São Tomé dan Príncipe memiliki sistem tradisi yang beragam, bukan satu repertoar nasional yang seragam. Keluarga, komunitas, kelompok pertunjukan, asosiasi budaya, sekolah, dan jaringan lokal informal meneruskan praktik tersebut. Ministry of Education, Culture and Sciences, Direção-Geral da Cultura dan Casa da Cultura, otoritas pulau dan distrik, mitra proyek UNESCO, LSM, serta media mendukung dokumentasi, kegiatan budaya, atau pelindungan, tetapi tradisi tidak terutama dikelola oleh satu lembaga pusat. Tchiloli, yang juga disebut Tragédia, adalah pertunjukan drama ruang terbuka yang terutama terkait dengan São Tomé, khususnya komunitas Forro. Sekitar 30 pemain mementaskan persidangan pembunuhan yang melibatkan Dom Carloto dan Valdevinos, dengan peran bagi keluarga korban, istana kekaisaran, serta tokoh hukum atau pejabat. Ritual perempuan membuka pertunjukan. Genderang, seruling, dan marakas mengiringi aksi, sementara penonton dapat berkomentar dan berinteraksi. Pertunjukan dapat berlangsung sekitar enam jam dan biasanya dilakukan di area tetap di halaman, ruang desa, atau alun-alun umum, sering kali selama gravana, musim kering, atau festival desa maupun santo. Tchiloli dimasukkan ke Daftar Representatif UNESCO pada 2025. Secara tradisional, laki-laki memainkan semua peran, termasuk peran perempuan, dan kostum, teks, serta bagian pertunjukan diwariskan dalam keluarga dan kelompok Tragédia melalui pengamatan, latihan, dan pengambilalihan peran. Auto de Floripes, yang juga dikenal sebagai São Lourenço, merupakan tradisi teater ruang terbuka tahunan yang berbeda di Príncipe. Pertunjukan ini berlangsung saat festival São Lourenço pada 15 August dan menampilkan orang Kristen dan Moor melalui musik, tari, dan pertunjukan publik. Kostum merah melambangkan orang Moor dan kostum hijau melambangkan orang Kristen. Acara ini melibatkan komunitas secara luas, termasuk warga yang tinggal di luar negeri, dan tidak boleh dianggap sebagai versi Tchiloli São Tomé di Príncipe. Príncipe juga memiliki Dêxa, yang diidentifikasi dalam literatur khusus sebagai bentuk musik dan tari lokal. Bentuk musik dan tari lokal di São Tomé mencakup Dançá Congo, Ússua, Socopé, dan Puita. Forro, Angolar, dan Lunguê mendukung pewarisan lisan melalui puisi, mitos, legenda, praktik pertanian, dan pengetahuan tentang tanaman obat. Pakaian dan bahan pertunjukan berubah seiring waktu: Tchiloli menggunakan seragam historis atau kontemporer, mantel, topi atau mahkota, topeng, pita, serta unsur berkilau atau bercermin. Keluarga Mântua dikaitkan dengan pakaian berkabung hitam. Pembuat kostum lokal memperbaiki dan memproduksi benda-benda tersebut. Siklus tahunan mencakup Tahun Baru pada 1 January, Karnaval dengan topeng, musik, dan tari, All Souls’ Day pada 2 November dengan kunjungan ke pemakaman, bunga, lilin, dan doa, São Tomé Day pada 21 December, serta Natal pada 25 December, saat keluarga biasanya berkumpul setelah misa tengah malam. Ritual pantai secara simbolis membasuh tahun yang telah berlalu. Rabu Abu dan Dia do Bocado berlangsung setelah Karnaval, dan festival São Isidore terdokumentasi secara lokal. Hari Kemerdekaan pada 12 July terutama merupakan peringatan sipil dan sejarah, bukan topik tradisi khusus. Festival santo Katolik, prosesi, dan perayaan gereja membentuk sebagian kebiasaan; gereja evangelis dan Pentakosta juga