Kode Pidana adalah sumber utama tindak pidana dan hukuman di Tajikistan. Konstitusi dan norma hukum internasional yang diakui memberikan landasan lebih luas. Hukum pidana mengikuti asas legalitas, kesetaraan, kesalahan pribadi, pertanggungjawaban individual, keadilan, kemanusiaan, dan asas praduga tak bersalah sampai pengadilan menjatuhkan putusan final. Pengadilan tidak boleh menerapkan hukum pidana secara analogi, dan hukuman memerlukan putusan pengadilan final. Aturan yang lebih baru tidak boleh memperburuk posisi seseorang, sedangkan aturan yang lebih ringan dapat berlaku surut. Kode tersebut membagi tindak pidana ke dalam kategori ringan, menengah, berat, dan sangat berat. Klasifikasi memengaruhi penyidikan, penahanan, prosedur pengadilan, dan kemungkinan hukuman. Tindak pidana sangat berat umumnya melibatkan perbuatan sengaja dengan ancaman maksimum menurut undang-undang lebih dari 12 tahun penjara atau hukuman mati. Bagian Khusus mencakup tindak pidana terhadap orang dan kesehatan, keselamatan publik, lingkungan, ketertiban umum, harta benda dan kegiatan ekonomi, keselamatan lalu lintas, keamanan informasi, keamanan negara dan perdamaian, serta kepentingan lain yang dilindungi. Contohnya meliputi pembunuhan, penganiayaan berat atau sedang, tindak pidana seksual, perdagangan manusia, pencurian, perampokan, pemerasan, peredaran narkoba dan penanganan narkoba secara ilegal, korupsi, terorisme, ekstremisme, dan tindak pidana komputer. Sejumlah badan dapat menerima laporan dan menyelidiki tindak pidana. Badan tersebut mencakup unit Kementerian Dalam Negeri, Komite Negara untuk Keamanan Nasional, bea cukai, Badan Pengendalian Narkoba di bawah Presiden, badan khusus antikorupsi, otoritas militer dan darurat, badan keselamatan kebakaran, Garda Nasional, serta otoritas pemasyarakatan dalam lingkup kewenangannya. Kantor Kejaksaan mengawasi legalitas, melakukan penuntutan atas nama negara, mengendalikan kegiatan pencarian operasional dan penyidikan awal, serta dapat melakukan penyidikan sendiri. Kementerian Dalam Negeri juga menangani pencegahan dan deteksi kejahatan, penyidikan, pencarian orang yang dicari, dan keselamatan lalu lintas. Laporan atau pengaduan diterima, didaftarkan, dan diperiksa berdasarkan sistem pencatatan dan registrasi negara terpadu untuk tindak pidana. Badan yang berwenang kemudian memutuskan apakah akan membuka perkara pidana atau menolak. Penolakan harus disertai alasan, dan salinannya harus diberikan dalam tiga hari. Pengaduan pertama biasanya diajukan kepada jaksa dalam 14 hari; peninjauan yudisial atau hierarkis lebih lanjut dapat tersedia. Penggeledahan, pemeriksaan rumah, penyitaan, penyitaan aset, informasi bank dan rekening, akses korespondensi, serta pemantauan telepon umumnya memerlukan izin pengadilan. Hakim meninjau permohonan dalam 24 jam. Bukti ahli, dokumen, benda, dan digital dapat digunakan berdasarkan aturan umum pembuktian. Pengakuan saja tidak cukup, penyiksaan atau perlakuan tidak manusiawi dilarang, dan bukti yang diperoleh secara melawan hukum tidak dapat digunakan. Penahanan faktual merupakan pembatasan kebebasan yang pertama kali terjadi, terlepas dari status formal atau selesainya berita acara. Orang yang ditahan harus diberi penjelasan hak, berita acara penahanan, pemeriksaan medis, akses segera kepada pengacara, dan pemberitahuan kepada keluarga. Tersangka harus