Kejahatan, yang lazim disebut kriminalitas, tidak sama di seluruh Indonesia. Risikonya berbeda antara lingkungan tempat tinggal, pusat transportasi, kawasan wisata, distrik hiburan malam, tempat terpencil, dan ruang daring. Pencurian oportunistis merupakan kekhawatiran praktis yang umum. Telepon, dompet, tas, dan barang yang ditinggalkan tanpa pengawasan lebih mudah menjadi sasaran di keramaian, transportasi umum, pinggir jalan, atau tempat yang ramai. Penjambretan tas dapat terjadi dengan cepat, termasuk dari sepeda motor yang melintas. Jauhkan barang berharga dari sisi jalan, hindari memamerkan barang mahal, dan jangan melawan secara fisik jika perlawanan dapat menyebabkan cedera. Penipuan dapat menyangkut transportasi, belanja, akomodasi, pembayaran, keadaan darurat palsu, pemandu tidak resmi, perjudian, atau orang yang berpura-pura memiliki wewenang. Pastikan harga dan identitas sebelum menyerahkan uang, dokumen, rincian akun, atau perangkat. Kejahatan daring dapat mencakup pencurian akun, penyamaran identitas, penjualan palsu, tautan berbahaya, dan permintaan kode rahasia. Kata sandi kuat yang unik, perlindungan login tambahan, dan verifikasi secara terpisah mengurangi risiko ini. Alkohol, isolasi, dan lingkungan yang belum dikenal dapat meningkatkan kerentanan. Tetaplah bersama orang tepercaya, awasi minuman Anda sendiri, atur perjalanan pulang yang aman, dan tinggalkan tempat jika perilaku di sekitar mulai mengancam. Kepolisian nasional Indonesia bernama Kepolisian Negara Republik Indonesia dan lazim disingkat Polri. Kantor polisi setempat dapat menerima laporan; staf pariwisata, petugas keamanan, pengelola akomodasi, pemimpin masyarakat, atau layanan konsuler juga dapat membantu komunikasi dan langkah selanjutnya. Setelah terjadi kejahatan, keselamatan diri adalah yang utama. Catat apa yang terjadi, tempat dan waktunya, ciri-ciri orang, rincian transaksi, dan barang yang hilang, tetapi jangan membahayakan diri untuk mengumpulkan bukti.
Kejahatan di Indonesia
Kejahatan di Indonesia mencakup pencurian oportunistis dan penipuan hingga kekerasan yang lebih serius serta kejahatan siber. Pencegahan praktis terutama berfokus pada menjaga barang, memilih layanan tepercaya, dan tetap waspada di tempat ramai atau yang belum dikenal. Jika sesuatu terjadi, pergilah ke tempat aman, simpan bukti yang berguna, dan mintalah bantuan dari kepolisian Indonesia, yang dikenal sebagai Polri.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

