Majikan di Filipina adalah pihak yang mempekerjakan pekerja, membagikan tugas, mengendalikan kondisi kerja yang penting, dan bertanggung jawab atas pembayaran serta pengelolaan tempat kerja. Majikan dapat berupa seseorang, keluarga, perusahaan, koperasi, organisasi nirlaba, atau lembaga publik. Usaha biasanya dijalankan sebagai usaha perseorangan, persekutuan, perseroan, atau koperasi. Rumah tangga juga dapat mempekerjakan pekerja rumah tangga, dan hubungan ini memiliki kewajiban praktis serta perlindungannya sendiri. Untuk mulai menjadi majikan, biasanya perlu memilih bentuk usaha, mendaftarkan kegiatan kepada kantor nasional dan setempat yang berwenang, menyiapkan catatan pajak, serta mengatur cara membayar pekerja. Kantor yang tepat bergantung pada kegiatan, lokasi, dan bentuk hukumnya. Sistem kerja dasar mencakup perekrutan, ketentuan tertulis, kehadiran, penggajian, cuti, pembicaraan tentang kinerja, keselamatan kerja, pencatatan, dan prosedur berakhirnya hubungan kerja. Semua bagian ini sebaiknya berjalan bersama, bukan baru ditangani ketika muncul perselisihan. Majikan harus membedakan karyawan dari kontraktor mandiri dan penyedia jasa yang benar-benar independen. Menyebut semua orang pekerja lepas tidak serta-merta menghapus tanggung jawab sebagai majikan apabila majikan mengendalikan pekerjaan seperti hubungan kerja. Penggajian dapat mencakup upah atau gaji, upah lembur, cuti, gaji bulan ke-13, pemotongan pajak, dan iuran untuk jaminan sosial, jaminan kesehatan, serta tabungan perumahan. Catatan yang akurat membantu majikan dan pekerja memahami apa yang dibayar dan alasannya. Majikan kecil sering memiliki uang tunai, staf, dan pengetahuan administrasi yang terbatas. Mereka dapat membangun kepercayaan dengan sistem sederhana, tetapi risiko utamanya adalah pembayaran terlambat, pekerjaan tidak aman, janji yang tidak jelas, catatan yang hilang, diskriminasi, dan ketidakpatuhan yang tidak disengaja. Majikan yang bertanggung jawab memulai dengan uraian pekerjaan yang realistis dan perjanjian tertulis. Sebelum pekerja mulai, majikan sebaiknya menjelaskan pekerjaan, bayaran, jadwal, aturan, tunjangan, jalur pelaporan, dan proses pengaduan.
Majikan di Filipina
Majikan di Filipina adalah orang atau organisasi yang mengatur pekerjaan dan membayar pekerja dalam hubungan kerja. Majikan dapat berupa perusahaan, persekutuan, usaha perseorangan, rumah tangga, lembaga pemerintah, atau organisasi lainnya. Praktik majikan yang baik memadukan pendaftaran yang sah, perjanjian yang jelas, pekerjaan yang aman, pembayaran yang tepat, dan pengelolaan yang menghormati pekerja.
VivAVia can make mistakes. Check important information.

