Kementerian yang bertanggung jawab atas kebudayaan bekerja melalui Departemen Seni, termasuk Divisi Seni dan Kerajinan serta Divisi Sensor. Kebijakan Kebudayaan Nasional 2018 dan Undang-Undang Seni dan Warisan Nasional 2024 menjadi kerangka publik utama. Undang-undang 2024 mengatur pembentukan dewan seni dan warisan nasional, Dana Promosi Seni dan Warisan Nasional, serta pendaftaran atau pengaturan seniman, perkumpulan, usaha kreatif, dan penyelenggara acara. Peraturan dana telah disusun dan disahkan, tetapi kapasitas operasional penuh, pendanaan rutin, dan putaran hibah yang mapan masih dikembangkan. Undang-Undang Hak Cipta 2016 sebagian besar berlaku sejak 13 Maret 2017. Undang-undang ini melindungi karya sastra, drama, musik, seni, dan audiovisual orisinal, rekaman suara, siaran, karya arsitektur, foto, seni terapan, serta program komputer sejak dibuat. Pemilik dapat mengendalikan reproduksi, distribusi, penayangan, pertunjukan, komunikasi kepada publik, penerjemahan, dan adaptasi; pencipta juga mempertahankan hak moral. Perlindungan folklor mencakup pula ekspresi komunitas seperti cerita rakyat, puisi, lagu, tarian, ritual, ukiran, tembikar, tekstil, pengerjaan logam, perhiasan, keranjang, kostum, dan alat musik tradisional. Perhimpunan Hak Cipta Malawi, yang dikenal sebagai COSOMA, adalah organisasi hak cipta berdasarkan undang-undang. Organisasi ini mendaftarkan karya dan perkumpulan, memberikan lisensi penggunaan, mengumpulkan dan membagikan royalti, serta mendukung penulis, pelaku pertunjukan, produser, dan penerbit. Penyiar, DJ, perpustakaan, dan pengguna lain mungkin memerlukan lisensi COSOMA sebelum menggunakan materi yang dilindungi. Pendaftaran dan biaya bergantung pada kegiatannya; perlindungan hak cipta umumnya tidak baru dimulai setelah pendaftaran. Seni rupa mencakup seni murni, kerajinan, ukiran, tembikar, tekstil, pengerjaan logam, dan kegiatan yang secara lokal disebut Art in the Park. Seniman umumnya berkarya melalui praktik informal, kolektif, pameran, perkumpulan, pusat kebudayaan, dan magang. Asosiasi Seni Rupa Malawi, Departemen Seni, COSOMA, dan Universitas Malawi mendukung berbagai bagian bidang ini. Blantyre Cultural Centre adalah tempat yang dapat dipesan, sementara Kungoni Art Gallery and Show Room merupakan contoh nonnegara. Tidak ada sistem galeri publik nasional yang seragam, tarif pameran tetap, atau program hibah seniman universal yang terverifikasi di Malawi; karena itu, akses tempat dan biaya partisipasi perlu diperiksa untuk setiap kegiatan. Musik dan seni pertunjukan menggabungkan pewarisan komunitas, magang informal, pembinaan formal, dan pekerjaan berbasis perkumpulan. Bentuk tradisional mencakup Mwinoghe, Gule Wamkulu, Vimbuza, Tchopa, dan praktik Mbira atau Sansi. Departemen Seni, Serikat Musisi Malawi, COSOMA, Universitas Malawi, Asosiasi Teater Nasional Malawi, serta Perhimpunan Folklor, Tari, Musik, dan Lagu Malawi memiliki fungsi yang berbeda. Pertunjukan publik, penyiaran, dan streaming dapat melibatkan hak atas karya musik, pelaku pertunjukan, dan rekaman suara; karena itu, izin dan lisensi perlu diperiksa secara terpisah untuk komposisi, pertunjukan, dan rekaman. Sastra mencakup novel, cerita, puisi, drama, naskah, dan esai dalam bahasa Inggris, Chichewa, serta bahasa lokal lainnya. Penulis, penerbit, perpustakaan, dan Universitas Malawi menjadi jaringan dukungan utama. Serikat Penulis Malawi, Asosiasi Penerbit Buku Malawi, COSOMA, dan Layanan Perpustakaan Nasional merupakan lembaga yang relevan. Layanan