Konstitusi Politik Negara 2009 (Constitución Política del Estado), disingkat CPE, menggambarkan Bolivia sebagai Negara Sosial Kesatuan Komunitarian Plurinasional yang Diatur oleh Hukum (Estado Unitario Social de Derecho Plurinacional Comunitario). Negara ini bebas, merdeka, berdaulat, demokratis, antarbudaya, dan terdesentralisasi. Pluralisme politik, ekonomi, hukum, budaya, dan bahasa mengakui hak menentukan nasib sendiri komunitas pribumi dalam kesatuan negara. Wilayah nasional mencakup departemen, provinsi, munisipalitas, Wilayah Pribumi Asli Petani (territorios indígena originario campesinos), dan kawasan yang diizinkan undang-undang. Tanggung jawab negara dibagi antara tingkat pusat (Nivel Central del Estado), Pemerintah Otonom Departemen (Gobiernos Autónomos Departamentales), satu Pemerintah Otonom Regional (Gobierno Autónomo Regional), Pemerintah Otonom Munisipal (Gobiernos Autónomos Municipales), serta Pemerintah Otonom Pribumi Asli Petani (Gobiernos Autónomos Indígena Originario Campesinos). Menurut status 2025 yang dilaporkan Layanan Negara untuk Otonomi (Servicio Estatal de Autonomías), terdapat 9 pemerintah departemen, 1 pemerintah regional, 335 pemerintah munisipal, dan 8 pemerintah otonom pribumi. Otonomi tidak berarti tunduk begitu saja kepada pemerintah pusat: unit otonom memiliki badan, aturan, dan prosedur sendiri, tetapi tetap terikat pada pembagian kewenangan dalam CPE dan Undang-Undang No. 031, serta aturan koordinasi, sumber daya, dan pengawasan hukum negara. Pelaksanaannya secara nyata juga bergantung pada kapasitas kelembagaan yang tersedia. Majelis Legislatif Plurinasional (Asamblea Legislativa Plurinacional) adalah badan legislatif yang terdiri atas Dewan Perwakilan Rakyat (Cámara de Diputados) dan Dewan Senator (Cámara de Senadores). Majelis mengesahkan undang-undang dan anggaran negara serta menjalankan pengawasan politik. Badan eksekutif terdiri atas presiden, wakil presiden, kementerian, dan lembaga publik. Badan ini mengarahkan administrasi, melaksanakan kebijakan negara, dan menegakkan undang-undang. Badan yudisial mencakup, antara lain, Mahkamah Agung (Tribunal Supremo de Justicia), Pengadilan Departemen (Tribunales Departamentales), pengadilan, Pengadilan Agro-Lingkungan (Tribunal Agroambiental), dan Dewan Kehakiman (Consejo de la Magistratura). Berdasarkan CPE dan Undang-Undang No. 073, yurisdiksi biasa dan yurisdiksi Pribumi Asli Petani pada umumnya berdiri berdampingan sebagai yurisdiksi yang setara. Badan Pemilihan Plurinasional (Órgano Electoral Plurinacional), termasuk Mahkamah Pemilihan Umum (Tribunal Supremo Electoral) dan badan bawahannya, menjalankan fungsi pemilihan negara; rincian pemilu dibahas dalam topik pemilu. Lembaga konstitusional dan pengawasan lain menjalankan tugas yang ditentukan secara jelas. Mahkamah Konstitusi Plurinasional (Tribunal Constitucional Plurinacional) menilai kesesuaian tindakan negara dengan Konstitusi dan melindungi hak konstitusional. Kantor Pengawas Keuangan Negara (Contraloría General del Estado) mengaudit lembaga publik dan kepemilikan negara setelah pelaksanaan serta dapat mengeluarkan temuan audit dan tanggung jawab. Kantor Ombudsman (Defensoría del Pueblo) memantau dan mempromosikan hak asasi manusia, menerima pengaduan, dan dapat bertindak atas inisiatif sendiri. Kantor Kejaksaan Agung Negara (Fiscalía General del Estado) menuntut tindak pidana. Kantor Jaksa Negara (Procuraduría General del Estado) mewakili dan melindungi kepentingan negara dalam proses pengadilan maupun di luar pengadilan. Bank Sentral Bolivia (Banco Central de Bolivia) bertanggung jawab atas kebijakan moneter dan nilai tukar, sistem pembayaran, penerbitan mata uang, serta pengelolaan cadangan. Institut Statistik Nasional (Instituto Nacional de Estadística) menghasilkan statistik resmi dan menyelenggarakan sensus. Administrasi terdiri