Lingkungan di Libya

Lingkungan di Libya mencakup ekosistem alami dan kondisi kehidupan sehari-hari. Pantai Mediterania, lahan basah, pegunungan, gurun, dan oasis mendukung beragam spesies, sementara akses air, listrik, sanitasi, pengumpulan sampah, jalan, kualitas udara, dan keamanan membentuk lingkungan sehari-hari. Kelangkaan air, polusi, degradasi lahan, penangkapan ikan berlebihan, kerusakan akibat konflik, dan infrastruktur yang tidak merata memengaruhi berbagai wilayah secara berbeda.

Alam

Alam di Libya membentang dari pesisir Mediterania, laguna, dan pegunungan utara hingga dataran tinggi Sahara, lautan pasir, wadi, dan oasis. Lebih dari 1,800 spesies tumbuhan, lahan basah pesisir, padang lamun, penyu laut, burung air, dan satwa gurun hidup dalam ekosistem ini. Kelangkaan air yang parah, degradasi lahan, polusi, penangkapan ikan berlebihan, perburuan, dan perluasan permukiman menekan habitat dan spesies.

Lingkungan sekitar

Lingkungan hidup sehari-hari di Libya mencakup akses terhadap air, listrik, sanitasi, pengumpulan sampah, jalan, ruang hijau, udara, dan ketenangan, serta paparan banjir, panas, dan sisa bahan peledak perang seperti senjata yang belum meledak setelah konflik. Kondisi berbeda tajam menurut wilayah, ukuran kota, kerusakan akibat konflik, dan keadaan infrastruktur; tidak ada satu standar layanan nasional yang menggambarkan akses sehari-hari. Lebih dari 90% pasokan air Libya berasal dari air tanah tak terbarukan, sementara pemadaman listrik yang sering terjadi dapat meningkatkan ketergantungan pada mobil tangki, sumur, desalinasi, dan air kemasan. Pengawasan lingkungan dan layanan lokal melibatkan badan nasional dan pemerintah kota, tetapi pelaksanaan serta penanganan pengaduan tidak merata.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.