Konstitusi Haiti 1987, yang diubah pada 2011, melindungi asas legalitas, proses hukum yang semestinya, sidang terbuka dan adil, independensi peradilan, serta hak untuk mengajukan banding. Bahasa Prancis dan Kreol Haiti adalah bahasa resmi, tetapi undang-undang dan banyak persidangan menggunakan bahasa Prancis, yang dapat menimbulkan masalah akses bahasa. Hukuman mati dilarang oleh Konstitusi. Kerangka hukum pidana yang berlaku masih mengacu pada Code pénal dan Code d'instruction criminelle tahun 1835. Infraction berarti pelanggaran pidana; kerangka yang berlaku membedakan kategori seperti crime, délit, dan contravention. Kedua kode membahas tindak pidana seperti pembunuhan, pemerkosaan dan kejahatan seksual lainnya, penculikan atau penyekapan, pencurian, perampokan dengan kekerasan, pemerasan, dan asosiasi kriminal. Undang-undang khusus menambahkan ketentuan mengenai perdagangan manusia, narkoba, korupsi, pencucian uang, pendanaan terorisme, terorisme, dan senjata. Sanksi bergantung pada tindak pidana dan undang-undang yang berlaku serta perlu diperiksa untuk setiap kasus. Kode pidana dan prosedur pidana yang direvisi diadopsi pada 2020 dan direvisi pada 2025, tetapi hingga 9 September 2026 belum berlaku secara operasional. MJSP dan UNDP meluncurkan program penerapan pada Juli 2026, dengan rencana pemberlakuan pada Januari 2027. Tanggal tersebut perlu dipastikan di Le Moniteur sebelum seseorang mengandalkan ketentuan baru seperti asas kebebasan umum, pembatasan penahanan praperadilan, alternatif pemenjaraan, juge des libertés (hakim kebebasan), atau juge de l'application des peines (hakim pelaksanaan pidana). Perubahan yang direncanakan juga mencakup perluasan tindak pidana kekerasan seksual, termasuk pelecehan seksual. Kementerian Kehakiman dan Keamanan Publik, atau MJSP, merumuskan kebijakan peradilan dan kepolisian serta mengawasi pengadilan dan kantor kejaksaan. Police nationale d'Haïti (PNH) menangani penegakan hukum. Unit penyelidiknya, DCPJ, menangani kejahatan berat, bukti, pelaku, kejahatan terorganisasi, pembunuhan, penculikan, narkoba, kejahatan keuangan, dan kejahatan siber. Fungsi khususnya meliputi BAC, ULCS, BPM, CCE, BLTS, BAFE, dan BPST. Parquet (kejaksaan), yang dipimpin Commissaire du Gouvernement, melakukan penuntutan demi kepentingan umum. Juge d'instruction adalah hakim penyidik yang menjalankan penyidikan yudisial jika prosedurnya mengharuskan. Pengaduan dapat dilaporkan ke kantor polisi atau commissariat setempat, melalui nomor darurat PNH 114, ke DCPJ, atau ke Parquet. Kapasitas tanggap dan pemeliharaan bukti sangat tidak merata, khususnya di luar Port-au-Prince dan Cap-Haïtien. Dua unit peradilan khusus yang dibentuk pada April 2025 menangani pelanggaran berat atau massal hak asasi manusia, termasuk kekerasan seksual, serta korupsi atau kejahatan keuangan yang kompleks; penerapannya terus berlangsung selama 2026. Tribunaux de paix menangani pelanggaran ringan. Pelanggaran berat dan kejahatan umumnya diproses melalui Parquet dan Tribunal de première instance (TPI), dengan juge d'instruction jika berlaku. Haiti memiliki 18 TPI di 10 département. Sidang pidana secara hukum dapat berlangsung dengan atau tanpa juri. Banding diajukan ke Cour d'appel dan peninjauan kasasi ke Cour de Cassation. Conseil supérieur du pouvoir judiciaire (CSPJ) mengadministrasikan dan mendisiplinkan peradilan. Office de la Protection du Citoyen (OPC) menerima pengaduan gratis tentang penyalahgunaan oleh administrasi publik atau otoritas penahanan, tetapi bukan pengganti penuntutan pidana. Orang yang ditangkap saat tertangkap tangan atau berdasarkan surat perintah yang sah memiliki perlindungan formal selama penyelidikan. Interogasi harus disertai pengacara atau saksi pilihan orang tersebut. Hakim seharusnya meninjau penangkapan dalam 48 jam, dan penangkapan ilegal harus berujung pada pembebasan segera. Terdakwa dapat menggugat keabsahan penahanan, mengajukan habeas corpus, menyampaikan pembelaan dan bukti, serta menghadapi saksi. Jaminan tersedia secara hukum tetapi jarang digunakan dalam praktik. Mogok kerja, ketidakamanan, hakim dan panitera yang tidak hadir, pengadilan rusak, biaya tidak resmi, dan dugaan suap menyebabkan keterlambatan parah. Tidak ada durasi atau biaya perkara pidana nasional yang dapat diandalkan, dan penahanan praperadilan sering berlangsung