atas kementerian, otoritas pusat, perusahaan publik, serta lembaga pada tingkat otonom departemen, regional, munisipal, dan pribumi. Undang-Undang No. 1178 mengatur, antara lain, perencanaan negara, organisasi administrasi, penganggaran, personel, pengadaan, operasi perbendaharaan, utang publik, dan akuntansi. Kementerian Ekonomi dan Keuangan Publik (Ministerio de Economía y Finanzas Públicas) mengelola administrasi keuangan publik, perbendaharaan, dan kredit publik serta mengoordinasikan anggaran negara. Layanan Pajak Nasional (Servicio de Impuestos Nacionales) mengadministrasikan dan memungut pajak nasional serta melakukan audit. Badan publik wajib bertindak sesuai hukum, transparan, dan akuntabel; pengawasan sosial dan kesempatan partisipasi melengkapi pengawasan kelembagaan. Anggaran Umum Negara tahunan (Presupuesto General del Estado) disetujui Majelis Legislatif Plurinasional. Kementerian Ekonomi dan Keuangan Publik dan Perbendaharaan Umum Negara (Tesorería General de la Nación) mengoordinasikan kebijakan keuangan negara, sedangkan bank sentral menjalankan fungsi kebijakan moneter secara independen. Unit otonom departemen, regional, munisipal, dan pribumi menyetujui anggaran masing-masing melalui badan yang berwenang. Partisipasi dan pengawasan sosial berlaku bersamaan dengan persyaratan keuangan pusat dan aturan hukum mengenai kredit publik. Karena itu, biaya dan waktu pemrosesan bergantung pada prosedur, tingkat pemerintahan, dan layanan tertentu. Kantor Ombudsman umumnya menyediakan layanan gratis tanpa persyaratan formal untuk diwakili. Angkatan Bersenjata (Fuerzas Armadas) terdiri atas Angkatan Darat (Ejército), Angkatan Udara (Fuerza Aérea), dan Angkatan Laut Bolivia (Armada Boliviana). Presiden memimpin angkatan bersenjata; rantai administrasinya melalui Kementerian Pertahanan (Ministerio de Defensa). Misinya berkaitan dengan kemerdekaan, kedaulatan, keamanan wilayah dan stabilitas, serta tatanan konstitusional. Angkatan bersenjata tidak boleh bertindak sebagai partai politik atau berunding secara politik. Dinas militer diatur oleh persyaratan undang-undang. Kepolisian Bolivia (Policía Boliviana) melindungi masyarakat, menjaga ketertiban umum di seluruh negeri, dan menegakkan hukum. Keadaan darurat hanya diizinkan menurut persyaratan dan pengawasan dalam CPE, dan tidak menggantikan administrasi sipil umum. CPE melindungi kebebasan berekspresi, berkomunikasi, memperoleh informasi, mengajukan petisi, dan berpartisipasi dalam politik. Bahasa Spanyol dan bahasa pribumi yang disebut dalam CPE merupakan bahasa resmi. Karena itu, otoritas dan lembaga publik harus mempertimbangkan keadaan bahasa dan budaya sesuai wilayah dan prosedur. Badan yang berwenang dan syarat akses bergantung, antara lain, pada kewarganegaraan, tempat tinggal, status hukum, dan prosedur tertentu. Tugas negara mencakup melindungi hak, menjalankan administrasi secara sah, menyediakan layanan publik, menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab, dan menyampaikan pertanggungjawaban. Pengguna wajib mematuhi undang-undang dan, jika berlaku, pajak atau kewajiban publik lainnya, serta memperhatikan tanggung jawab berbagai tingkat pemerintahan. Pertanyaan mengenai pemilu, hukum perdata, atau perkembangan sejarah dibahas di sini hanya jika diperlukan untuk membedakan atau menjelaskan tatanan negara Bolivia.
Negara di Bolivia
Negara Plurinasional Bolivia (Estado Plurinacional de Bolivia) adalah negara berdaulat, demokratis, dan terdesentralisasi dengan otonomi yang diakui. Lembaga nasional, departemen, regional, munisipal, dan pribumi berbagi tanggung jawab negara berdasarkan Konstitusi Bolivia dan undang-undang. Fungsi legislatif, administratif, dan yudisial, keuangan publik, pengawasan, serta keamanan berada pada badan negara yang berbeda.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

