Lingkungan hidup di Timor-Leste

Lingkungan hidup di Timor-Leste mencakup sistem alam dan lingkungan tempat orang tinggal, bekerja, dan bepergian. Alamnya meliputi dataran tinggi, hutan kering musiman dan sabana, daerah aliran sungai, lahan basah, hutan bakau, padang lamun, dan terumbu karang. Kondisi lingkungan sekitar mencakup air, sanitasi, drainase, listrik, sampah, udara, kebisingan, ruang hijau, dan perlindungan dari bahaya, yang dapat sangat berbeda antarwilayah. Karena itu, keputusan lingkungan perlu mempertimbangkan ekosistem dan keandalan layanan setempat yang sebenarnya, bukan hanya angka akses nasional.

Alam

Alam di Timor-Leste mencakup dataran tinggi terjal, hutan kering musiman, sabana, daerah aliran sungai, lahan basah, mangrove, padang lamun, terumbu karang, dan habitat laut dalam. Ekosistem ini mendukung pangan, perikanan, air tawar, perlindungan tanah, ketahanan iklim, identitas budaya, dan pariwisata. Pelindungan memadukan hukum nasional, kawasan lindung, praktik komunitas, dan aturan adat seperti Tara Bandu, Lisan, Lisuk, dan Fatinlulik.

Lingkungan sekitar

Lingkungan sekitar di Timor-Leste dibentuk oleh perbedaan perkotaan dan pedesaan yang kuat serta layanan yang dikelola bersama oleh kementerian nasional, munisipalitas, dan penyedia publik. Air, sanitasi, drainase, listrik, pengumpulan sampah, kondisi udara dan kebisingan, ruang hijau, serta perlindungan bahaya berbeda menurut lokasi dan proyek. Sensus 2022 mencatat sumber air minum layak bagi 87.0% unit hunian yang ditempati dan sanitasi tidak layak bagi 18.9%, tetapi angka akses tidak dengan sendirinya menunjukkan kesinambungan, mutu, atau keandalan layanan.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.