Kolombia memiliki pesisir Karibia dan Pasifik, Pegunungan Andes, hutan Amazon, dataran timur, lahan basah, sungai, pulau, dan wilayah kering. Sistem-sistem yang saling terhubung ini menyediakan air, pangan, bahan, energi, tanah subur, serta perlindungan dari bahaya. Istilah bahasa Spanyol yang umum adalah lingkungan (medio ambiente). Pengelolaan lingkungan berarti mencegah atau mengurangi kerusakan terhadap udara, air, tanah, ekosistem, dan kesehatan manusia, sambil memungkinkan masyarakat dan perekonomian memenuhi kebutuhan pokok. Keanekaragaman hayati Kolombia merupakan kekuatan besar. Hutan, páramo, hutan bakau, lahan basah, kawasan terumbu karang, dan habitat lainnya mendukung banyak spesies serta menyediakan layanan seperti penyimpanan air, penyerbukan, pendinginan, dan penyerapan karbon. Pengelolaan air sangat penting karena curah hujan dan akses terhadap air sangat berbeda antarwilayah. Daerah aliran sungai menghubungkan kegiatan di hulu dengan pertanian, permukiman, ekosistem, dan pengguna air minum di hilir, sehingga pencemaran atau hilangnya hutan di satu tempat dapat berdampak pada banyak tempat lain. Tekanan terhadap lingkungan biasanya berasal dari deforestasi, pertambangan, perluasan pertanian, sampah yang dikelola dengan buruk, air tercemar, polusi udara perkotaan, kebakaran, dan pembangunan di kawasan sensitif. Proyek formal mungkin memerlukan perencanaan lingkungan, izin, pemantauan, pemulihan, atau kompensasi, bergantung pada jenis dan dampaknya. Kolombia mengatur perlindungan lingkungan melalui lembaga publik nasional dan regional, pemerintah daerah, pengelolaan kawasan lindung, tindakan masyarakat, dan pengawasan pengadilan. Otoritas lingkungan regional yang disebut Corporaciones Autónomas Regionales (CAR) memiliki peran penting, sedangkan pengaturan setempat berbeda-beda menurut wilayah. Pengelolaan sampah dimulai dengan menghindari konsumsi yang tidak perlu dan memisahkan bahan yang masih dapat digunakan dari sampah biasa dan berbahaya. Pekerja pemulihan bahan yang dikenal sebagai recicladores de oficio memiliki peran penting dalam mengambil kembali bahan di tingkat lokal, sementara baterai, bahan kimia, minyak, obat-obatan, dan limbah elektronik memerlukan jalur pengumpulan yang sesuai. Perubahan iklim dapat memperburuk risiko yang sudah ada, seperti banjir, kekeringan, tanah longsor, dampak pesisir, panas, dan kerusakan ekosistem. Melindungi daerah aliran sungai dan vegetasi, memperbaiki drainase, menghemat air, serta menjauhkan pembangunan dari kawasan berisiko tinggi dapat mendukung adaptasi sekaligus kesehatan lingkungan. Perlindungan lingkungan menciptakan peluang untuk produksi yang lebih bersih, pemulihan ekosistem, pertanian berkelanjutan, pariwisata yang bertanggung jawab, energi terbarukan, dan pekerjaan hijau lokal. Keterbatasannya mencakup kapasitas yang tidak merata, konflik atas lahan dan sumber daya, kegiatan informal, lemahnya pelaksanaan, serta kebutuhan untuk menyeimbangkan penghidupan dengan perlindungan jangka panjang.
Lingkungan di Kolombia
Lingkungan Kolombia menghubungkan keanekaragaman hayati yang sangat kaya dengan kebutuhan sehari-hari kota, pertanian, industri, dan masyarakat pedesaan. Perlindungannya bergantung pada air bersih, tanah yang sehat, pemanfaatan hutan yang bertanggung jawab, pengelolaan sampah yang baik, serta kesiapan menghadapi bahaya terkait iklim. Lembaga publik, masyarakat, pelaku usaha, dan rumah tangga semuanya memiliki peran.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

