Di Selandia Baru, tahapan kehidupan biasanya dipahami sebagai masa kanak-kanak awal, masa sekolah, masa muda, dewasa, menjadi orang tua atau pengasuh, dan usia lanjut. Tahapan ini berguna untuk merencanakan dukungan, tetapi kehidupan nyata tidak selalu mengikuti satu pola yang pasti. Whānau berarti keluarga dan dapat mencakup kakek-nenek, sepupu, teman dekat, serta hubungan keluarga yang lebih luas. Bagi banyak orang Māori, whakapapa (hubungan keluarga dan leluhur) memberi tahapan kehidupan rasa identitas dan tanggung jawab yang kuat. Tamariki berarti anak-anak, sedangkan rangatahi berarti kaum muda. Masa kanak-kanak awal dapat mencakup pengasuhan di rumah, kelompok bermain, taman kanak-kanak, atau tempat belajar usia dini lainnya. Masa sekolah biasanya menghadirkan pembelajaran teratur, pertemanan, dan kemandirian yang bertambah. Remaja dan dewasa muda dapat berpindah antara sekolah, pelatihan kejuruan, universitas, pekerjaan, perjalanan, dan tanggung jawab keluarga. Selandia Baru menggunakan istilah seperti sekolah menengah, pendidikan pascasekolah, magang, dan bidang keterampilan dagang untuk jalur penting dalam pendidikan dan pekerjaan. Masa dewasa dapat mencakup pekerjaan berbayar, studi, pasangan, mengasuh anak, merawat kerabat, menjadi relawan, atau menjalani masa perubahan. Orang dapat menyewa atau memiliki rumah, tinggal sendiri atau bersama orang lain, serta membangun dukungan melalui whānau, teman, tempat kerja, dan komunitas setempat. Orang lanjut usia dapat tetap aktif dalam pekerjaan, kegiatan sukarela, olahraga, kehidupan budaya, atau pengasuhan keluarga. Dukungan dapat berasal dari kerabat, organisasi komunitas, layanan kesehatan, bantuan di rumah, dan perawatan residensial, bergantung pada kebutuhan dan pilihan pribadi. Peralihan penting mencakup mulai sekolah, meninggalkan sekolah, mulai bekerja, membentuk rumah tangga, menjadi orang tua, pensiun, serta menyesuaikan diri dengan disabilitas atau perubahan kesehatan. Peralihan ini dapat terjadi lebih awal, lebih lambat, atau dalam urutan berbeda bagi setiap orang. Masyarakat Selandia Baru mencakup Māori, masyarakat Pasifik, warga Selandia Baru keturunan Eropa, komunitas Asia, dan banyak kelompok lainnya. Praktik budaya, sejarah migrasi, gender, disabilitas, pendapatan, geografi, dan akses layanan semuanya memengaruhi pengalaman orang pada setiap tahapan kehidupan. Tujuan praktis melihat kehidupan melalui tahapannya adalah mencocokkan orang dengan dukungan belajar, kesehatan, keuangan, sosial, dan budaya yang sesuai. Cara pandang ini seharusnya membantu pemahaman tanpa memaksakan stereotip atau menganggap satu model keluarga cocok untuk semua orang.
Tahapan kehidupan di Selandia Baru
Tahapan kehidupan di Selandia Baru menggambarkan perjalanan dari masa kanak-kanak, dewasa, hingga usia lanjut. Whānau (keluarga besar) dapat berperan penting bersama sekolah, tempat kerja, layanan kesehatan, dan kelompok komunitas. Keluarga Māori, Pasifik, migran, pedesaan, dan perkotaan dapat menandai tahapan ini dengan cara berbeda.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

