Keselamatan di Saint Vincent dan Grenadines

Keselamatan di Saint Vincent dan Grenadines memerlukan kesiapsiagaan menghadapi bahaya alam dan kejahatan. Risiko bencana utama mencakup badai, badai tropis, banjir, tanah longsor, kekeringan, gempa bumi, tsunami, dan letusan La Soufrière, sementara risiko kejahatan mencakup pencurian, pembobolan rumah, perampokan, penyerangan, dan kekerasan dalam rumah tangga. Risiko dan kebutuhan penanganan berbeda antara wilayah pegunungan Saint Vincent dan Grenadines yang lebih rendah serta berada di pesisir.

Bencana

Bencana di Saint Vincent dan Grenadines mencakup badai tropis, hujan lebat, banjir, tanah longsor, banjir pesisir, kekeringan, gempa bumi, tsunami, dan letusan La Soufrière. Risikonya berbeda antara Saint Vincent yang bergunung-gunung dan Grenadines yang lebih rendah, tempat pasokan air hujan dan koneksi laut menimbulkan kerentanan tambahan. National Emergency Management Organisation, yang dikenal sebagai NEMO, mengoordinasikan peringatan nasional, informasi evakuasi, tempat penampungan darurat, respons, dan pemulihan bersama layanan meteorologi, darurat, utilitas, dan komunitas.

Kriminalitas

Kejahatan di Saint Vincent dan Grenadines mencakup pencurian, pembobolan, pembobolan kendaraan, perampokan, penyerangan, pelanggaran seksual, kekerasan dalam rumah tangga, dan pemerasan digital. Kejahatan oportunistik lebih sering dilaporkan daripada kekerasan serius, tetapi penembakan, perampokan bersenjata, pembunuhan, dan pelanggaran terkait geng tetap menjadi masalah keselamatan. Royal Saint Vincent and the Grenadines Police Force menangani keadaan darurat, penyelidikan, dan laporan kejahatan di seluruh negara.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.