Masyarakat Maya mendirikan pusat politik dan keagamaan penting di wilayah Belize saat ini, termasuk Caracol, Lamanai, dan Xunantunich. Kemunduran sejumlah pusat tersebut tidak mengakhiri sejarah Maya; masyarakat Maya tetap hidup di Belize hingga kini. Sejak abad ke-17, para pekerja kayu Inggris mendirikan permukiman permanen. Perdagangan kayu logwood, lalu mahoni, membentuk ekonomi kolonial yang juga bergantung pada perbudakan orang Afrika. Pemerintahan Inggris mengatasi klaim Spanyol dan secara resmi menjadikan wilayah tersebut koloni pada 1862 dengan nama kolonial sebelumnya (British Honduras). Pada 1973, koloni itu berganti nama menjadi Belize sebelum merdeka pada 21 September 1981. Penduduk dan masyarakat Belize saat ini dibentuk oleh masyarakat Maya, Garifuna, Kreol, Mestizo, Mennonite, orang keturunan Asia Selatan, dan kelompok pendatang lainnya. Sejarah yang lebih baru juga mencakup perselisihan dengan Guatemala mengenai klaim wilayah dan perkembangan negara merdeka dengan lembaganya sendiri.
Sejarah Belize
Sejarah Belize mencakup masyarakat Maya, pemerintahan kolonial Inggris, dan kemerdekaan pada 1981. Perdagangan kayu, kerja paksa, migrasi, dan konflik politik membentuk perkembangan negara ini. Masyarakat Maya, Garifuna, Kreol, Mestizo, dan kelompok penduduk lainnya merupakan bagian dari sejarah tersebut.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

