Keselamatan di Lesotho

Keselamatan di Lesotho mencakup bahaya alam dan kejahatan. Banjir, kekeringan, badai hebat, hujan es, angin kencang, embun beku, salju lebat, dan tanah longsor dapat mengganggu rumah, jalan, layanan, dan mata pencaharian. Risiko kejahatan mencakup perampokan, penyerangan, pembobolan, kejahatan kendaraan, kekerasan berbasis gender, pencurian ternak, pelanggaran terkait narkoba, dan kejahatan siber.

Bencana

Lesotho menghadapi banjir, kekeringan, badai petir hebat, hujan es, angin kencang, embun beku, salju lebat, dan tanah longsor. Bahaya ini dapat merusak rumah, tanaman, ternak, jalan, jembatan, sekolah, sistem listrik, persediaan air, dan akses ke layanan kesehatan. Sistem manajemen bencana nasional mengoordinasikan peringatan, tanggap darurat, evakuasi, bantuan, dan pemulihan melalui struktur nasional, distrik, dan komunitas.

Kriminalitas

Kejahatan di Lesotho mencakup tindak pidana yang benar-benar terjadi atau diancamkan, seperti perampokan, penyerangan, pembobolan, kejahatan kendaraan, kekerasan berbasis gender, pencurian ternak, pelanggaran terkait narkoba, dan kejahatan siber. Risiko dapat meningkat pada malam hari, di jalur terpencil, sekitar simpul transportasi dan perbatasan, serta di beberapa wilayah perkotaan, terutama Maseru. Dinas Kepolisian Berkuda Lesotho (LMPS) menangani respons kepolisian, sedangkan nomor darurat 112 menghubungkan layanan ambulans, pemadam kebakaran, dan polisi; akses dan ketersediaannya dapat berbeda menurut distrik.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.