Istilah Armenia untuk lingkungan adalah “lingkungan (shrjaka mijavayr; շրջակա միջավայր)”, yang ditulis sebagai “շրջակա միջավայր.” Istilah ini mencakup udara, air, tanah, iklim, bentang alam, tumbuhan, satwa, serta kegiatan manusia yang memengaruhinya. Armenia adalah negara pegunungan yang terkurung daratan dengan banyak zona alam yang berbeda dalam wilayah yang kecil. Danau Sevan merupakan badan air tawar terbesar dan terpenting, sedangkan sungai, mata air, hutan, padang rumput, dan lahan basah mendukung masyarakat serta satwa liar. Tanggung jawab lingkungan dibagi antara lembaga nasional dan pemerintah kota setempat. Lembaga nasional merumuskan kebijakan, mengawasi sumber daya alam, mengelola kawasan lindung, dan menilai proyek-proyek besar, sedangkan pemerintah kota biasanya menangani kebersihan setempat, layanan sampah, ruang hijau, dan beberapa masalah lingkungan lokal. Pencemaran udara paling terlihat di kota-kota besar dan di dekat jalan yang ramai, lokasi industri, pertambangan, serta area konstruksi. Gas buang kendaraan, debu, pemanasan, dan kegiatan industri semuanya dapat menurunkan kualitas udara, terutama ketika lembah dan kondisi cuaca memerangkap udara tercemar. Perlindungan air mencakup sumber air minum, sungai, air tanah, jaringan irigasi, dan Danau Sevan. Pencemaran, penggunaan air yang tidak efisien, infrastruktur yang rusak, serta tekanan dari pertanian atau industri dapat memengaruhi manusia dan ekosistem. Pengelolaan sampah biasanya dimulai dengan pengumpulan oleh pemerintah kota, tetapi pemilahan dan daur ulang tidak tersedia secara merata di semua tempat. Pembuangan liar, pembakaran sampah, sampah plastik, dan lokasi pembuangan yang dikelola dengan buruk dapat merusak tanah, air, udara, satwa, dan masyarakat di sekitarnya. Armenia memiliki keanekaragaman hayati yang kaya karena pegunungannya menciptakan banyak habitat. Kawasan lindung membantu melestarikan hutan, padang rumput alpen, lahan basah, spesies langka, dan bentang alam penting, tetapi perlindungan juga harus diseimbangkan dengan pertanian, pariwisata, penggembalaan, energi, pertambangan, dan mata pencaharian masyarakat setempat. Proyek konstruksi besar, pertambangan, energi, dan infrastruktur mungkin memerlukan kajian lingkungan sebelum dilaksanakan. Kajian tersebut dimaksudkan untuk mengidentifikasi kemungkinan kerusakan, membandingkan alternatif, merencanakan perlindungan, dan memungkinkan kekhawatiran masyarakat dipertimbangkan. Armenia memiliki peluang untuk meningkatkan efisiensi energi, energi terbarukan, transportasi umum, penghematan air, daur ulang, pariwisata alam, dan pemulihan lahan. Kemajuan dapat dibatasi oleh biaya, sistem yang sudah tua, penegakan yang tidak merata, kapasitas lokal yang lemah, serta konflik antara pendapatan jangka pendek dan kesehatan lingkungan jangka panjang.
Lingkungan di Armenia
Armenia memiliki pegunungan tinggi, lembah kering, hutan, sungai, dan Danau Sevan, sehingga kondisi lingkungan sangat beragam di seluruh negeri. Isu penting mencakup udara dan air bersih, perlindungan tanah, sampah, dampak pertambangan, serta kelangsungan hidup tumbuhan dan satwa asli. Pelestarian lingkungan di Armenia bergantung pada lembaga publik, pemerintah kota, dunia usaha, masyarakat, dan pilihan sehari-hari penduduk.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

