Keamanan di Malta

Keamanan di Malta mencakup keadaan darurat yang muncul secara tiba-tiba dan risiko sehari-hari. Kesiapsiagaan bencana meliputi badai, banjir, panas, kebakaran, dan bahaya lainnya, sedangkan perlindungan dari kejahatan mencakup pelanggaran seperti pencurian, kekerasan, penipuan, dan kejahatan komputer. Peringatan resmi, bantuan darurat melalui 112, dan angka kejahatan yang ditafsirkan secara hati-hati membantu menilai situasi.

Bencana

Bencana di Malta mencakup badai hebat, laut berombak besar, hujan deras, banjir bandang, gelombang panas, dampak pesisir, kebakaran, gempa bumi, tsunami, epidemi, dan keadaan darurat industri. Civil Protection Department (CPD) memimpin kesiapsiagaan nasional, penyelamatan, dan bantuan bersama Civil Protection Council serta badan publik lainnya. Peringatan kuning dan merah memberikan informasi resmi, sedangkan 112 menghubungkan masyarakat dengan bantuan darurat gratis kapan saja.

Kriminalitas

Kejahatan di Malta mencakup pencurian, perusakan properti, kekerasan dalam rumah tangga, penipuan, penganiayaan fisik, pelanggaran seksual, dan kejahatan komputer. Pada 2025, Malta mencatat 15,594 tindak pidana yang dilaporkan, setara dengan 27 laporan per 1.000 penduduk; 34% terjadi di dalam ruangan. Angka kejahatan yang dilaporkan menunjukkan kasus yang diketahui Polisi, bukan jumlah seluruh tindak pidana, karena praktik pelaporan dan pencatatan memengaruhi statistik.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.