diperiksa segera dan paling lambat 24 jam setelah penahanan; batas untuk anak di bawah umur adalah 12 jam. Penahanan faktual orang dewasa dapat berlangsung hingga 72 jam dan penahanan anak hingga 48 jam. Penahanan praperadilan awal dapat berlangsung hingga dua bulan, dengan perpanjangan oleh hakim yang umumnya mencapai enam bulan, hingga 12 bulan dalam kasus berat tertentu, dan secara luar biasa hingga 18 bulan untuk perkara sangat berat. Alternatifnya mencakup kewajiban untuk tidak meninggalkan tempat, jaminan pribadi atau sosial, uang jaminan, tahanan rumah, serta pengawasan anak oleh orang tuanya. Proses pidana meliputi penyidikan praperadilan dan persidangan. Penuntutan dapat bersifat privat, privat-publik, atau publik. Tindak pidana tertentu berupa penganiayaan dan perkara terkait keluarga dapat mensyaratkan pengaduan korban; perdamaian dengan kompensasi dapat mengakhiri perkara privat jika diizinkan Kode. Dalam perkara publik, jaksa mengajukan dakwaan dan pengadilan memutus perkara. Pengadilan distrik dan kota, Pengadilan Dushanbe, pengadilan wilayah, Pengadilan Oblast Otonom Gorno-Badakhshan, pengadilan militer, dan Mahkamah Agung menjalankan yurisdiksi pidana pada tingkat masing-masing. Sidang umumnya terbuka. Bahasa Tajik adalah bahasa negara, dan penerjemah harus disediakan tanpa biaya jika diperlukan. Terdakwa berhak mengetahui dakwaan, tetap diam, tidak memberatkan diri sendiri atau kerabat dekat, mengajukan bukti dan permohonan, memeriksa berkas, menggugat keputusan, dan mengajukan banding. Pengacara wajib hadir dalam situasi seperti terdakwa masih di bawah umur, tidak mampu membela diri karena kondisi fisik atau mental, berada di luar negeri, menghadapi dakwaan yang mengancam penjara seumur hidup atau hukuman mati, serta kasus kompleks lain yang ditentukan hukum. Putusan yang belum final umumnya dapat diajukan banding dalam 10 hari sejak diucapkan, atau sejak diterima oleh orang yang ditahan. Hukuman yang dicantumkan dalam Kode Pidana mencakup denda yang dihitung menggunakan indikator perhitungan yang berlaku, larangan pekerjaan atau kegiatan, pencabutan pangkat atau gelar, kerja wajib, kerja korektif, pembatasan dinas militer atau kebebasan, penempatan di unit disiplin militer, penyitaan harta benda, penjara, penjara seumur hidup, dan hukuman mati. Moratorium penjatuhan dan pelaksanaan hukuman mati telah berlaku sejak 2004, sehingga penjara seumur hidup menjadi alternatif praktis. Pengadilan mempertimbangkan beratnya tindak pidana, kesalahan, keadaan pribadi, faktor yang meringankan dan memberatkan, serta pengulangan tindak pidana. Amnesti dan pengampunan dapat berlaku dengan memperhatikan pengecualian dalam undang-undang. Sistem pemasyarakatan di bawah Kementerian Kehakiman melaksanakan putusan final, sedangkan pembebasan bersyarat atau penggantian sisa hukuman diputuskan pengadilan atas usulan badan pelaksana dan dengan persetujuan jaksa. Korban memperoleh status prosedural melalui keputusan formal. Korban dapat mengetahui dakwaan, berpartisipasi, mengajukan bukti dan permohonan, menggunakan perwakilan, menggugat keputusan, dan meminta kompensasi. Tidak hadir setelah dipanggil dapat mengakibatkan pemanggilan paksa, dan ancaman dapat memicu perlindungan bagi korban, saksi, serta keluarga mereka. Orang perseorangan atau badan hukum, jaksa, maupun badan antikorupsi dapat mengajukan gugatan perdata dalam