Keselamatan di Saint Lucia

Keselamatan di Saint Lucia memerlukan persiapan menghadapi bahaya alam dan kejahatan. Badai, banjir, tanah longsor, gempa bumi, kebakaran, dan keadaan darurat lainnya dapat mengganggu layanan penting, sementara risiko kejahatan mencakup perampokan, penyerangan, pembobolan, pencurian, dan penipuan. NEMO mengoordinasikan kesiapsiagaan dan respons bencana, sementara kepolisian Saint Lucia menangani kepolisian dan laporan kejahatan.

Bencana

Saint Lucia menghadapi badai, angin kencang, banjir pesisir dan sungai, banjir bandang, tanah longsor, kekeringan, panas ekstrem, gempa bumi, bahaya gunung berapi, tsunami, kebakaran, dan keadaan darurat lainnya. National Emergency Management Organisation (NEMO) mengoordinasikan kesiapsiagaan, peringatan, evakuasi, tanggap darurat, dan pemulihan bersama lembaga pemerintah, komite distrik, dan tempat penampungan. Bencana dapat mengganggu pasokan air, listrik, komunikasi, transportasi, layanan kesehatan, dan kebutuhan pokok.

Kriminalitas

Kejahatan di Saint Lucia mencakup kejahatan kekerasan, pelanggaran senjata api, perampokan, penyerangan, kekerasan seksual, pembobolan, pencurian, pencopetan, dan penipuan. Sumber publik tidak menyediakan angka kejahatan nasional terkini yang terkonsolidasi; Royal Saint Lucia Police Force (RSLPF) melaporkan tujuh kasus pembunuhan hingga 26 Januari 2024. Laporkan keadaan darurat melalui 911 atau 999, dan hubungi kantor polisi terdekat untuk insiden lainnya.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.