Pantai Gading memiliki penduduk yang sangat muda: 38,3% penduduk berusia 0–14 tahun, 59,1% berusia 15–64 tahun, dan 2,6% berusia setidaknya 65 tahun. Tanggung jawab untuk berbagai peralihan hidup dibagi antara Kementerian Perempuan, Keluarga, dan Anak; Kementerian Pendidikan Nasional dan Literasi; kementerian yang bertanggung jawab atas kaum muda dan dinas sipil; Kementerian Ketenagakerjaan dan Perlindungan Sosial; kantor pencatatan sipil; pusat sosial; dan rumah tangga. Akta kelahiran menghubungkan masa kanak-kanak dengan akses di kemudian hari ke ujian, pekerjaan formal, rekening bank, dan paspor. Kantor pencatatan sipil mendaftarkan kelahiran tanpa biaya dalam waktu tiga bulan. Pendaftaran yang terlambat pada umumnya memerlukan putusan tambahan dari pengadilan dan membutuhkan waktu serta biaya tambahan. Anak-anak biasanya bersekolah prasekolah pada usia 3, 4, atau 5 tahun; berdasarkan Undang-Undang 2015-635, sekolah wajib diikuti pada usia 6–16 tahun. Anak yang tidak bersekolah formal dapat mengikuti kelas passerelle atau lembaga pendidikan nonnegara dan Islam. Layanan perlindungan anak dan rencana aksi nasional 2025–2029 tentang pekerja anak menangani risiko yang tidak terselesaikan hanya dengan akses sekolah. Definisi kaum muda berbeda menurut program. Programme National Jeunesse umumnya mencakup orang berusia di bawah 35 tahun, sedangkan Stratégie Nationale de la Politique de la Jeunesse merujuk pada orang yang berusia lebih dari 15 tahun dan kurang dari 35 tahun. Bergantung pada populasi acuan, sekitar 75,6%–77,7% penduduk berusia di bawah 35 tahun. Agence Emploi Jeunes, YOMA, pelatihan kejuruan, magang, dan dinas sipil mendukung peralihan dari sekolah ke pekerjaan. Survei Peralihan dari Sekolah ke Pekerjaan 2022 berfokus pada usia 15–29 tahun. Putus sekolah, pekerjaan informal yang tidak aman, kehamilan atau pernikahan dini, kekerasan, penggunaan zat, dan tekanan psikologis dapat mengganggu peralihan ini; akses tidak merata antarwilayah dan kelompok sosial. Kedewasaan hukum dimulai pada usia 18 tahun. Pernikahan sipil dapat dilakukan sejak usia 18 tahun bagi kedua jenis kelamin dan mensyaratkan persetujuan pribadi kedua pasangan. Perkawinan adat dan agama ada dalam kehidupan sosial, tetapi pencatatan sipil memiliki arti khusus bagi keberlakuan hukum dan akses ke layanan terkait. Kekuasaan orang tua menimbulkan hak dan kewajiban terhadap anak di bawah umur. Pernikahan paksa dan pernikahan yang melibatkan anak di bawah umur merupakan tindak pidana, dengan ancaman penjara satu hingga lima tahun dan denda 360.000 hingga 1.000.000 FCFA; perintah perlindungan darurat mungkin juga tersedia. Pekerjaan dan perlindungan sosial sebagian besar bergantung pada status dan iuran. Pekerjaan bergaji formal dapat memberikan cakupan melalui Caisse nationale de prévoyance sociale (CNPS), sedangkan pekerjaan informal masih tersebar luas. Bagi anggota CNPS bergaji, pensiun normal umumnya dimulai pada usia 60 tahun setelah sedikitnya 15 tahun iuran dan berakhirnya pekerjaan bergaji. Pensiun dini dapat dimulai pada usia 55 tahun, dengan pengurangan permanen 5% untuk setiap tahun pensiun yang diambil lebih awal. Régime social des travailleurs indépendants (RSTI) menyediakan manfaat dasar dan manfaat penyintas bagi pekerja mandiri; pensiun normal dimulai pada usia 60 tahun dan pensiun dini mungkin dimulai pada usia 55 tahun. Pembayaran hari tua nasional universal tanpa iuran tidak dapat dipastikan. Ketergantungan pada perawatan terutama ditangani oleh keluarga dan masyarakat. Alternatif formal masih terfragmentasi dan mencakup pusat sosial, pusat pendidikan khusus, pusat pengembangan anak usia dini, layanan sosial dan kesehatan, serta perlindungan disabilitas CNPS. Pantai Gading belum memiliki sistem perawatan jangka panjang atau manajemen kasus nasional yang terverifikasi dan tidak mempunyai tunjangan perawatan seragam. Karena itu, akses, waktu tunggu, dan biaya bergantung pada lokasi, status formal, serta sumber daya yang tersedia. Lansia semakin mendapat perhatian kebijakan: sensus penduduk 2021 menghitung 1.227.136 penduduk berusia setidaknya 60 tahun dan 752.637 penduduk berusia setidaknya 65 tahun. Krisis dapat mengganggu beberapa peralihan sekaligus. Antara Januari dan November 2024, 25.921 orang tiba dari Burkina Faso, termasuk 15.034 anak. Pada November 2024 terdapat sekitar 70.500 pencari suaka, 65.301 di antaranya terdaftar; perempuan dan anak-anak mencakup 82%, 41% berusia sekolah, dan lebih dari 19% berusia di bawah lima tahun. Koordinasi kemanusiaan yang didukung UNICEF dan UNHCR menyediakan air dan sanitasi, pendidikan, gizi, bantuan psikososial, perlindungan anak, serta reunifikasi keluarga. Kematian juga dapat memicu manfaat penyintas CNPS dan tunjangan yatim bagi anak di bawah 16 tahun.
Tahapan kehidupan di Pantai Gading
Kehidupan manusia di Pantai Gading dibentuk oleh peralihan yang mencakup pencatatan kelahiran, sekolah, pekerjaan, kedewasaan, menjadi orang tua, penuaan, dan perawatan. Anak-anak berstatus di bawah umur hingga berusia 18 tahun, dan sekolah wajib diikuti pada usia 6–16 tahun. Kaum muda umumnya beralih dari sekolah ke pelatihan, magang, dinas sipil, atau pekerjaan, tetapi akses berbeda menurut wilayah dan kondisi sosial. Dukungan pada tahap berikutnya sangat bergantung pada status formal, jaringan keluarga dan masyarakat, iuran jaminan sosial, serta layanan yang tersedia.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

