Situasi keamanan Bolivia berubah menurut wilayah, musim, dan keadaan. Kerangka nasional pengelolaan risiko (Gestión de Riesgos) mencakup pencegahan bencana, kesiapsiagaan, peringatan, tanggap darurat, dan pemulihan. Pemerintah daerah dan unit pengelolaan risikonya biasanya mengoordinasikan peringatan, evakuasi, penyelamatan, dan bantuan, sedangkan dukungan nasional tersedia ketika kapasitas setempat terlampaui. Risiko kejahatan mencakup pencurian, perampokan, penipuan, kekerasan, perdagangan manusia, dan kejahatan digital, dengan paparan tambahan di transportasi, kehidupan malam, dan tempat ramai. Polisi Bolivia, Pasukan Khusus Pemberantasan Kejahatan (Fuerza Especial de Lucha Contra el Crimen, FELCC), Pasukan Khusus Pemberantasan Kekerasan (Fuerza Especial de Lucha Contra la Violencia, FELCV), Kejaksaan (Fiscalía), dan unit khusus lainnya menangani berbagai jenis insiden. Risiko regional dan kapasitas kelembagaan berbeda-beda, sehingga kontak darurat dan saluran pelaporan setempat penting. Angka kejahatan resmi juga dapat berbeda karena berbagai lembaga mencatat kategori dan tahapan insiden yang terpisah.
Keamanan di Bolivia
Keamanan di Bolivia mencakup bahaya yang muncul secara tiba-tiba dan ancaman akibat kejahatan. Banjir, tanah longsor, kekeringan, embun beku, hujan es, badai, kebakaran liar, dan gempa bumi berdampak berbeda pada setiap wilayah, sementara pencurian, perampokan, penipuan, kekerasan, perdagangan manusia, dan kejahatan digital menimbulkan risiko dalam kehidupan sehari-hari. Otoritas setempat mengoordinasikan peringatan bencana dan bantuan, sedangkan Polisi Bolivia (Policía Boliviana) dan badan khusus menangani laporan kejahatan; keadaan darurat dapat dilaporkan ke 110.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

