Kerangka hukum keluarga mencakup perkawinan, tanggung jawab orang tua, hak anak, perpisahan, dan perceraian. Code de la Famille menetapkan usia minimum perkawinan 18 tahun. Jaksa Republik dapat memberikan dispensasi usia dengan alasan serius berdasarkan aturan yang berlaku. Perkawinan anak tetap menjadi risiko besar: Survei Demografi dan Kesehatan 2015–2016 melaporkan bahwa 61% perempuan berusia 20 sampai 24 tahun telah menikah atau hidup dalam suatu ikatan sebelum usia 18 tahun. Kelahiran didaftarkan melalui mairie (kantor pemerintah kota) atau officier d’état civil (petugas pencatatan sipil). Ayah, ibu, kerabat, atau saksi dapat melaporkan kelahiran, biasanya dalam satu bulan. Akta kelahiran umumnya diterbitkan dalam 2 sampai 7 hari. Akta tersebut secara resmi gratis, meskipun biaya pendaftaran setempat dapat bervariasi. Pendaftaran terlambat mungkin memerlukan putusan pengadilan tambahan dan biaya pengadilan atau hukum. Dokumen ini mendukung verifikasi identitas, penerimaan sekolah, urusan waris, dan akses ke bantuan sosial. Code de Protection de l’Enfant 2020 melindungi anak dari kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi. Tribunal pour enfants (pengadilan anak), layanan sosial, kantor pencatatan sipil, fasilitas kesehatan, dan mitra kemanusiaan dapat menyediakan berbagai bentuk bantuan. Akses sangat bergantung pada keamanan, jarak, pendanaan, dan ketersediaan layanan di daerah tersebut. Keluarga yang terdampak pengungsian, perpisahan, kekerasan berbasis gender, atau kesulitan berat dapat mencari bantuan melalui mairie, layanan sosial, fasilitas kesehatan, ruang aman, atau rujukan mitra. Jika anak terpisah dari kerabat atau hilang, bantuan dapat mencakup identifikasi, penelusuran keluarga, dan reunifikasi. Keluarga asuh sementara (familles d’accueil) menyediakan pengasuhan ketika pemulangan langsung kepada keluarga belum aman atau memungkinkan. Pengasuhan alternatif yang aman dapat dipadukan dengan rujukan sosial, medis, psikososial, dan hukum. Anak yang sebelumnya terkait dengan kelompok bersenjata harus dirujuk ke layanan perlindungan anak sipil terdekat dalam waktu 24 jam. Dukungan keluarga dan jaringan komunitas tetap menjadi sumber utama pengasuhan sehari-hari, tetapi kemampuannya dapat berkurang ketika konflik, kemiskinan, pengungsian, kekerasan, atau stigma meningkat. Layanan yang didukung UNFPA mencakup keluarga berencana, perawatan ibu dan bayi baru lahir, penjangkauan bergerak, dan pelibatan komunitas. Pada 2024, 23 fasilitas kesehatan telah mengintegrasikan perangkat kesehatan seksual dan reproduksi. Keluarga berencana dimaksudkan bersifat sukarela dan bebas dari diskriminasi serta kekerasan, tetapi bukti yang tersedia tidak menunjukkan bahwa layanan tersebut selalu gratis atau terjamin di seluruh negeri. Risiko perlindungan tetap tinggi: indikator yang dilaporkan mencakup kekerasan pasangan intim sebesar 26,3% untuk data periode 2000–2018 dan mutilasi genital perempuan sebesar 24% untuk 2018–2020. Informasi nasional yang tersedia belum memverifikasi adanya tunjangan keluarga atau anak universal di Republik Afrika Tengah. Proyek jaring pengaman sosial menargetkan sekitar 45.000 rumah tangga di Kaga dan Haut-Oubangui dengan bantuan tunai dan pelatihan, pada awalnya melalui komune yang dapat dijangkau. Ini merupakan langkah berbasis proyek, bukan hak nasional. Biaya dan tenggat perceraian, adopsi, dan nafkah harus dikonfirmasi untuk kasus tertentu karena tidak dapat disebutkan satu jumlah atau jadwal nasional yang andal. Reformasi yang diusulkan atau dibahas tidak boleh dianggap telah mengubah Code de la Famille yang berlaku sebelum naskah terkini dipastikan kepada otoritas berwenang.
Keluarga di Republik Afrika Tengah
Kehidupan keluarga di Republik Afrika Tengah sangat bergantung pada dukungan kerabat dan komunitas, sementara perlindungan formal dan layanan publik berbeda menurut lokasi dan kondisi keamanan. Code de la Famille dan Code de Protection de l’Enfant menetapkan aturan tentang perkawinan, pengasuhan, hak anak, dan perlindungan. Pencatatan kelahiran, pengasuhan yang aman, penelusuran keluarga, serta akses ke layanan kesehatan atau sosial dapat menentukan apakah anak memperoleh dokumen identitas, perlindungan, dan dukungan.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

