Hukum pidana di Norwegia membahas perbuatan yang oleh negara dianggap sebagai pelanggaran terhadap orang, properti, keselamatan publik, atau masyarakat. Hukum ini berbeda dari sengketa pribadi ketika seseorang terutama meminta uang atau upaya pemulihan lain dari orang lain. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana disebut straffeloven. Kitab ini menjelaskan tindak pidana dan sanksi yang mungkin dijatuhkan, sedangkan aturan hukum acara pidana menjelaskan peran polisi, jaksa, pengadilan, tersangka, korban, dan saksi. Polisi menyelidiki dugaan tindak pidana. Otoritas penuntutan, yang disebut påtalemyndigheten, memutuskan dalam perkara terkait apakah bukti mendukung penuntutan dan tanggapan hukum apa yang sesuai. Tersangka memiliki perlindungan prosedural yang penting. Perlindungan ini dapat mencakup informasi tentang dugaan terhadap dirinya, hak atas pengacara pembela yang disebut forsvarer, hak untuk tidak memberikan keterangan, dan akses ke juru bahasa jika diperlukan. Pembatasan kebebasan yang serius memerlukan perlindungan hukum. Penangkapan, penahanan, dan penahanan pra-persidangan yang disebut varetektsfengsling tidak sama dengan putusan bersalah akhir dan tunduk pada pengawasan pengadilan. Perkara pidana disidangkan dalam sistem pengadilan biasa. Tingrett biasanya merupakan pengadilan tingkat pertama, lagmannsrett menangani banyak banding, dan Høyesterett terutama menangani pertanyaan hukum yang penting. Sanksi yang mungkin dijatuhkan mencakup denda, penjara, hukuman dengan masa percobaan, sanksi kerja sosial yang disebut samfunnsstraff, dan tindakan khusus untuk pelaku muda. Hasilnya bergantung pada tindak pidana, bukti, kerugian, niat, dan keadaan pribadi. Korban dapat memiliki hak atas informasi, partisipasi, perlindungan, dan kompensasi. Dalam perkara serius, korban dapat memperoleh bistandsadvokat, yaitu pengacara yang mendampingi korban selama proses pidana.
Hukum pidana di Norwegia
Hukum pidana di Norwegia menetapkan perbuatan yang dilarang, penyelidikan, persidangan, dan hukuman. Norwegia menggunakan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (straffeloven) bersama aturan hukum acara pidana. Seseorang dianggap tidak bersalah sampai kesalahannya dibuktikan melalui proses hukum.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

