Sensus 2021 menghitung 11,680 orang. Sekitar 93% mengidentifikasi diri sebagai penganut Kristen. Nauruan Congregational Church, termasuk Nauru Protestant Church, mencakup 4,001 orang atau 34.3%, dan Roman Catholic Church mencakup 3,959 orang atau 33.9%. Assemblies of God mencakup 1,365 orang, Pacific Light House 706 orang, dan Nauru Independent Church 410 orang. Komunitas yang lebih kecil mencakup kelompok Baptis, Advent Hari Ketujuh, Protestan, Brethren, Metodis, dan Hindu. Sensus mencatat 157 orang tidak beragama dan 57 orang yang agamanya tidak disebutkan; sensus juga mencatat 485 orang dalam kategori agama lain. Angka-angka ini menggambarkan Sensus 2021 dan tidak menjelaskan alasan perubahan jumlah komunitas mana pun. Konstitusi Nauru melindungi kebebasan hati nurani, pikiran, dan agama, termasuk kebebasan untuk mengganti agama serta beribadah, mengajar, menjalankan, dan menaati keyakinan agama di tempat umum maupun pribadi. Konstitusi melindungi orang agar tidak dirugikan karena agamanya. Seseorang tidak dapat diwajibkan menerima pengajaran atau mengikuti upacara agama lain. Untuk orang di bawah usia 20 tahun, aturan konstitusional mensyaratkan persetujuan orang tua atau wali untuk mengganti agama. Kebebasan berkumpul dan berserikat secara damai juga dilindungi, dengan tunduk pada batasan terkait pertahanan, keselamatan umum, ketertiban umum, moralitas publik, kesehatan masyarakat, dan hak orang lain. Pendaftaran memengaruhi cakupan kegiatan kelompok agama. Laporan kebebasan beragama 2023 menyatakan bahwa pendaftaran diperlukan untuk kegiatan resmi sepenuhnya, termasuk penyebaran agama, pembangunan tempat ibadah, dan pemberkatan pernikahan. Pemimpin agama lokal melaporkan bahwa kebaktian dan pertemuan biasa umumnya juga berlangsung tanpa pendaftaran. Laporan yang sama menjelaskan persyaratan bagi kelompok baru berupa sedikitnya 750 anggota, lahan, gedung, dan pemimpin rohani berkewarganegaraan Nauru yang tinggal di Nauru. Laporan tersebut mencantumkan Catholic Church, Nauruan Congregational Church, Assemblies of God, Nauru Independent Church, dan Seventh-day Adventist Church sebagai kelompok yang terdaftar resmi saat itu. Laporan itu menyebut Church of Jesus Christ belum terdaftar pada 2023, jadi informasi pendaftaran ini harus dipahami sesuai waktu pelaporan. Sekolah pemerintah bersifat nonsektarian dan sekuler berdasarkan Education Act 2011. Sekolah dapat menawarkan pendidikan agama hingga satu jam per minggu melalui perwakilan resmi denominasi yang diakui. Keikutsertaan secara hukum bersifat sukarela, keinginan orang tua menentukan keikutsertaan, dan pengajaran alternatif harus disediakan selama pendidikan agama berlangsung. Sekolah Katolik, termasuk Kayser College, menyediakan jalur pendidikan nonpemerintah. Praktik sekolah yang dilaporkan tidak selalu sesuai dengan uraian hukum, sehingga kebijakan sekolah yang berlaku perlu diperiksa. Good Friday, Easter Monday, Easter Tuesday, dan Christmas Day merupakan hari libur layanan publik di Nauru pada 2026, yang mencerminkan arti praktis kalender Kristen. Gereja juga berpartisipasi dalam ibadah dan paduan suara terkait perayaan nasional seperti Hari Kemerdekaan dan Hari Konstitusi. Police Chaplain mengunjungi rumah sakit, memimpin doa, memberi dukungan keluarga, dan menggunakan etika berbasis kitab suci dalam pelatihan rekrutmen. Gereja dan Youth Council juga mendukung penjangkauan berbasis iman dan pekerjaan masyarakat. Tidak ditemukan dewan antaragama nasional tersendiri dalam sumber resmi yang ditinjau; ibadah sipil bersama, paduan suara gabungan, serta komunikasi mengenai toleransi menjadi bentuk dialog yang berfungsi. Pernikahan keagamaan terkait dengan denominasi yang diakui atau terdaftar, sedangkan pencatatan pernikahan sipil ditangani secara terpisah melalui Registrar of Births, Deaths and Marriages. Baptisan, pemakaman, dan ritus lainnya dipimpin oleh denominasi terkait. Tidak ditemukan standar biaya atau jadwal nasional yang andal untuk upacara tersebut, jadi gereja atau kantor yang dipilih perlu memberikan informasi biaya, dokumen, dan janji temu terkini.
Agama di Nauru
Kehidupan beragama di Nauru sangat didominasi agama Kristen, dengan Nauruan Congregational Church dan Roman Catholic Church sebagai kelompok terbesar. Konstitusi melindungi kebebasan hati nurani, kepercayaan, ibadah, pengajaran, dan praktik agama, sementara sekolah pemerintah bersifat sekuler. Gereja juga menyediakan ibadah, pendidikan, pekerjaan masyarakat, dan dukungan pada berbagai peristiwa kehidupan.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