Perpustakaan Nasional menyediakan layanan perpustakaan umum dan informasi di seluruh negeri berdasarkan Undang-Undang 1967. Biaya keanggotaan yang dilaporkan adalah K2,500 untuk dewasa di kota atau perkotaan, K500 untuk anak di kota atau perkotaan, K500 untuk dewasa di pedesaan, dan K100 untuk anak di pedesaan. Film menjalani proses persetujuan yang lebih formal daripada banyak kegiatan seni lainnya. Naskah atau cuplikan dapat diserahkan melalui proses digital saat ini untuk pembuatan akun, pembayaran biaya, peninjauan, klasifikasi, dan keputusan. Dewan Sensor Malawi menggunakan klasifikasi U, A, AA 14+, X 18+, dan Ditolak. Pemutaran publik memerlukan klasifikasi dan sertifikasi, sedangkan proses pengajuan digital saat ini belum mendukung unggahan video penuh. Departemen Seni, Asosiasi Film Malawi, dan COSOMA juga berperan di sektor film. Arsitektur diatur secara profesional ketika pekerjaan termasuk praktik arsitektur. Dewan Arsitek dan Surveyor Kuantitas serta Institut Arsitek Malawi mengawasi jalur profesional. Seorang arsitek umumnya memerlukan kualifikasi yang disetujui, ujian kualifikasi, dan setidaknya dua tahun pelatihan praktik, kecuali kualifikasi yang diakui menyediakan jalur alternatif. Kategori pendaftaran juga mencakup Arsitek Pascasarjana dan Teknisi Arsitektur; iuran tahunan jatuh tempo pada 31 Maret. Pengaturan profesional ini menyangkut praktik lingkungan binaan; cakupan seni meliputi penciptaan estetika dan desainnya. Desain mencakup seni terapan, mode, tekstil, karya grafis, dan kerajinan tangan. Universitas Malawi, Departemen Seni, COSOMA, serta Koperasi Produksi dan Pemasaran Seni mendukung jalur yang berbeda melalui pendidikan, usaha, pameran, dan pasar. Hak cipta dapat melindungi desain orisinal, sedangkan merek dagang, pendaftaran usaha, dan persoalan kekayaan intelektual lainnya perlu diperiksa secara terpisah. Fotografi didukung oleh pendidikan formal, perkumpulan, dan pesanan lepas; foto termasuk karya seni. Reproduksi, penayangan, dan komunikasi kepada publik harus mengikuti izin pencipta atau ketentuan lisensinya. Seni digital masih terutama bersifat informal dan berkembang. Seniman dapat bekerja mandiri, mempelajari seni, desain, film, atau fotografi, serta menerbitkan karya secara daring. Hak cipta mencakup reproduksi dan penyimpanan elektronik, komunikasi kepada publik, program komputer, kompilasi, dan karya audiovisual, tetapi ketentuan platform, komisi, dan lisensi dapat mengubah keadaan praktis. Tidak ada badan seni digital nasional khusus yang terverifikasi. Departemen Seni, COSOMA, dan program terkait di Universitas Malawi merupakan hubungan kelembagaan terdokumentasi yang paling dekat. Departemen Monumen dan Museum mendukung koleksi warisan dan konservasi, tetapi tidak boleh otomatis dianggap sebagai galeri seni kontemporer nasional. Koperasi seni dan SACCO Seni menyediakan jalur kolektif dan usaha tambahan, sedangkan proyek Pusat Seni dan Kebudayaan Nasional belum terverifikasi beroperasi.
Seni di Malawi
Seni di Malawi mencakup seni rupa, musik, sastra, film, pertunjukan, arsitektur, desain, fotografi, dan karya digital. Bidang ini diatur melalui Departemen Seni, perkumpulan profesional dan budaya, lembaga pendidikan, organisasi hak cipta, serta praktik komunitas informal, bukan melalui satu sistem universal. Hak cipta melindungi karya orisinal sejak dibuat, sedangkan akses, biaya, persetujuan, dan pendaftaran profesional bergantung pada medium dan kegiatan.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

