Kondisi lingkungan Dominika menghubungkan bentang alamnya dengan kehidupan sehari-hari. Pegunungan vulkanik, hutan hujan, sungai, air terjun, danau air tawar, serta fitur geotermal di pulau ini mendukung keanekaragaman hayati dan kegiatan seperti konservasi, pertanian, perikanan, kehutanan, penelitian, pendidikan, dan pariwisata. Kawasan lindung mencakup sekitar 20% wilayah daratan, dan spesies seperti burung beo Sisserou (Sisserou Parrot) dan burung endemik lokal (Jaco) merupakan bagian dari satwa liar negara yang terancam dan endemik. Pemanfaatan tersebut dapat menimbulkan konflik ketika pembangunan, penggunaan sumber daya, atau pariwisata memberi tekanan pada habitat. Lingkungan sekitar sehari-hari mencakup jalan, drainase, pasokan air, layanan persampahan, kualitas udara, kondisi kebisingan, ruang hijau, dan keselamatan publik. Beberapa otoritas berbagi tanggung jawab atas hal-hal ini, bukan satu kantor lingkungan sekitar yang mencakup seluruh pulau. Curah hujan tinggi dan badai hurikan dapat merusak infrastruktur, memicu longsor dan banjir, serta meningkatkan risiko di sepanjang pesisir. Karena itu, keputusan lingkungan memerlukan perhatian terhadap ekosistem, layanan, pembangunan, kesiapsiagaan darurat, dan dampak pembangunan terhadap masyarakat sekitar.
Lingkungan di Dominika
Lingkungan di Dominika mencakup sistem alam dan lingkungan sekitar tempat orang tinggal, bekerja, dan bepergian. Alam meliputi hutan hujan, sungai, air terjun, danau air tawar, perairan pesisir, dan ekosistem laut, sedangkan lingkungan sekitar mencakup infrastruktur, layanan publik, ruang hijau, dan pembangunan. Curah hujan tinggi, badai hurikan, longsor, banjir, dan paparan pesisir memengaruhi kedua bidang tersebut.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

