Liberia memiliki kerangka ketenagakerjaan nasional yang mapan berdasarkan Undang-Undang Pekerjaan Layak 2015 (Decent Work Act 2015). Ketentuan terdahulu dalam Labour Law Title 18 dan 18A sebagian besar telah digantikan. Kerangka ini terutama relevan bagi pekerjaan formal, konsesi, pertambangan, pertanian, pekerjaan domestik, dan pekerjaan kasual, sementara penegakan dalam praktik bergantung pada akses ke Kementerian Tenaga Kerja, catatan, cakupan serikat pekerja, dan praktik sektor. Perbedaan antar-county terutama memengaruhi tempat sidang berlangsung, bukan aturan nasional yang mendasar. Penilaian fungsional atas status pekerja mempertimbangkan kendali dan arahan, jam kerja yang dikendalikan, integrasi ke dalam organisasi pemberi kerja, ketergantungan ekonomi, penggunaan peralatan pemberi kerja, dan pekerjaan untuk satu klien. Rata-rata kerja sedikitnya 40 jam per bulan selama tiga bulan sebelumnya juga dapat mendukung penilaian tersebut. Kontrak dapat dibuat lisan atau tertulis, dan dapat berlaku untuk jangka waktu tertentu, tidak tertentu, atau tugas tertentu. Kontrak dapat mengatur pekerjaan penuh waktu, paruh waktu, atau kasual. Masa percobaan tidak boleh lebih dari tiga bulan. Pemberi kerja seharusnya memberikan keterangan utama tentang hubungan kerja, termasuk para pihak, pekerjaan, upah, jam kerja, cuti, ketentuan pemutusan, dan syarat khusus, serta harus menyimpan catatan ketenagakerjaan selama lima tahun. Pengaturan kasual yang menjadi rutin atau sistematis selama enam bulan memberi pekerja hak untuk memilih pekerjaan paruh waktu atau penuh waktu, dengan pemberitahuan tertulis dan pilihan setiap empat minggu. Aturan upah mencakup pengumuman upah, pembayaran dengan selang waktu tidak lebih dari satu bulan, slip gaji tertulis, serta pembayaran tunai atau melalui metode tertulis lain yang disepakati pekerja. Potongan yang disepakati tidak boleh melebihi sepertiga remunerasi. Teks undang-undang menetapkan US$0,68 per jam atau US$5,50 per hari untuk pekerjaan sektor formal, serta US$0,43 per jam atau US$3,50 per hari untuk pekerjaan domestik dan kasual. Materi penegakan publik Kementerian Tenaga Kerja untuk 2026 menyebut upah minimum sektor swasta formal sebesar US$143 per bulan, tetapi tarif dalam Gazette yang lebih baru tidak dibuktikan secara independen dalam materi yang ditinjau. Dewan Upah Minimum dapat meninjau tarif dan merekomendasikan perintah upah berdasarkan sektor, pekerjaan, atau satuan hasil; proses rekomendasi dan Gazette masing-masing dapat memakan waktu hingga 60 hari, dan perintah mulai berlaku saat dimuat dalam Gazette. Karena itu, periksa perintah yang berlaku untuk pekerjaan terkait. Waktu kerja biasa umumnya dibatasi delapan jam sehari dan 48 jam seminggu. Kesepakatan bersama dapat merata-ratakan jam kerja selama hingga empat bulan. Batas rata-rata adalah 53 jam kerja biasa ditambah lima jam lembur per minggu, sedangkan pekerjaan musiman dapat mencapai 56 jam seminggu dengan syarat rata-rata tahunan tetap 48 jam. Lembur dibatasi lima jam per minggu dan dibayar sekurang-kurangnya 150 persen dari tarif normal, kecuali para pihak menggunakan waktu istirahat berbayar sebagai pengganti secara tertulis. Kerja lebih dari lima jam berturut-turut memerlukan istirahat makan berbayar sekurang-kurangnya satu jam. Istirahat harian harus mencakup setidaknya 12 jam berturut-turut, dan istirahat mingguan setidaknya 36 jam berturut-turut, biasanya termasuk hari Minggu. Hari libur umum dibayar, dan kerja pada hari itu diberi kompensasi sebesar 200 persen dari tarif normal atau diganti dengan pengaturan waktu istirahat tertulis. Cuti tahunan meningkat dari satu minggu kerja setelah 12 bulan pertama menjadi dua minggu setelah 24 bulan, tiga minggu setelah 36 bulan, dan empat minggu setelah 60 bulan. Cuti yang telah diperoleh dapat dibawa ke depan paling lama tiga tahun, dan sisa cuti yang belum