Politik di Sierra Leone

Politik di Sierra Leone memadukan pemerintahan konstitusional dengan pemilu yang memungkinkan warga memilih perwakilan nasional dan lokal. Presiden memimpin eksekutif, Parlemen membuat undang-undang dan mengawasi pemerintah, sedangkan pengadilan independen menerapkan Konstitusi dan undang-undang lainnya. Administrasi politik mencakup 16 distrik, 22 dewan lokal, dan 190 wilayah adat, sementara Komisi Pemilihan Sierra Leone menyelenggarakan pemilu berdasarkan aturan yang berbeda untuk pemilihan presiden, parlemen, dan lokal.

Negara

Sierra Leone adalah republik berdaulat yang kedaulatannya berada di tangan rakyat berdasarkan Constitution of Sierra Leone 1991. Presiden memimpin cabang eksekutif sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, dan Panglima Tertinggi; Parlemen unikameral membuat undang-undang dan mengawasi pemerintah, sementara pengadilan independen menerapkan Konstitusi dan sumber hukum lainnya. Negara beroperasi melalui lembaga nasional, 16 distrik, 22 Local Councils, dan 190 chiefdom, dengan administrasi publik formal yang berjalan berdampingan dengan tata kelola adat. Keuangan publik, pengawasan, akses informasi, pengadaan, dan keamanan ditangani badan khusus berdasarkan aturan konstitusional dan perundang-undangan.

Pemilu

Pemilihan umum di Sierra Leone memungkinkan pemilih yang memenuhi syarat memilih Presiden, anggota parlemen, dan wakil daerah melalui prosedur yang dikelola Electoral Commission for Sierra Leone (ECSL). Presiden dipilih secara langsung dan memerlukan setidaknya 55% suara sah; jika tidak, dua kandidat teratas mengikuti putaran kedua dalam 14 hari. Pemilihan parlemen, dewan lokal, referendum, serta pemilihan kepala desa atau kota yang terpisah mengikuti aturan berbeda.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.