Hukum pidana Kuba terutama tercantum dalam aturan pidana dan prosedural tertulis. Suatu perbuatan dapat dihukum apabila undang-undang menetapkannya sebagai tindak pidana dan unsur-unsur pertanggungjawaban yang dipersyaratkan telah terbukti. Tindak pidana dapat menyangkut orang, harta benda, ketertiban umum, ekonomi, administrasi publik, keamanan nasional, dan kepentingan lain yang dilindungi. Keseriusan perbuatan, niat, kerugian, keadaan, dan peran seseorang dapat memengaruhi pertanggungjawaban hukumnya. Kepolisian menyelidiki dugaan tindak pidana dan mengumpulkan bukti berdasarkan prosedur yang berlaku. Kejaksaan (Fiscalía) mengarahkan atau mengawasi aspek penting dari legalitas pidana dan penuntutan, sedangkan pengadilan memutus perkara yang diajukan kepadanya. Orang yang dicurigai atau didakwa memiliki perlindungan prosedural, termasuk kesempatan untuk membela diri terhadap tuduhan dan memperoleh bantuan hukum sesuai dengan prosedur Kuba. Tahap perkara sangat penting karena penyelidikan, pendakwaan, persidangan, dan peninjauan melibatkan hak serta dokumen yang berbeda. Bukti dapat mencakup keterangan saksi, dokumen, benda fisik, temuan ahli, materi digital, dan catatan resmi. Orang harus menyimpan bukti yang diperoleh secara sah tanpa mengubahnya, menekan saksi, atau mengganggu penyelidikan. Kemungkinan konsekuensi hukum mencakup pidana penjara, denda, dan sanksi atau tindakan utama maupun tambahan lain yang diakui oleh hukum. Hasilnya bergantung pada tindak pidana, keadaan, pembuktian, dan faktor pribadi yang relevan secara hukum. Orang yang dirugikan oleh suatu tindak pidana harus melaporkan fakta secara akurat dan menyimpan bukti cedera, kerugian, kepemilikan, dan pengeluaran. Proses pidana juga dapat menangani restitusi atau kompensasi dengan cara yang ditentukan oleh hukum. Warga negara asing tunduk pada hukum pidana Kuba selama berada di Kuba dan tidak boleh berasumsi bahwa perbuatan yang sah di tempat lain juga sah di sana. Konsulat dapat memberikan dukungan praktis yang terbatas, tetapi tidak dapat membatalkan proses Kuba, menggantikan pengacara pembela, atau memerintahkan pembebasan.
Hukum pidana di Kuba
Hukum pidana di Kuba mengatur tindak pidana, pertanggungjawaban, hukuman, penyelidikan, penuntutan, pembelaan, dan persidangan. Kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan pengacara pembela memiliki peran berbeda dalam proses tersebut. Siapa pun yang diperiksa, ditahan, didakwa, atau dirugikan oleh suatu tindak pidana sebaiknya menyimpan dokumen dan segera mencari bantuan yang berkualifikasi.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

