Tidak ada satu otoritas di Grenada yang bertanggung jawab atas seluruh urusan lingkungan sekitar. Planning and Development Authority (PDA) menangani izin pembangunan lahan dan pengendalian tata ruang terkait. Ministry of Infrastructure, Ministry of Climate Resilience, National Water and Sewerage Authority (NAWASA), Grenada Solid Waste Management Authority (GSWMA), Public Utilities Regulatory Commission (PURC), Grenada Electricity Services Ltd. (GRENLEC), National Disaster Management Agency (NaDMA), kepolisian, Environmental Health Division, dan National Parks Authority masing-masing menangani fungsi berbeda. Aturan nasional berlaku di Grenada, Carriacou, dan Petite Martinique, tetapi infrastruktur, akses, serta paparan bahaya berbeda menurut pulau dan daerah. Medan terjal dan berbukit, permukiman pesisir, serta tekanan pembangunan membentuk lingkungan tempat tinggal. Bagian selatan St. George’s mengalami pertumbuhan perumahan, hotel, dan apartemen yang kuat, sedangkan keterbatasan lahan, pembangunan yang tidak terkendali, pembangunan ilegal, dan pendudukan liar dapat meningkatkan risiko erosi, banjir, dan longsor. Permohonan pembangunan lahan ke PDA biasanya mencakup rencana, persetujuan pemilik, dan biaya. PDA dapat meminta informasi yang kurang dalam 14 hari. Penilaian dampak lingkungan mungkin diwajibkan untuk sejumlah proyek. Target keputusan yang disebutkan adalah 30 hari untuk permohonan standar dan 120 hari jika penilaian diperlukan. Pemberitahuan lokasi, inspeksi, dan sertifikat penyelesaian atau hunian juga dapat menjadi bagian proses. Building Code dan Physical Planning and Development Control Act 2016 menyediakan kerangka tata ruang, tetapi biaya tepatnya bergantung pada permohonan dan tidak ditetapkan secara seragam di sini. Jalan, jembatan, drainase, perlindungan pesisir, dan jaringan utilitas mendukung akses sehari-hari. Hujan lebat, banjir pesisir, kenaikan permukaan laut, dan kerusakan lereng dapat mengganggu sistem tersebut. Program ketahanan seperti Grenada Resilience Improvement Project meningkatkan infrastruktur yang terpapar bahaya, tetapi kesenjangan pemeliharaan dan kapasitas tetap ada. GRENLEC adalah satu-satunya penyedia listrik berlisensi di Grenada. PURC mengatur tarif, mutu layanan, standar keselamatan teknis, urusan energi terbarukan, serta jalur pengaduan atau sengketa. Pilihan pembangkitan listrik mandiri perumahan dan net-metering tersedia, tetapi persyaratan sambungan dan biaya bergantung pada instalasi serta pengaturan tarif. GRENLEC mengumumkan pemadaman terencana. NAWASA menyediakan layanan air dan air limbah publik. Kekurangan air pada musim kemarau dapat menyebabkan pemutusan atau penjatahan pasokan, dan NAWASA menyarankan rumah tangga menyimpan air setidaknya untuk tiga hari. Sambungan air biasanya memerlukan identitas, bukti kepemilikan atau penggunaan yang sah, dan permohonan; lahan yang disewa dari negara mungkin memerlukan bukti kontrak sewa. Tagihan harus dibayar dalam 30 hari, dan keterlambatan pembayaran dapat menimbulkan risiko pemutusan. Pembatasan pasokan air tidak menghapus kewajiban pelanggan untuk membayar. Sungai, mata air, dan sumur bor tetap menjadi sumber yang relevan, tetapi kekeringan, berkurangnya pengisian ulang air tanah, dan curah hujan yang bervariasi memengaruhi keandalannya. Rencana NAWASA 2025–2029 mencakup kualitas dan kuantitas air, keandalan, konservasi, pengelolaan kebocoran dan aset, ketahanan, pengolahan limbah, dan sistem terdesentralisasi. Di selatan St. George’s, permintaan diproyeksikan tumbuh dan kapasitas musim kemarau Annandale tercatat tidak cukup untuk kebutuhan yang diperkirakan. Sistem saluran pembuangan terpusat terutama terkonsentrasi di St. George’s dan daerah selatan. Penilaian lingkungan mencatat air limbah yang tidak diolah memasuki St. George’s Bay dan Grand Anse Bay, sehingga menimbulkan risiko lingkungan, kesehatan, dan pesisir. Rencana pengumpulan dan pengolahan bertujuan memperbaiki keadaan ini. Pembuangan limbah yang tidak diolah ke aliran air, saluran drainase, atau jurang dilarang. Pengumpulan sampah rumah tangga dikelola GSWMA melalui sembilan zona pengumpulan dan sembilan kontraktor swasta. Pengumpulan rumah tangga gratis dan biasanya berlangsung setidaknya dua kali seminggu. Sampah komersial dan pasar dikumpulkan setidaknya sekali sehari di kota-kota dan dua kali sehari di St. George’s serta Grenville. Barang besar dan peralatan rumah tangga putih dikumpulkan sebulan sekali dengan janji terlebih dahulu. Logam dikirim ke luar pulau untuk didaur ulang, sedangkan pencacahan sampah hijau tersedia dengan biaya yang disepakati satu per satu. Kebisingan diatur oleh Noise Control Act, Cap. 211A. Kebisingan berlebihan dapat dianggap tidak wajar dan dapat ditindak. Penggunaan pengeras suara di jalan atau tempat umum umumnya dilarang pukul 23.00 sampai 07.00, sedangkan iklan komersial