui informasi resmi atau informasi maskapai yang terbaru; jangan menganggap adanya jaminan keselamatan umum. Seseorang yang mengemudikan kendaraan umumnya memerlukan surat izin mengemudi dan dokumen registrasi kendaraan yang diproses melalui otoritas lalu lintas. Kementerian Dalam Negeri (Ministry of Interior Affairs) dan kepolisian lalu lintas (Traffic Police) mengawasi perizinan, registrasi, dan pengendalian lalu lintas, sedangkan Kementerian Transportasi dan Penerbangan (Ministry of Transport and Aviation) menangani transportasi darat, udara, dan transit serta infrastruktur terkait. Persyaratan dokumen, pembatasan, biaya, dan waktu pemrosesan saat ini dapat berbeda menurut tempat dan harus dikonfirmasi secara setempat. Aturan Kementerian Dalam Negeri tahun 2025 mengenai kendaraan setir kanan yang tidak terdaftar di Kabul, serta stiker kendaraan regional dan pembatasan mengemudi, membuat status registrasi menjadi sangat penting. Berjalan kaki tetap sangat penting karena kepemilikan kendaraan dan transportasi umum yang andal terbatas. Bersepeda tersedia sebagai pilihan lokal berbiaya rendah, tetapi Afghanistan tidak memiliki jaringan bersepeda nasional yang mapan atau infrastruktur terlindungi yang konsisten. Trotoar, penyeberangan, dan fasilitas aksesibilitas sangat bervariasi. Kondisi keamanan setempat dan aturan sosial memengaruhi cara orang bergerak di ruang publik. Laporan tahun 2024 dan 2025 menggambarkan penerapan yang berbeda menurut wilayah dan waktu atas persyaratan pendamping laki-laki yang diwajibkan (mahram) dan persyaratan berhijab (Hijab) yang memengaruhi perempuan dan anak perempuan yang menggunakan transportasi umum atau pribadi; karena itu, akses ke pekerjaan, pendidikan, dan layanan kesehatan dapat dibatasi, terutama bagi perempuan yang bepergian sendirian, janda, dan rumah tangga yang dikepalai perempuan. Transportasi juga menimbulkan polusi udara lokal, debu, kemacetan, dan kebisingan, meskipun data kendaraan dan emisi nasional yang andal masih terbatas. Tarif dan waktu perjalanan tidak memiliki standar nasional tunggal: semuanya bergantung pada jarak, jenis kendaraan, jumlah penumpang, harga bahan bakar, negosiasi, kondisi jalan, dan situasi keamanan. Kondisi terkini harus diperiksa kepada operator, terminal, maskapai, otoritas setempat, dan sumber informasi keamanan perjalanan terbaru sebelum keberangkatan.
Transportasi di Afghanistan
Transportasi di Afghanistan terutama mengandalkan jalan raya, taksi pribadi atau bersama, minibus, bus, kendaraan pribadi, dan penerbangan domestik. Tidak ada sistem transportasi umum nasional yang terintegrasi atau jaringan kereta penumpang yang dapat diandalkan. Waktu tempuh, harga, dan akses sangat bervariasi menurut kota, kondisi jalan, situasi keamanan, cuaca, dan persyaratan setempat.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

