Argentina adalah negara yang sangat luas dengan iklim dan bentang alam yang sangat berbeda. Wilayah alami penting meliputi Andes, padang rumput Pampas, Patagonia, Gran Chaco, lahan basah Mesopotamia, hutan subtropis, dan pesisir Atlantik. Istilah lokal yang umum untuk lingkungan adalah lingkungan hidup (medio ambiente) atau, secara singkat, lingkungan. Kebijakan lingkungan mencakup sumber daya alam, keanekaragaman hayati, polusi, sampah, air, tanah, risiko iklim, serta dampak pertanian, pertambangan, industri, transportasi, energi, dan pertumbuhan perkotaan. Tanggung jawab lingkungan dibagi di antara berbagai tingkat pemerintahan. Tingkat nasional menetapkan prinsip-prinsip umum dan mengoordinasikan hal-hal yang berdampak pada seluruh negara, sedangkan provinsi memiliki wewenang besar atas sumber daya alam di wilayahnya, dan pemerintah kota sering menangani layanan lokal seperti sampah rumah tangga dan kebersihan kota. Kondisi air sangat berbeda di seluruh Argentina. Beberapa wilayah memiliki sungai besar dan lahan basah, sedangkan wilayah lain sering menghadapi kelangkaan air. Karena itu, perlindungan mencakup air minum yang aman, sanitasi, irigasi yang hati-hati, pengelolaan daerah aliran sungai, serta pencegahan pencemaran dari industri dan pertanian. Lahan Argentina yang subur mendukung pertanian berskala luas dan peternakan. Pengelolaan lingkungan yang baik berupaya membatasi erosi tanah, hilangnya vegetasi asli, paparan bahan kimia yang berlebihan, dan kerusakan saluran air, sambil menjaga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pedesaan dan produksi pangan. Perlindungan keanekaragaman hayati mencakup kawasan lindung nasional, provinsi, pemerintah kota, masyarakat, dan swasta. Kawasan-kawasan ini membantu melestarikan tumbuhan asli, hewan, hutan, lahan basah, pegunungan, garis pantai, dan lanskap budaya, meskipun perlindungan juga bergantung pada pengelolaan yang efektif di luar batas kawasan tersebut. Sampah (residuos) umumnya dikelola secara berbeda-beda menurut pemerintah kota. Sistem dasarnya dapat mencakup pengumpulan rumah tangga, tempat pembuangan, titik daur ulang, koperasi pemilah dan pengumpul barang bekas di perkotaan yang di banyak tempat dikenal sebagai recuperadores urbanos atau pemulung (cartoneros), serta pengaturan terpisah untuk bahan berbahaya atau industri. Masyarakat di Argentina dapat mengalami masalah lingkungan berupa asap, banjir, kekeringan, kebakaran hutan, panas, saluran air yang tercemar, kebisingan, pembuangan ilegal, atau hilangnya ruang hijau. Pencegahan, informasi publik, perencanaan lokal, persiapan menghadapi keadaan darurat, dan pelaporan oleh masyarakat dapat mengurangi dampak, tetapi penegakan aturan dan kualitas layanan tidak sama di semua tempat. Argentina memiliki peluang besar dalam pemulihan ekosistem, produksi yang lebih bersih, energi terbarukan, bangunan yang efisien, transportasi umum, daur ulang, pertanian berkelanjutan, dan pariwisata berbasis alam. Kemajuan memerlukan keseimbangan antara perlindungan lingkungan, lapangan kerja, keterjangkauan, kebutuhan setempat, serta hak dan pengetahuan masyarakat yang terdampak.
Lingkungan di Argentina
Argentina memiliki banyak lingkungan alam yang berbeda, dari Andes yang tinggi dan dataran kering hingga lahan basah, hutan, padang rumput, dan pesisir Atlantik yang panjang. Perlindungan lingkungan di Argentina mencakup udara dan air yang bersih, tanah yang sehat, satwa liar, pengelolaan sampah, penggunaan energi, serta perlindungan dari banjir, kebakaran, kekeringan, dan polusi. Tanggung jawab dibagi antara lembaga nasional, provinsi, dan pemerintah kota, dunia usaha, masyarakat, dan rumah tangga.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