bertahun-tahun. CNAL/BAL menyediakan bantuan hukum gratis bagi terdakwa miskin yang memenuhi syarat dan, dalam keadaan tertentu, bagi korban serta anak di bawah umur. Kelayakan dan akses nyata bergantung pada lokasi dan kapasitas lembaga. Pengacara swasta, transportasi, dokumen medis, pengambilan dokumen, dan pungutan pengadilan tidak resmi dapat menimbulkan biaya tambahan. Jika aman, seseorang sebaiknya menyimpan catatan pengaduan, bukti medis, pesan, nama saksi, dan bukti pengeluaran. Sanksi dapat mencakup hukuman penjara, denda, hukuman koreksional atau pidana, penyitaan, dan tindakan yang ditetapkan undang-undang khusus. Administration pénitentiaire mengelola penjara. Dalam praktik, risiko langsung dapat berupa penahanan praperadilan, bukan putusan akhir. Pada April 2026, populasi penjara Haiti dilaporkan sebanyak 7.551 orang, termasuk 6.262 tahanan praperadilan atau 82,93% dari total. Tingkat hunian mencapai 312%, dengan ruang rata-rata 0,34 meter persegi per tahanan. Kepadatan berlebih, ventilasi buruk, kekurangan pangan, layanan kesehatan dan sanitasi, kematian, pelarian, serta pengaruh geng memengaruhi kondisi penahanan. Korban umumnya menempuh jalur PNH, DCPJ, atau Parquet, lalu penyelidikan dan proses di TPI. Pengaduan kekerasan seksual secara hukum tidak seharusnya mensyaratkan surat keterangan medis, meskipun dalam praktik surat tersebut dapat dianggap menentukan. Ketakutan akan pembalasan atau kebocoran informasi, stigma, perjalanan yang tidak aman, dokumentasi polisi yang lemah, serta keterbatasan tempat perlindungan dan dukungan medis, psikososial, serta hukum dapat menghambat pelaporan. Hingga September 2025, komisi kekerasan seksual MJSP menerima 110 kasus, menyelesaikan 29 kasus yang semuanya berada di luar Port-au-Prince, dan menutup satu kasus tanpa tindakan. CNLTP dan CNAL/BAL dapat memberi rujukan atau bantuan hukum bagi korban perdagangan manusia, tetapi dukungan dan perwakilannya tidak merata secara wilayah. Penyelesaian informal perkara pidana di pedesaan pernah dilaporkan, tetapi bukan pengganti penuntutan formal. Peradilan anak menerapkan aturan berbeda. Anak di bawah usia 13 tahun umumnya bebas dari pertanggungjawaban pidana. Anak berusia 13 hingga sebelum 16 tahun tunduk pada tindakan khusus dan rehabilitasi anak berdasarkan Pasal 50 dan 51 Code pénal, sedangkan aturan orang dewasa dapat berlaku mulai usia 16 tahun; perlakuan hukum yang tepat perlu diperiksa berdasarkan undang-undang yang mengatur perkara. Tribunal pour enfants dan CERMICOL merupakan bagian dari sistem peradilan anak. Penahanan seharusnya menjadi upaya terakhir, anak harus dipisahkan dari orang dewasa, dan bantuan hukum tersedia, tetapi cakupan pengadilan anak terbatas serta penahanan berkepanjangan, pemisahan tidak aman, dan kepadatan berlebih yang parah masih terjadi. Anak yang terlibat dengan geng harus terlebih dahulu diperlakukan sebagai korban atau kasus perlindungan anak, sementara proses apa pun atas tindak pidana berat tetap mengikuti standar peradilan anak. Pelanggaran lalu lintas terutama diatur oleh Dekret 26 Mei 2006 tentang registrasi dan peredaran kendaraan serta aturan lalu lintas terkait. PNH DCPR dan polisi lalu lintas menegakkan aturan. Dokumen mengemudi, registrasi kendaraan, asuransi, SIM, aturan kecepatan dan alkohol dapat menimbulkan konsekuensi hukum; kematian atau luka berat dapat memicu penyelidikan pidana. Penegakan dan tanggapan berbeda menurut wilayah. Pelanggaran digital masih berkembang: Code pénal 1835 saat ini tidak memiliki kerangka komprehensif mengenai kejahatan siber dan bukti elektronik. DCPJ mencantumkan fungsi kejahatan siber, tetapi label kelembagaan itu sendiri tidak membuktikan adanya rezim undang-undang yang lengkap atau kewenangan penggeledahan digital baru.
Hukum Pidana di Haiti
Hukum pidana di Haiti menetapkan tindak pidana, pertanggungjawaban pribadi, penyelidikan, proses pidana, sanksi, serta hak orang yang dituduh dan korban. Kerangka yang berlaku masih Code pénal dan Code d'instruction criminelle tahun 1835, ditambah undang-undang khusus; revisi kode yang direncanakan untuk 2027 belum berlaku. Akses ke polisi, jaksa, dan pengadilan sangat berbeda menurut keamanan, fungsi pengadilan, dan kapasitas setempat, sementara penahanan praperadilan berkepanjangan merupakan risiko praktis utama.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