berkembang. Praktik spiritual Afrika yang melibatkan leluhur, kekuatan alam, penyembuh, ramuan, doa, mandi ritual, benda pelindung, dan djambi bersinggungan dengan praktik budaya, tetapi merupakan bahasan agama tersendiri. Praktik keluarga dan siklus hidup sangat beragam. Sensus nasional 2012 mencatat união de facto pada 89.16% penduduk berusia 12 tahun atau lebih yang termasuk dalam jenis hubungan yang teridentifikasi, pernikahan sipil dan keagamaan pada 8.90%, pernikahan sipil saja pada 1.64%, dan pernikahan keagamaan saja pada 0.29%. Ini adalah angka sensus historis, bukan prevalensi terkini. Pola keluarga mencakup kemitraan jamak, sejumlah hubungan poligami, dan peran gender yang sangat berbeda, sementara pembentukan pasangan masa kini sedang berubah. Tidak ditetapkan satu rangkaian upacara nasional yang terdokumentasi dengan andal untuk kelahiran, inisiasi, pernikahan, atau berkabung. Pembaptisan dan pemakaman Katolik, All Souls’ Day, serta peringatan keluarga merupakan praktik peralihan dan kenangan yang terdokumentasi. Praktik perkawinan paksa dan mas kawin yang sebelumnya diberlakukan melalui putusan pengadilan disebut dalam laporan sensus sebagai hampir terlupakan. Hukum konstitusional mengakui keluarga dan pernikahan serta menetapkan hak yang setara bagi pasangan. Tradisi kerajinan mencakup topeng, kostum, dan properti Tchiloli; esteira artesanal dari jerami di Roça Abade dan Praia Abade di Príncipe, yang dijual secara lokal dan di Bobo Forro; lokakarya dan pameran di Espaço CACAU; serta tas, anting, dan kalung dari kain Afrika yang dibuat perempuan dan usaha kecil. Kerajinan kayu, kerang, dan biji juga disebut secara lokal, tetapi tidak tersedia klasifikasi nasional yang dapat diandalkan. Perayaan dapat mencakup makanan bersama, ikan, pisang, atau calulu; tradisi makanan terperinci dibahas dalam topik makanan. Tchiloli dan Auto de Floripes umumnya terbuka untuk umum selama festival, tetapi tidak terdokumentasi adanya sistem nasional yang seragam untuk tiket masuk, biaya, atau partisipasi. Peran aktif biasanya bergantung pada hubungan keluarga, kelompok lokal, sekolah, atau organisasi budaya. Pengakuan UNESCO membentuk kerangka pelindungan internasional, bukan hak individu untuk berpartisipasi. Proyek inventarisasi nasional pertama berlangsung dari 7 November 2024 hingga 6 February 2026 dengan melibatkan kedua pulau utama, otoritas distrik, peneliti, asosiasi, LSM, dan media; kelengkapan hasil yang diumumkan kepada publik masih belum jelas. Program budaya dan pariwisata meningkatkan visibilitas, sementara generasi muda pewaris tradisi belajar melalui sekolah dan praktik informal. Kostum dan properti dapat beradaptasi, tetapi makna lokal dan keterlibatan komunitas tetap menjadi inti.
Tradisi di São Tomé dan Príncipe
Tradisi di São Tomé dan Príncipe adalah praktik yang diwariskan dan diteruskan secara sosial melalui festival, teater, musik, tari, kehidupan keluarga, bahasa, pakaian, dan kerajinan. Tradisi ini memadukan pengaruh Afrika, Portugis, dan Karibia, tetapi negara ini tidak memiliki satu kumpulan tradisi nasional yang tunggal: praktiknya berbeda-beda antar-São Tomé, Príncipe, komunitas, dan keluarga. Tchiloli dan Auto de Floripes merupakan pertunjukan publik yang menonjol, sedangkan banyak kebiasaan lain tetap bersifat lokal atau informal.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