perkara pidana sejak perkara dibuka sampai dimulainya pemeriksaan yudisial. Gugatan dapat diajukan lisan atau tertulis, tidak memerlukan biaya negara, dan tetap berada dalam yurisdiksi pengadilan pidana meskipun terdakwa belum teridentifikasi. Anak di bawah umur adalah orang yang berusia kurang dari 18 tahun. Perwakilan hukum wajib hadir, dan orang tua atau perwakilan hukum lain harus dilibatkan. Sebaiknya proses terhadap anak dipisahkan dari proses terhadap orang dewasa. Penahanan dan penahanan praperadilan merupakan tindakan luar biasa dan umumnya dibatasi pada tindak pidana berat atau sangat berat. Pemeriksaan anak tidak boleh berlangsung lebih dari dua jam terus-menerus dan empat jam dalam satu hari. Guru atau psikolog harus hadir jika anak berusia di bawah 16 tahun atau memiliki disabilitas mental, dan dapat diwajibkan hadir bagi anak yang lebih tua. Untuk pelaku anak yang pertama kali dituduh melakukan tindak pidana ringan atau menengah, pengadilan dapat membebaskannya dari pertanggungjawaban pidana dan menjatuhkan tindakan pendidikan wajib. Rehabilitasi dan adaptasi sosial menjadi pedoman aturan peradilan anak. Tindak pidana lalu lintas mencakup pelanggaran aturan lalu lintas atau pengoperasian kendaraan yang karena kelalaian menyebabkan cedera sedang atau berat maupun kematian. Kondisi mabuk, mengemudi tanpa SIM, dan banyaknya korban jiwa dapat menjadi faktor pemberat. Penggunaan berulang nomor registrasi asing atau palsu, serta mengemudi tanpa izin atau dalam keadaan mabuk setelah sanksi administratif sebelumnya, memiliki ketentuan pidana khusus. Pelanggaran lalu lintas biasa, mengemudi dalam pengaruh zat tanpa unsur pidana, serta cedera ringan atau kerusakan properti umumnya tetap berada dalam ranah hukum administrasi. Tindak pidana digital mencakup akses tanpa izin, perubahan informasi komputer, sabotase komputer, memperoleh atau menjual alat akses secara melawan hukum, kegiatan malware, dan pelanggaran aturan pengoperasian komputer. Perbuatan daring juga dapat menimbulkan persoalan terpisah terkait terorisme atau ekstremisme, sehingga redaksi ketentuan yang berlaku harus diperiksa. Bantuan hukum primer umumnya gratis melalui Pusat Bantuan Hukum di Kementerian Kehakiman. Bantuan hukum pidana sekunder dan penasihat yang ditunjuk dengan biaya negara berlaku bagi kategori yang ditentukan undang-undang, termasuk perkara dengan pembelaan wajib. Amendemen Kode Pidana bernomor 2259 dan amendemen Kode Acara Pidana bernomor 2260 bertanggal 17 Juni 2026; status publikasi dan tanggal berlakunya harus diperiksa sebelum digunakan untuk perkara tertentu karena tenggat prosedural dan upaya hukum yang tersedia dapat bergantung pada naskah terkini.
Hukum Pidana di Tajikistan
Hukum pidana di Tajikistan menetapkan perbuatan pidana, pertanggungjawaban, penyidikan, proses pengadilan, hukuman, serta hak orang yang dituduh dan dirugikan. Kode Pidana berlaku di seluruh negeri dan umumnya mensyaratkan tindakan atau kelalaian yang bersalah dan berbahaya secara sosial oleh orang perseorangan yang sehat jiwanya. Pertanggungjawaban pidana biasanya dimulai pada usia 16 tahun, sedangkan tindak pidana berat tertentu dapat menimbulkan pertanggungjawaban mulai usia 14 tahun. Sistem ini juga menetapkan perlindungan terkait penahanan, bukti, bantuan hukum, korban, dan anak di bawah umur.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