digunakan dibayar secara proporsional saat hubungan kerja berakhir. Cuti sakit berbayar adalah 10 hari kerja per tahun masa kerja, cuti perawatan lima hari per tahun, dan cuti berkabung dapat mencapai lima hari per tahun. Cuti melahirkan berlangsung sekurang-kurangnya 14 minggu, termasuk sedikitnya enam minggu setelah persalinan, dengan remunerasi biasa tetap dibayar. Cuti ayah adalah lima hari tanpa upah yang diambil dalam satu bulan. Pekerjaan selama kehamilan dan menyusui tidak boleh membuat pekerja terpapar kondisi berbahaya; jika memungkinkan, pekerjaan alternatif yang sesuai harus disediakan. Pekerja menyusui menerima dua waktu istirahat masing-masing 30 menit atau pengurangan waktu kerja harian selama 60 menit sampai anak berusia enam bulan. Pekerjaan penuh waktu bagi anak di bawah usia 15 tahun dilarang. Pekerjaan ringan dapat dimulai pada usia 13 tahun hanya jika tetap sesuai dengan sekolah dan dibatasi dua jam sehari serta 14 jam seminggu. Pekerjaan berbahaya dilarang bagi anak. Pekerja di bawah usia 16 tahun tidak boleh bekerja lebih dari tujuh jam sehari dan 42 jam seminggu, harus mendapat total waktu istirahat setidaknya satu jam, dan tidak boleh bekerja lebih dari empat jam berturut-turut. Pemberi kerja harus menyimpan register dan pemberitahuan yang diwajibkan untuk pekerjaan anak. Pemberi kerja harus menyediakan tempat kerja dan akses yang aman, peralatan yang sesuai, serta bahan yang aman; memelihara kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja; dan berkonsultasi dengan pekerja. Komite keselamatan dan kesehatan dengan perwakilan pekerja dan pemberi kerja yang seimbang diwajibkan di tempat kerja dengan sedikitnya 20 pekerja. Pekerja yang menghadapi bahaya serius yang akan segera terjadi sebaiknya memberi tahu atasan atau menghentikan pekerjaan dengan aman. Inspektur ketenagakerjaan dapat memasuki tempat kerja, menyelidiki, memeriksa catatan, mengeluarkan pemberitahuan, dan menegakkan kepatuhan. Peraturan No. 19, yang diperkenalkan Kementerian Tenaga Kerja pada 2025, membahas penilaian risiko, pencegahan bahaya, sanitasi, pertolongan pertama, kesiapsiagaan darurat, pelatihan, dan petugas keselamatan di sektor seperti pertanian, konstruksi, manufaktur, pangan, transportasi, dan pertambangan; Gazette dan rincian pelaksanaannya perlu diperiksa untuk tempat kerja tertentu. Jika tidak berlaku skema cedera kerja NASSCORP bagi pekerja, Bab 30 menyediakan proses kompensasi yang relevan. Pemberi kerja harus segera menyediakan perawatan medis, bedah, dan rumah sakit. Disabilitas total sementara dikompensasi sebesar 60 persen dari penghasilan harian rata-rata, dan kematian dengan anggota keluarga yang sepenuhnya menjadi tanggungan dapat menghasilkan kompensasi setara penghasilan selama 48 bulan. Kementerian atau inspektur dapat membantu penyelesaian dan pemberian kompensasi, sedangkan cakupan NASSCORP perlu diperiksa sebagai batas penerapan tersendiri. Pekerja dan pemberi kerja dapat membentuk atau bergabung dengan organisasi tanpa izin sebelumnya. Serikat terdaftar yang mendapat dukungan mayoritas menjadi agen perundingan eksklusif. Pemberi kerja memiliki waktu hingga 30 hari untuk menanggapi pengakuan; penolakan atau tidak adanya tanggapan dapat dirujuk ke Kementerian. Perundingan bersama harus dilakukan dengan iktikad baik. Perjanjian bersama yang terdaftar memiliki kekuatan hukum dan biasanya berlaku setidaknya 12 bulan dan paling lama 36 bulan. Biro Urusan Serikat Pekerja dan Dialog Sosial Kementerian mengoordinasikan, memediasi, dan memantau persoalan perwakilan; serikat pekerja juga berhak mengakses tempat kerja. Hubungan kerja tanpa jangka waktu tertentu hanya dapat berakhir karena alasan yang sah, seperti pelanggaran berat, ketidakmampuan atau perilaku, maupun alasan operasional atau ekonomi. Pemberi kerja harus mengikuti prosedur internal yang adil. Pemutusan hubungan kerja karena