Sebelum kolonisasi Eropa, masyarakat berbahasa Guaraní tinggal di seluruh wilayah ini dan memelihara jaringan pertukaran, pertanian, serta hubungan politik. Ekspedisi Spanyol mencapai wilayah tersebut pada abad ke-16, dan Asunción menjadi permukiman kolonial penting. Masyarakat kolonial memadukan lembaga Eropa dengan bahasa, praktik, dan hubungan keluarga Guaraní, sementara misi keagamaan menjadi bentuk organisasi penting lainnya. Paraguay menyatakan kemerdekaan dari pemerintahan Spanyol pada 1811. Selama abad ke-19, pemerintahan José Gaspar Rodríguez de Francia dan keluarga López membentuk kekuasaan pusat yang kuat serta mengupayakan berbagai bentuk konsolidasi ekonomi dan politik. Perang Aliansi Tiga, yang berlangsung dari 1864 hingga 1870 melawan Brasil, Argentina, dan Uruguay, menyebabkan kehilangan penduduk dalam skala besar, perubahan wilayah, serta dampak sosial dan ekonomi yang berkepanjangan. Perang Chaco melawan Bolivia berlangsung dari 1932 hingga 1935 dan berakhir dengan Paraguay menguasai sebagian besar wilayah Chaco yang dipersengketakan. Ketidakstabilan politik dan pengaruh militer berlanjut sesudahnya. Alfredo Stroessner memerintah dari 1954 hingga 1989, ketika ia digulingkan. Paraguay kemudian bergerak menuju pemerintahan konstitusional dan pemilihan umum yang kompetitif, meskipun warisan otoritarianisme, konflik politik, dan akses terhadap kekuasaan yang tidak setara terus memengaruhi kehidupan publik. Memahami sejarah Paraguay memerlukan perbandingan antara arsip negara, dokumen militer, bahan gereja, surat kabar, bukti arkeologis, sejarah lisan, dan kisah masyarakat adat. Narasi nasional sering menekankan perang, kedaulatan, dan pengorbanan, sementara sudut pandang lain lebih berfokus pada keberlanjutan masyarakat adat, ketimpangan sosial, tanah, migrasi, dan pengalaman masyarakat yang terdampak kekerasan politik. Tanggal dan peristiwa besar memberi kerangka, tetapi maknanya dapat berbeda menurut sumber dan kelompok yang dikaji.
Sejarah di Paraguay
Sejarah Paraguay mencakup masyarakat Guaraní, pemerintahan kolonial Spanyol, kemerdekaan pada 1811, perang regional yang menghancurkan, serta masa panjang pemerintahan otoriter. Identitas modern negara ini terutama dibentuk oleh Perang Aliansi Tiga, Perang Chaco, kediktatoran Alfredo Stroessner, dan transisi demokrasi yang dimulai pada 1989.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

