Sistem seni Turkmenistan memadukan lembaga kebudayaan yang dipimpin negara dengan praktik kreatif profesional, amatir, dan informal. Seni rupa mencakup lukisan, seni grafis, patung, ornamen nasional, karpet, sulaman, perhiasan, dan busana. Museum Seni Rupa Negara, Pusat Pameran Seni Rupa, Persatuan Seniman Turkmenistan, Sekolah Seni Negara Turkmenistan, dan lembaga kebudayaan daerah mendukung pameran, kompetisi, dan pelatihan seni. Gelar negara seperti Seniman Rakyat dan Seniman Terhormat mengakui pencapaian profesional. Musik mencakup tradisi rakyat dan tradisi lisan klasik. Penyanyi bagşy, musisi sazanda, serta pemain dutar, gidzhak, dan tüýdük belajar melalui pendidikan konservatori dan sekolah musik maupun pewarisan guru-murid. Konservatori Nasional Turkmenistan yang dinamai Maya Kuliyeva serta program musik rakyat dan Bakhshi menyediakan jalur formal. Kushtdepdi serta kerajinan dan musik dutar tercatat dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Secara keseluruhan, Turkmenistan memiliki sepuluh unsur warisan budaya takbenda yang tercatat. Kehidupan sastra sangat berpusat pada Magtymguly Pyragy, Museum Sastra Negara yang dinamai Dovletmammet Azadi di Kota Arkadag, Perpustakaan Negara, penerjemahan, pembacaan karya, serta program sastra-musik. Tradisi epik lisan juga tetap relevan; seni epik Gorogly diakui UNESCO. Film merupakan bidang budaya formal yang didukung Turkmenfilm, bioskop, festival, dan partisipasi internasional, meskipun data independen yang andal tentang produksi, penonton, dan pasar terbatas. Seni pertunjukan mencakup drama, drama musikal, opera dan balet, teater remaja, boneka dan sirkus, serta teater daerah. Contohnya meliputi Teater Musik dan Drama Nasional Magtymguly, Teater Drama Akademik Utama, dan Teater Drama Nasional Alp Arslan. Undang-undang teater tahun 2014 menyediakan kerangka hukum, sedangkan status nasional atau akademik mengikuti prosedur negara. Arsitektur dan desain diperlakukan sebagai nilai budaya bersama seni terapan dan bangunan budaya. Upaya pelestarian terkait dengan empat properti Warisan Dunia UNESCO di Turkmenistan, termasuk Merv Kuno, Kunya-Urgench, Nisa, dan Koridor Jalur Sutra. Dalam penelitian yang tersedia, fotografi dan seni digital tidak memiliki jalur negara, asosiasi, pasar, atau sistem pendidikan tersendiri yang telah terverifikasi. Karena itu, keduanya dapat didekati melalui bidang seni rupa, desain, dan hak cipta yang lebih luas, tanpa menganggap ada lembaga khusus. Departemen Kajian Warisan Budaya Takbenda, yang didirikan pada 2014, serta Kementerian Kebudayaan, museum, dan badan kebudayaan lain mendukung pelestarian. Contoh yang diakui mencakup pembuatan karpet, tenun sutra, sulaman bergaya Turkmen, hiasan kuda, dan warisan terkait Nowruz; peternakan kuda dan festival sendiri termasuk bidang terkait, kecuali jika aspek artistik atau praktik budayanya menjadi pokok bahasan. Undang-Undang Kebudayaan, termasuk perubahan yang berlaku hingga 2023, menjamin hak warga untuk berpartisipasi dalam kehidupan budaya, menggunakan organisasi kebudayaan negara, mengakses nilai budaya, dan memilih kegiatan kreatif secara bebas. Undang-Undang Hak Cipta dan Hak Terkait No. 257-IV tahun 2012 mencakup karya sastra, seni, film, musik, desain, dan arsitektur; masa perlindungan menurut undang-undang umumnya berlangsung selama hidup pencipta ditambah 50 tahun. Ketentuan terpisah berlaku untuk hak teater dan pertunjukan. Ekspor nilai budaya untuk pameran, penelitian, atau penjualan memerlukan izin, dan penggunaan gambar objek budaya atau nilai budaya lainnya memerlukan izin resmi serta kontrak. Jangan menganggap koleksi negara bebas digunakan. Organisasi kebudayaan dapat menyediakan layanan berbayar dan menjual produk sendiri sesuai anggaran dasarnya. Harga tiket, biaya pendidikan, honor seniman, dan waktu produksi saat ini berbeda-beda menurut lembaga dan belum terverifikasi secara andal. Ashgabat dan Kota Arkadag memiliki jaringan lembaga paling padat, sedangkan akses di velayat dan etrap umumnya melalui teater negara, museum, rumah budaya, dan organisasi terkait.
Seni di Turkmenistan
Seni di Turkmenistan, yang secara lokal disebut sungat, mencakup seni rupa, musik, sastra, film, teater, tari, arsitektur, desain, dan bentuk digital. Lembaga kebudayaan negara menyediakan sebagian besar kesempatan formal untuk pendidikan, pameran, pertunjukan, pelestarian, dan penerbitan, sementara tradisi guru-murid dan praktik amatir tetap penting. Akses dan kegiatan paling terkonsentrasi di Ashgabat dan Kota Arkadag, sedangkan teater, museum, rumah budaya, dan lembaga lain di daerah melayani tingkat velayat dan etrap.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

