Bisnis di Singapura adalah kegiatan terorganisasi yang menyediakan barang atau jasa, menghasilkan pendapatan, atau mendukung tujuan publik maupun swasta. Bisnis dapat berupa usaha kecil yang dijalankan pemiliknya atau perusahaan besar dengan banyak pegawai dan investor. Struktur yang umum mencakup usaha perseorangan, kemitraan, kemitraan tanggung jawab terbatas, dan perusahaan swasta. Usaha perseorangan berkaitan erat dengan pemiliknya, sedangkan perusahaan merupakan badan hukum yang terpisah. LLP memadukan cara kerja kemitraan dengan badan hukum terpisah dan unsur tanggung jawab terbatas. Otoritas Akuntansi dan Regulasi Korporasi (Accounting and Corporate Regulatory Authority, ACRA) berperan dalam pendaftaran bisnis dan perusahaan. Bisnis yang terdaftar memperoleh Nomor Entitas Unik (Unique Entity Number, UEN), yang digunakan dalam urusan dengan lembaga publik dan organisasi lain. Perusahaan swasta sering disebut Pte Ltd di Singapura. Biasanya perusahaan tersebut memiliki pemegang saham, direktur, dan catatan perusahaan, dengan tanggung jawab yang berbeda dari pemilik yang berdagang atas nama pribadi. Sebelum mulai berdagang, pemilik sebaiknya menentukan kegiatan usaha, memilih struktur, memeriksa nama bisnis, mengidentifikasi pemilik dan pengelola, serta memastikan apakah kegiatan itu memerlukan lisensi atau persetujuan. Struktur harus sesuai dengan risiko yang sebenarnya, bukan hanya pilihan yang paling murah. Administrasi pajak berkaitan dengan Otoritas Pendapatan Dalam Negeri Singapura (Inland Revenue Authority of Singapore, IRAS). Bisnis harus menyimpan catatan pendapatan dan pengeluaran yang baik serta memahami kewajibannya terkait pajak penghasilan, pajak perusahaan, penggajian, dan pajak barang dan jasa jika berlaku. Bisnis yang mempekerjakan orang juga menjadi pemberi kerja, selain menjalankan kegiatan komersial. Bisnis tersebut kemudian membutuhkan kontrak yang andal, penggajian, keselamatan tempat kerja, pengelolaan CPF jika berlaku, dan proses izin kerja bagi pekerja asing. Administrasi bisnis yang baik mencakup perencanaan arus kas, faktur, kontrak, catatan pelanggan, perlindungan data, keputusan tentang asuransi, serta proses untuk menutup atau mengubah bisnis. Pendaftaran saja tidak menjamin pelanggan, keuntungan, atau perlindungan dari setiap risiko bisnis.
Bisnis di Singapura
Bisnis di Singapura dapat dijalankan sebagai usaha perseorangan, kemitraan, kemitraan tanggung jawab terbatas, atau perusahaan. Singapura menggunakan istilah setempat seperti ACRA, UEN, Pte Ltd, dan IRAS untuk pendaftaran, identitas, struktur perusahaan, dan administrasi pajak. Bentuk yang paling sesuai bergantung pada risiko, kepemilikan, pendanaan, pelaporan, dan cara bisnis akan berkembang.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

