Budaya di Barbados

Budaya di Barbados dibentuk oleh sejarah pulau, bahasa, kepercayaan, adat istiadat, karya kreatif, dan hubungan sehari-hari masyarakatnya. Budaya ini mencakup berbagai perubahan penting dalam kehidupan, dari masa kanak-kanak dan pendidikan hingga pekerjaan, usia lanjut, perawatan, dan acara keluarga. Bahasa Inggris dan Bajan memengaruhi komunikasi, sementara festival, gereja, sekolah, komunitas, dan seniman menjaga praktik bersama. Kehidupan budaya juga mencerminkan masa kolonial Barbados, warisan Afrika, kemerdekaan pada 1966, dan peralihannya menjadi republik pada 2021.

Tahap kehidupan

Di Barbados, transisi terkait usia dan peran didukung melalui sistem terpisah untuk pendidikan, pengembangan kaum muda, pekerjaan, jaminan sosial, perlindungan anak, usia lanjut, perawatan, dan bantuan krisis. Secara hukum, anak berusia di bawah 18 tahun, sedangkan program kaum muda biasanya mencakup usia 15 hingga 29 tahun. Akses, pembayaran, dan tanggung jawab bergantung pada usia, iuran, tempat tinggal, bukti medis, dan lembaga yang bertanggung jawab.

Sejarah

Barbados memiliki masa lalu arkeologis yang setidaknya mencapai sekitar 1623 SM dan sejarah kolonial terdokumentasi sejak abad keenam belas dan ketujuh belas. Produksi gula, masyarakat perkebunan, perbudakan terhadap orang Afrika, perlawanan, emansipasi, dan reformasi konstitusional membentuk perkembangan pulau ini. Barbados merdeka pada 1966 dan menjadi republik pada 30 November 2021.

Seni

Seni di Barbados mencakup seni visual, fotografi, musik, sastra, film, teater, tari, arsitektur, desain, dan karya digital. Yayasan Kebudayaan Nasional mendukung pelatihan, festival, pameran, produksi, dan bisnis kreatif. Seniman dapat mengembangkan praktik mereka melalui program komunitas, Festival Nasional Seni Kreatif untuk Kemerdekaan, Kolese Komunitas Barbados, Universitas Hindia Barat, dan lembaga independen.

agama

Agama di Barbados mencakup cara hidup Kristen, non-Kristen, dan nonreligius. Komunitas Kristen, terutama Protestan, membentuk kehidupan keagamaan, sementara sekitar 45,5 persen responden dalam sensus 2021 melaporkan tidak memiliki afiliasi keagamaan. Komunitas keagamaan menyediakan ibadah, doa, pengajaran, layanan sosial, serta kegiatan kehidupan seperti pernikahan dan pemakaman.

Bahasa

Bahasa Inggris adalah bahasa resmi Barbados dan membentuk administrasi, layanan publik, pendidikan, media, serta partisipasi politik. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menggunakan varietas bahasa Inggris lokal (Bajan), sedangkan komunikasi formal dan tertulis umumnya mengikuti bahasa Inggris standar (Standard English) yang dipengaruhi bahasa Inggris Britania. Bentuk lisan yang lebih terkreasolkan dapat berbeda jauh dalam kosakata dan idiom.

Tradisi

Tradisi di Barbados mencakup festival tahunan, peristiwa keluarga dan kehidupan, musik, pakaian, kerajinan, serta tradisi lisan. Crop Over, Landship, musik Tuk, Hari Emansipasi, dan Hari Kemerdekaan merupakan beberapa ekspresi nasional yang paling terlihat. Keluarga, gereja, sekolah, komunitas, dan seniman meneruskan banyak adat; tidak ada satu kantor tradisi negara.

Koeksistensi

Kehidupan sehari-hari bersama di Barbados diatur melalui perpaduan hukum, layanan publik, kelompok masyarakat, dan kesepakatan informal. Hak atas keselamatan, privasi, kebebasan berekspresi, berkumpul, dan berserikat berlaku, sementara ketertiban umum, keselamatan publik, kesehatan masyarakat, dan hak orang lain menetapkan batasannya. Masalah lingkungan tempat tinggal, konflik, persoalan keberagaman, penggunaan ruang publik, dan perilaku daring mengikuti prosedur yang berbeda.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.