Bahasa di Pilipinas mencerminkan banyak pulau dan komunitas budaya di negara itu. Seseorang mungkin menguasai bahasa di rumah, bahasa daerah, Filipino, Inggris, atawa beberapa di antaranya. Filipino adalah bahasa nasional dan terutama berlandaskan Tagalog. Bahasa ini banyak digunakan dalam media nasional, pendidikan, percakapan umum, dan komunikasi antarorang dari wilayah bahasa yang berbeda. Inggris juëh merupakan bahasa resmi dan lazim digunakan dalam pemerintahan, bisnis, pendidikan tinggi, sains, hukum, dan komunikasi profesional. Banyak orang menggunakan Filipino dan Inggris bersama dalam percakapan yang sama. Bahasa daerah tetap menjadi bagian utama kehidupan keluarga, berita lokal, humor, lagu, ibadah, dan jati diri komunitas. Cebuano, Ilocano, Hiligaynon, Waray, Kapampangan, bahasa-bahasa Bikol, Pangasinan, Maranao, Tausug, dan banyak bahasa lainnya memiliki peran lokal yang penting. Alih kode umum terjadi. Penutur mungkin memilih bahasa Inggris untuk istilah teknis, Filipino untuk pendengar yang lebih luas, dan bahasa daerah untuk kedekatan atawa makna setempat. Kesopanan bergantung pada hubungan, usia, suasana, dan nada bicara. Kata seperti po dan opo sering digunakan untuk menunjukkan rasa hormat, terutama kepada orang yang lebih tua, meski penggunaannya berbeda-beda menurut bahasa dan komunitas. Bahasa-bahasa Pilipinas menyerap kata dari bahasa Spanyol, Inggris, bahasa yang terkait dengan Melayu, bahasa Tionghoa, dan budaya tetangga. Pengucapan dan maknanya dapat berubah dari satu wilayah ke wilayah lain. Baybayin adalah sistem tulisan historis yang dikaitkan dengan beberapa bagian Pilipinas. Kini Baybayin penting sebagai lambang budaya, tetapi tulisan sehari-hari modern terutama menggunakan alfabet Latin. Bahasa lebih dari sekadar alat komunikasi. Bahasa membawa humor, ingatan, rasa memiliki dalam masyarakat, dan pengetahuan, sehingga meremehkan bahasa rumah atawa bahasa daerah dapat terasa seperti meremehkan jati diri penuturnya.
Bahasa di Pilipinas
Pilipinas memakai banyak bahasa; Filipino dan Inggris digunakan sebagai bahasa resmi, sementara banyak bahasa daerah dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Tagalog menjadi dasar utama Filipino, sedangkan Cebuano, Ilocano, Hiligaynon, Waray, Kapampangan, dan bahasa lainnya tetap penting di komunitas masing-masing. Orang sering berganti bahasa bergantung pada tempat, hubungan, dan tujuan.
VivAVia can make mistakes. Check important information.

