Kencan dan pilihan pasangan di Burkina Faso sebagian besar berlangsung secara informal. Studi kualitatif dari sejumlah munisipalitas menunjukkan bahwa kaum muda semakin sering memilih pasangan mereka sendiri, sementara orang tua dan keluarga sering menilai latar belakang, keseriusan, dan persetujuan. Pola ini berbeda menurut wilayah dan lingkungan sosial; angka nasional yang dapat diandalkan mengenai aplikasi kencan, biaya kencan, atau konseling hubungan tidak tersedia. Perkawinan formal mencakup perkawinan sipil (mariage civil), perkawinan adat (mariage coutumier), dan perkawinan agama (mariage religieux). Perkawinan adat atau agama dapat dialihkan ke sistem pencatatan status sipil negara (état civil); prosedur dan biaya harus dikonfirmasi kepada kantor pendaftaran sipil kotamadya (mairie) yang bertanggung jawab. Perkawinan sipil dilangsungkan di hadapan petugas pencatatan status sipil (officier d’état civil) dari kantor tersebut di tempat tinggal atau domisili. Berdasarkan Kitab Undang-Undang tentang Pribadi dan Keluarga yang baru dan berlaku sejak 25 September 2025, usia menikah bagi kedua jenis kelamin adalah 18 tahun; pengecualian melalui pengadilan mungkin dimungkinkan. Untuk perkawinan sipil, warga negara Burkina Faso atau orang yang tinggal secara sah di negara tersebut, menurut prosedur administratif yang tersedia, setidaknya memerlukan salinan kartu identitas nasional (CNIB), akta kelahiran lengkap yang berusia tidak lebih dari tiga bulan, surat keterangan belum menikah atau tidak menikah lagi, serta salinan CNIB para saksi dewasa. Pengumuman rencana perkawinan memerlukan sekitar 3 hingga 14 hari kerja; seluruh prosedur sering kali memerlukan sekitar satu bulan. Portal tersebut menyebutkan bahwa upacara ini gratis, tetapi biaya kantor pendaftaran sipil dapat berlaku. Kutipan akta perkawinan memerlukan sekitar 3 hingga 14 hari kerja dan biayanya dapat berbeda-beda menurut kantor. Catatan perkawinan monogami yang sudah ada mencegah perkawinan sipil lainnya. Monogami dan poligini merupakan bentuk perkawinan yang secara formal relevan. Menurut Sensus Umum Penduduk dan Perumahan 2019 (RGPH 2019), di antara orang yang menikah atau hidup dalam suatu hubungan, 37,4 persen perempuan dan 22 persen laki-laki hidup dalam rezim poligini. Hubungan kohabitasi nonperkawinan (union libre) tidak otomatis diperlakukan setara dengan perkawinan. Hak otomatis atas warisan atau manfaat asuransi yang dapat diandalkan belum ditetapkan untuk hubungan tersebut; karena itu, pencatatan oleh negara sebaiknya diutamakan untuk perlindungan hukum. Undang-undang baru menekankan kesetaraan hak dan kewajiban pasangan, persetujuan yang bebas dan berdasarkan informasi, serta larangan perkawinan paksa dan perkawinan anak. Menurut Survei Demografi dan Kesehatan (EDS) dan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), 38,2 persen perempuan berusia 20 hingga 24 tahun sudah menikah atau berada dalam suatu hubungan sebelum ulang tahun ke-18 mereka; sekitar 7,8 persen terdampak sebelum usia 15 tahun. Menurut RGPH 2019, 8,0 persen anak perempuan berusia 12 hingga 17 tahun sudah menikah atau berada dalam hubungan nonperkawinan, dibandingkan dengan kurang dari 1,2 persen anak laki-laki. Kemiskinan, pendidikan yang terbatas, tempat tinggal di pedesaan, norma keluarga dan tradisional, serta krisis dan perpindahan penduduk meningkatkan risiko tersebut. Hukum Burkina Faso mencakup kekerasan fisik, seksual, psikologis, moral, ekonomi, terkait harta benda, dan budaya. Tradisi atau agama tidak membenarkan kekerasan tersebut, dan penculikan untuk memaksa perkawinan atau hubungan kohabitasi dilarang. Dalam kasus paksaan, kekerasan, atau bahaya langsung, pilihannya mencakup polisi dan gendarmeri nasional (Gendarmerie), pengadilan, pusat sosial dan perlindungan kota, serta pusat dukungan terpadu. Layanan ini dapat menawarkan bantuan medis dan psikososial, perlindungan, mediasi dengan keluarga asal, dan, jika sesuai, dukungan hukum; akses nyata bergantung pada lokasi dan situasi keamanan. Kontrasepsi dan keluarga berencana juga merupakan bagian dari pengelolaan praktis suatu hubungan. Di antara perempuan berusia 15 hingga 49 tahun yang berada dalam suatu hubungan, 34 persen menggunakan metode kontrasepsi apa pun dan 32 persen menggunakan metode modern; metode yang umum mencakup implan sebesar 16 persen, suntikan sebesar 8 persen, dan pil sebesar 5 persen. Sebanyak 56 persen berpartisipasi dalam keputusan keluarga berencana, dan 8 persen melaporkan tekanan terkait kehamilan. Fasilitas umum dan petugas kesehatan masyarakat seharusnya menyediakan layanan keluarga berencana secara gratis berdasarkan Dekret No. 2019-0040; fasilitas swasta tunduk pada perjanjian, dan penerapannya berlangsung secara bertahap. Pencegahan infeksi menular seksual dan HIV merupakan bagian dari layanan kesehatan. Perceraian dan perpisahan mengikuti jalur yang berbeda. Untuk perceraian dan pisah ranjang secara hukum (séparation de corps), Pengadilan Tingkat Pertama (Tribunal de grande instance) umumnya berwenang; informasi terkini yang dapat diandalkan mengenai prosedur, biaya, dan durasinya belum ditetapkan. Tidak ada prosedur perceraian formal yang terdokumentasi untuk mengakhiri hubungan nonperkawinan. Dalam kasus kekerasan, orang yang terdampak harus segera menghubungi polisi, gendarmeri, layanan sosial, pusat perlindungan, atau pengadilan yang berwenang, tanpa memandang status hubungan. Perkawinan sipil tidak tersedia bagi pasangan sesama jenis di Burkina Faso; informasi resmi parlemen juga mengidentifikasi larangan dan sanksi yang berkaitan dengan promosi praktik homoseksual atau praktik yang diklasifikasikan setara, sehingga menimbulkan risiko hukum dan keselamatan pribadi yang tinggi.
Hubungan romantis di Burkina Faso
Hubungan romantis di Burkina Faso berkisar dari pilihan pasangan dan hidup bersama secara informal hingga perkawinan yang terdaftar secara sipil. Keluarga dan norma sosial sering memengaruhi pilihan pasangan, sementara persetujuan bebas dan berdasarkan informasi, perlindungan dari perkawinan paksa dan perkawinan anak, serta keselamatan dari kekerasan tetap menjadi perhatian utama. Perkawinan yang terdaftar memberikan bukti yang lebih dapat diandalkan untuk pendaftaran anak, warisan, dan asuransi daripada hubungan nonperkawinan yang tinggal bersama.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

