Lingkungan sekitar mencakup segala sesuatu yang berada dekat seseorang atau komunitas. Ini dapat berarti bangunan, jalan, jalur pejalan kaki, saluran air, pepohonan, kebun, lahan terbuka, sungai, toko, pertanian, serta udara dan air di sekitarnya. Di Malaysia, orang dapat menggunakan istilah alam sekitar untuk merujuk pada lingkungan. Kata kejiranan berarti lingkungan tempat tinggal dan orang-orang yang tinggal berdekatan. Kampung berarti desa atau komunitas bergaya desa, sedangkan bandar lazim digunakan untuk kota kecil atau kota besar. Lingkungan yang sehat memiliki udara bersih, air aman, jalur yang dapat digunakan, tempat teduh, drainase yang berfungsi, penerangan cukup, serta ruang bagi manusia dan alam. Lingkungan juga memungkinkan air hujan mengalir dengan aman dan memberi warga ruang untuk hidup, bekerja, beristirahat, dan berkumpul. Banyak wilayah Malaysia mengalami hujan lebat, sehingga saluran air, parit, sungai, dan daerah rendah merupakan bagian penting dari lingkungan setempat. Saluran yang tersumbat, sampah yang dibuang sembarangan, tanah terbuka, dan terlalu banyak permukaan kedap air dapat meningkatkan genangan, erosi, panas, atau banjir setempat. Lingkungan binaan memengaruhi cara orang mengalami suatu tempat. Beton dan lalu lintas dapat meningkatkan panas dan kebisingan, sedangkan pepohonan, taman, tanah terbuka, dan air dapat memberikan keteduhan, kesejukan, habitat, dan ruang untuk bergerak. Lingkungan sekitar dibentuk oleh kebiasaan sehari-hari. Membuang sampah sembarangan, membakar sampah, menuangkan cairan kotor ke saluran air, menghamburkan air, merusak tanaman, dan menghalangi jalur bersama dapat memengaruhi banyak tetangga. Tindakan kecil yang hati-hati juga dapat memperbaiki tempat bersama. Gotong-royong adalah istilah setempat untuk kegiatan orang-orang yang bekerja bersama membersihkan, memperbaiki, atau merawat area bersama. Kegiatan ini dapat mendukung lingkungan tempat tinggal, sekolah, kampung, komunitas apartemen, tepian sungai, atau ruang hijau publik jika pekerjaannya aman dan diatur dengan baik. Pengamatan yang baik dimulai dengan berjalan sederhana mengelilingi area. Perhatikan sampah, jalur air yang tersumbat, permukaan yang tidak aman, kurangnya tempat teduh, tanaman rusak, bau, kebisingan, dan tempat yang dapat membahayakan orang atau hewan. Memperbaiki lingkungan sekitar membutuhkan kepedulian pribadi dan tindakan terorganisasi. Warga dapat melaporkan masalah melalui jalur lokal yang sesuai, menyepakati aturan bersama, dan memeriksa apakah suatu perubahan menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru.
Lingkungan sekitar di Malaysia
Lingkungan sekitar di Malaysia mencakup tempat alami dan tempat yang dibangun di sekitar rumah, sekolah, tempat kerja, jalan, dan komunitas. Lingkungan di Malaysia dapat mencakup kampung, kota kecil, kota besar, perkebunan, saluran air, sungai, taman, atau kawasan pesisir. Merawat tempat-tempat ini meningkatkan keselamatan, kenyamanan, kesehatan, dan kualitas hidup sehari-hari.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

