Istilah untuk berpacaran atau berada dalam hubungan romantis (Lian'ai) lazim digunakan. Hubungan dapat dimulai secara santai atau dengan memikirkan masa depan yang serius. Maknanya perlu dibicarakan, bukan diasumsikan hanya dari beberapa kali pertemuan. Orang bertemu melalui teman, pendidikan, pekerjaan, hobi, layanan daring, atau perkenalan yang dimaksudkan untuk menjajaki kemungkinan menjadi pasangan atau menikah (xiangqin). Perkenalan ini sering diatur oleh kerabat, teman, atau pertemuan terorganisasi. Ini adalah kesempatan untuk berbicara, bukan kewajiban untuk melanjutkan. Kencan awal umumnya melibatkan makan bersama, kafe, berjalan-jalan, menonton film, atau kegiatan bersama. Harapan tentang siapa yang mengundang, merencanakan, atau membayar berbeda menurut pasangan dan generasi. Bertanya secara terbuka mencegah kebiasaan sosial berubah menjadi kesalahpahaman pribadi. Pendapat keluarga dapat memengaruhi hubungan, terutama ketika pernikahan, lokasi tempat tinggal, perawatan keluarga, atau anak sedang dipertimbangkan. Sebagian pasangan melibatkan kerabat sejak awal, sementara yang lain merahasiakan hubungan sampai menjadi serius. Pasangan perlu menyepakati kapan dan bagaimana keluarga dilibatkan. Topik praktis dapat muncul sejak awal, termasuk kestabilan pekerjaan, tempat tinggal, keuangan, jarak, pendidikan, dan kehidupan keluarga di masa depan. Membicarakannya tidak selalu berarti kasih sayang tidak ada. Hal itu dapat mencerminkan keinginan untuk memahami apakah dua kehidupan dapat berjalan bersama. Kasih sayang dan keintiman memerlukan persetujuan yang terus-menerus. Kencan, hadiah, pembayaran, persetujuan keluarga, atau persetujuan sebelumnya tidak pernah menciptakan hak permanen atas kontak fisik. Salah satu pihak dapat memperlambat, menolak, atau mengakhiri hubungan. Komunikasi digital dapat membuat pasangan merasa selalu terhubung, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan mengenai waktu membalas pesan, kata sandi, lokasi, dan unggahan publik. Privasi dan akses harus disepakati secara bebas. Pengawasan dan pengendalian bukan tanda kepedulian. Hubungan romantis dapat memberikan kasih sayang, kebersamaan, perkembangan bersama, dan kemitraan praktis. Batasnya tercapai ketika terdapat paksaan, penghinaan, isolasi, ancaman, atau kekerasan. Keselamatan pribadi lebih penting daripada mempertahankan hubungan atau menghindari rasa malu.
Hubungan romantis di Tiongkok
Hubungan romantis di Tiongkok berkembang melalui sekolah, pekerjaan, teman, kegiatan sosial, platform daring, atau perkenalan terarah seperti xiangqin. Kencan dapat melibatkan perasaan pribadi sekaligus pertanyaan praktis tentang keluarga, pekerjaan, tempat tinggal, dan rencana masa depan. Setiap pasangan berbeda, sehingga persetujuan bersama dan komunikasi yang jelas lebih penting daripada kebiasaan apa pun.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

