Lingkungan sekitar di Afrika Selatan sering dipahami sebagai lingkungan setempat atau lingkungan tempat tinggal. Ini mencakup kawasan terbangun di sekitar seseorang serta bentang alam di dekatnya seperti bukit, sungai, lahan basah, lahan pertanian, pesisir, lahan terbuka, dan tumbuh-tumbuhan. Suatu kawasan setempat dapat memiliki rumah, sekolah, toko, jalan, halte atau titik pemberhentian transportasi, klinik, tempat kerja, taman, fasilitas komunitas, jaringan listrik, saluran drainase, dan tempat pengumpulan sampah. Bagian-bagian ini saling terhubung karena saluran yang tersumbat, jalan yang buruk, atau layanan pengangkutan sampah yang tidak tersedia dapat memengaruhi kesehatan, keselamatan, perjalanan, dan alam setempat. Air merupakan bagian penting dari lingkungan sekitar Afrika Selatan. Orang mungkin bergantung pada pasokan rumah tangga, keran bersama, aliran air setempat, air tanah, bendungan, lahan basah, atau air hujan. Kualitas dan ketersediaan air dapat berubah karena curah hujan, kekeringan, pencemaran, infrastruktur yang rusak, dan cara lahan digunakan. Udara dan tanah juga penting. Asap, debu, lalu lintas, pembakaran sampah, kegiatan industri, dan bahan bakar rumah tangga dapat memengaruhi kualitas udara, sementara sampah berserakan, limbah selokan, bahan kimia, serta kegiatan pembangunan atau pertanian yang dikelola dengan buruk dapat merusak tanah dan air. Pemerintah kota biasanya mengatur banyak layanan setempat, sedangkan badan tingkat provinsi dan nasional mungkin mengelola tanggung jawab yang lebih luas. Ward adalah wilayah pemilihan setempat, dan kelompok komunitas, sekolah, warga, pelaku usaha, serta pemimpin tradisional atau setempat juga dapat membantu mengenali kebutuhan dan menyelesaikan masalah. Pengelolaan sampah dapat mencakup mengurangi sampah, menggunakan kembali barang, mendaur ulang jika fasilitas tersedia, mengumpulkan sampah rumah tangga biasa, dan membuang bahan berbahaya dengan aman. Sampah tidak boleh dibakar di jalan atau dibuang di lahan terbuka, saluran air hujan, sungai, atau lahan basah. Penggunaan lahan membentuk lingkungan sekitar. Perumahan, pertanian, pertambangan, industri, transportasi, konservasi, dan ruang publik semuanya membutuhkan lahan, tetapi pembangunan yang direncanakan dengan buruk dapat meningkatkan banjir, lalu lintas, pencemaran, hilangnya habitat, dan ketimpangan akses terhadap layanan. Lingkungan setempat yang sehat bukan hanya bersih dan menarik. Lingkungan itu juga sebaiknya aman, mudah diakses, cukup tenang, mampu menampung air hujan, mendukung tumbuhan dan hewan, serta bermanfaat bagi anak-anak, orang lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Cara terbaik memahami lingkungan sekitar adalah mengamatinya sebagai suatu sistem yang saling terhubung. Perhatikan apa yang masuk ke kawasan tersebut, apa yang digunakan, apa yang dihasilkan sebagai sampah, ke mana air mengalir, siapa yang merawat ruang publik, dan warga mana yang paling terdampak oleh masalah.
Lingkungan sekitar di Afrika Selatan
Lingkungan sekitar di Afrika Selatan mencakup tempat dan keadaan di sekitar tempat orang tinggal, belajar, bekerja, dan bepergian. Lingkungan ini meliputi rumah, jalan, layanan, air, udara, tanah, ruang publik, alam di dekatnya, dan orang-orang yang berbagi kawasan tersebut. Memahami lingkungan sekitar membantu orang mengenali masalah, menggunakan sumber daya dengan bijak, dan meningkatkan kehidupan sehari-hari.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

