Digicel Naoero dan Telikom Nauru, yang beroperasi dengan nama dagang Neotel, menyediakan layanan telekomunikasi komersial utama di negara tersebut. Kepemilikan telepon seluler mencapai 91.8% penduduk pada 2020, sementara langganan pita lebar seluler mencapai 33.7 per 100 orang pada 2023. Pada 2022, jangkauan 2G dan 3G mencapai sekitar 98% penduduk dan jangkauan LTE sekitar 90%. Infrastruktur telepon tetap sebagian besar tidak dapat diandalkan, dan pita lebar tetap terutama melayani pengguna pemerintah dan bisnis. Nauru sangat bergantung pada konektivitas satelit, meskipun kabel bawah laut EMCS selesai dan diserahkan kepada Cenpac Corporation pada 15 Mei 2026. Kinerja layanan langsung kepada pengguna dan jaringan tahap akhir yang aktif belum dipastikan berdasarkan bukti yang tersedia.
Komunikasi di Nauru
Komunikasi di Nauru menggunakan panggilan seluler, pesan teks, pesan internet, layanan pos, radio, dan situs web pemerintah. Bahasa Nauru mendominasi komunikasi sehari-hari, sedangkan bahasa Inggris umum digunakan dalam urusan resmi dan administratif. Komunikasi seluler banyak digunakan, tetapi konektivitas tetap bergantung pada jangkauan penyedia, infrastruktur, dan kondisi layanan.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