pekerja menggunakan hak berdasarkan undang-undang, sakit atau cedera sementara, diskriminasi, atau kegiatan serikat pekerja dilarang. Setelah masa percobaan, pemberitahuan tertulis adalah satu minggu untuk masa kerja kurang dari tiga bulan, dua minggu untuk lebih dari tiga tetapi kurang dari enam bulan, tiga minggu untuk lebih dari enam bulan hingga satu tahun, dan empat minggu setelah lebih dari satu tahun; pembayaran sebagai pengganti pemberitahuan dapat digunakan. Pengurangan tenaga kerja karena alasan ekonomi mengharuskan pesangon sebesar upah empat minggu untuk setiap tahun masa kerja penuh, pendekatan masuk terakhir keluar pertama, serta pemberian informasi dan konsultasi dengan iktikad baik bersama Kementerian, pekerja terdampak, dan perwakilannya sedikitnya empat minggu sebelum berlaku. Pemutusan hubungan kerja konstruktif diakui. Pengaduan pemutusan kerja umumnya harus diajukan dalam enam bulan, dan pemulihan dapat mencakup pemulihan jabatan, kompensasi, atau keduanya. Pekerja, pemberi kerja, atau perwakilan dapat mengadu kepada Kementerian mengenai Undang-Undang, peraturan, perintah upah minimum, kontrak kerja, atau perjanjian bersama. Inspektorat harus melindungi kerahasiaan pengaduan. Hubungan Industrial dapat menggunakan mediasi, konsiliasi, arbitrase wajib, sidang formal, dan prosedur pra-persidangan. Kementerian dapat memerintahkan pihak untuk menghentikan atau memperbaiki pelanggaran dan mengenakan denda hingga US$500. Pemberitahuan kepatuhan dapat memberikan waktu hingga 28 hari untuk memperbaiki pelanggaran; pengaduan terkait penegakan inspektur harus diajukan dalam 15 hari, dan banding atas kelambanan atau perintah Kementerian dalam 30 hari. Pengadilan Ketenagakerjaan di county tempat sidang berlangsung menangani perkara, dengan Pengadilan Sirkuit sebagai alternatif jika diperlukan, dan Mahkamah Agung dapat meninjau hasilnya. Permohonan penegakan memiliki batas waktu 90 hari. Pekerja yang tidak mampu dapat meminta perwakilan dari Penasihat Hukum Ketenagakerjaan. Tidak ditemukan bukti jadwal biaya pengaduan publik yang berlaku umum, meskipun Kementerian dapat mengenakan biaya administrasi yang wajar. Aksi industrial mengikuti rujukan yang ditentukan kepada Menteri dan pemberitahuan kepada pihak lain. Konsiliasi menargetkan 30 hari. Jika para pihak hadir, sengketa belum terselesaikan, dan pemberitahuan 48 jam telah diberikan, mogok kerja atau penutupan tempat kerja dapat dilakukan, kecuali untuk layanan esensial yang ditetapkan, perkara yang tercakup arbitrase, atau kasus ketidakpatuhan. Dewan Tripartit Nasional dapat merekomendasikan penetapan layanan esensial, dan Presiden memutuskan dalam jangka waktu 14 hari yang berlaku. Izin pekerja asing merupakan persyaratan akses yang terpisah: pemberi kerja harus menunjukkan bahwa tidak tersedia pekerja Liberia yang sesuai, biasanya dengan menerbitkan lowongan selama setidaknya satu bulan di dua surat kabar lokal, dua stasiun radio lokal, dan dua situs web Liberia, serta memperoleh sertifikat ketidaktersediaan dari Kementerian Tenaga Kerja. Bukti publik tidak menetapkan biaya izin atau waktu pemrosesan terkini, tetapi perlindungan ketenagakerjaan substantif tetap berlaku setelah hubungan kerja tercakup.
Hukum ketenagakerjaan di Liberia
Hukum ketenagakerjaan di Liberia diatur secara nasional oleh Decent Work Act 2015 dan mencakup status kerja, kontrak, upah, waktu kerja, cuti, keselamatan kerja, perwakilan pekerja, sengketa, dan pemutusan hubungan kerja. Kementerian Tenaga Kerja dan Divisi Standar Ketenagakerjaannya memeriksa tempat kerja, menangani sengketa tenaga kerja, dan mengawasi standar ketenagakerjaan. Hak utama mencakup kebebasan dari kerja paksa, perlindungan dan remunerasi yang setara, kebebasan berserikat, perundingan bersama, serta perlindungan dari diskriminasi dan pelecehan seksual.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