umumnya dibatasi pukul 10.00 sampai 18.00. Pertemuan dapat berlangsung sampai pukul 23.00 dan pertemuan pemilu sampai tengah malam. Acara di dekat rumah atau hotel harus dijaga pada tingkat yang wajar dan mengurangi suara mulai pukul 02.00, kecuali selama Carnival Period. Kepolisian menerima pengaduan lisan atau tertulis, menyelidiki, dan dapat meminta penghentian atau penyitaan. Permohonan izin kebisingan harus diajukan secara tertulis setidaknya 10 hari penuh sebelumnya, dan Commissioner of Police diharapkan menjawab dalam 96 jam. Magistrate atau pengadilan menyediakan jalur hukum lanjutan. Penelitian yang tersedia tidak menetapkan seri tingkat desibel resmi nasional. Dalam sumber resmi yang tersedia, tidak ditemukan seri waktu atau indeks kualitas udara ambien publik nasional terverifikasi yang berlaku saat ini untuk Grenada. Pengendalian udara dan debu setempat terutama ditangani melalui ketentuan proyek. Rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan serta sosial PDA dapat mencakup kualitas udara, debu, kebisingan dan getaran, limpasan, air limbah, sampah, dan keselamatan komunitas. Konstruksi, pekerjaan aspal, lalu lintas, dan generator dapat menimbulkan paparan lokal, tetapi nilai kualitas udara nasional tidak boleh diasumsikan tanpa pengukuran. Lingkungan hijau mencakup hutan hujan dan hutan kering, sistem air tawar, hutan bakau, serta kawasan pesisir atau laut. Portal ketahanan iklim nasional melaporkan tutupan hutan sekitar 17 persen dan mencatat kehilangan hutan parah setelah Badai Ivan, dengan pemulihan yang masih berlangsung. Kawasan ini mendukung pasokan air, stabilitas tanah, keanekaragaman hayati, dan rekreasi. Kebakaran, hama, bencana alam, pembukaan lahan, perumahan, infrastruktur, serta pembangunan komersial atau pariwisata menekan kawasan tersebut. Taman nasional, kawasan lindung, dan kawasan lindung laut memberikan perlindungan setempat, tetapi bukti yang tersedia tidak menetapkan sistem taman kota di seluruh pulau. Aturan akses dan penggunaan bergantung pada lokasi serta status perlindungannya. Risiko utama lingkungan dan keselamatan mencakup badai dan badai tropis, banjir bandang, longsor, kekeringan, panas, erosi pesisir, dan kenaikan permukaan laut. Badai Beryl pada Juli 2024 berdampak sangat parah di Carriacou dan Petite Martinique. NaDMA mengoordinasikan kegiatan bencana, peringatan, tempat penampungan, dan kesiapsiagaan. Rumah tangga dapat mengurangi gangguan dengan menyimpan cadangan air, mengikuti imbauan resmi, dan melaporkan kebocoran. Data kejahatan dan keselamatan lingkungan umum tidak cukup ditetapkan dalam penilaian lingkungan sekitar ini. Masyarakat dapat berpartisipasi melalui pemberitahuan lokasi PDA, penilaian dampak lingkungan, pemantauan lingkungan dan sosial, serta konsultasi perencanaan iklim. Ministry of Climate Resilience dan National Climate Change Committee telah mengadakan konsultasi pemangku kepentingan, termasuk 11 konsultasi sektoral pada 2025. Nelayan, petani, komunitas pesisir, dan penyandang disabilitas termasuk kelompok yang partisipasinya secara khusus relevan. NAWASA menyediakan piagam layanan pelanggan, saluran pelaporan kebocoran, dan saran, sementara PURC menerima masukan konsumen. Organisasi nonpemerintah dan komunitas juga mendukung kegiatan bersih-bersih, penanaman pohon, dan kesiapsiagaan bencana. Perubahan berlangsung cepat di sejumlah bagian Grenada. National Adaptation Plan 2025–2030 memuat 14 program aksi yang mencakup air, ekosistem, kesiapsiagaan bencana, dan mobilitas iklim. Perluasan pasokan air dan peningkatan saluran pembuangan di selatan St. George’s, pekerjaan ketahanan jalan dan pesisir, modernisasi jaringan listrik, energi terbarukan, penyimpanan baterai, serta limbah kendaraan listrik atau baterai surya akan memengaruhi lingkungan sekitar di masa depan. Kebijakan iklim 2025–2035 sedang diperbarui. Pelaksanaan dan pendanaan bergantung pada lembaga serta proyek yang bertanggung jawab. Air, air limbah, bahaya, penggunaan lahan, dan infrastruktur memiliki relevansi langsung paling kuat, disusul ruang hijau dan perubahan pesisir; kebisingan, keselamatan, dan partisipasi tetap penting secara lokal, sedangkan data kualitas udara dan aksesibilitas nasional yang dapat dibandingkan masih terbatas.
Lingkungan sekitar di Grenada
Lingkungan sekitar Grenada dibentuk oleh perumahan, jalan, drainase, jaringan air dan listrik, layanan sampah, kondisi pesisir, ruang hijau, dan risiko bencana. Tanggung jawab dibagi di antara badan seperti Planning and Development Authority, NAWASA, GSWMA, GRENLEC, NaDMA, kepolisian, dan lembaga lingkungan. Kondisinya berbeda di Grenada, Carriacou, dan Petite Martinique, juga antara kawasan pesisir, lereng bukit, perkotaan, dan pedesaan. Keandalan air, air limbah, banjir, erosi, longsor, dan perubahan infrastruktur berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

