Jalur sekolah nasional Brunei biasanya dimulai dengan satu tahun Pra pada usia sekitar 5 tahun, lalu sekolah dasar dari Year 1 hingga Year 6. Pendidikan menengah dimulai dengan Year 7 dan 8 dalam kurikulum bersama. Setelah Year 8, siswa dapat memasuki General Secondary Express pada Year 9–10, General Secondary Normal pada Year 9–11, Applied Secondary pada Year 9–11, atau Special Applied Programme. Special Applied Programme dapat mengarah pada kualifikasi BTEC dan peralihan menuju pelatihan kejuruan. Pendidikan khusus juga mendukung kemampuan atau bakat yang terbukti dalam sains dan matematika, musik, seni pertunjukan atau seni rupa, serta olahraga. SPN21 adalah kerangka pendidikan nasional Brunei. Kurikulumnya mencakup literasi, numerasi, sains, pendidikan jasmani, ilmu sosial, teknologi, seni dan budaya, Pengetahuan Agama Islam, serta Melayu Islam Beraja. Bahasa Inggris umumnya digunakan untuk pengajaran, dengan Bahasa Melayu, Pengetahuan Agama Islam, dan Melayu Islam Beraja sebagai beberapa pengecualian utama. Teknologi informasi dan komunikasi juga menjadi fokus kurikulum. Penilaian dasar Year 3, PSR Year 6, penilaian SPE atau SPA Year 8, serta ujian BC GCE O Level atau IGCSE pada tahap berikutnya menandai titik penting dalam jalur pendidikan. Kementerian Pendidikan, termasuk Departemen Sekolahnya, mengelola sistem sekolah negeri. Anak warga negara diterima di sekolah pemerintah jika tersedia tempat. Penerimaan sekolah dasar biasanya mensyaratkan akta kelahiran asli. Penerimaan sekolah menengah biasanya menggunakan Smart Card atau kartu identitas, atau akta kelahiran, beserta catatan sekolah sebelumnya. Penerimaan warga non-negara bergantung pada kategori yang berlaku dan ketersediaan tempat; permohonan umumnya memerlukan paspor atau Smart Card serta catatan dari sekolah sebelumnya. Sekolah swasta dan internasional didaftarkan dan diawasi melalui Departemen Pendidikan Swasta, dan biayanya berbeda menurut lembaga. Kerangka pendidikan yang diterapkan sejak Januari 2024 mewajibkan kehadiran rutin bagi warga negara yang tinggal di Brunei sejak usia 5 tahun sampai sebelum 15 tahun. Orang tua atau wali bertanggung jawab atas kehadiran. Anak yang mencapai usia 5 tahun paling lambat 31 Desember didaftarkan ke Pra pada tahun berikutnya. Pada 2025, 116 sekolah dasar pemerintah menawarkan Pra dan 2,755 anak usia lima tahun terdaftar. Attorney General's Chambers mencantumkan amendemen Cap. 211 tahun 2026, sementara versi lama yang terindeks masih menunjukkan usia sebelumnya, yaitu 6 tahun; karena itu, peraturan terkonsolidasi terkini perlu diperiksa jika memerlukan kepastian hukum. Anak Muslim berusia 7 hingga sebelum 15 tahun yang tinggal di Brunei dan memiliki setidaknya satu orang tua warga negara atau penduduk tetap wajib mengikuti Pendidikan Ugama Wajib. Jalur sekolah agama yang direncanakan berlangsung selama tujuh tahun dan mungkin memerlukan tujuh atau delapan tahun untuk diselesaikan. Sejak 1 November 2023, mata pelajaran agama untuk Pra hingga Darjah 3 telah diintegrasikan ke sekolah dasar terkait. Darjah 4–6 dilanjutkan melalui Sekolah Ugama. Penerimaan ke Sekolah Arab menggunakan ujian seleksi tahunan dan terpisah dari penerimaan sekolah biasa. Anak berkebutuhan pendidikan khusus dapat menempuh pendidikan melalui pengaturan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Departemen Pendidikan Khusus, yang dikenal sebagai JPKhas, menilai kebutuhan dan memberikan intervensi. Dukungan dapat mencakup Rencana Pendidikan Individual (IEP) untuk kebutuhan dukungan tinggi, Program Membaca dan Bahasa Inggris (REP) untuk kesulitan belajar khususnya dalam literasi dan numerasi, Pusat Bantuan Belajar, Sekolah Inklusif Model atau Pusat Keunggulan, serta Program Pra-Kejuruan selama lima tahun. Lingkungan fleksibel dapat menggunakan rasio 1:3 atau 1:1. Psikologi pendidikan, terapi wicara dan bahasa, serta terapi okupasi mungkin juga tersedia. Kalender sekolah 2026 memiliki empat masa belajar, 200 hari sekolah, dan 75 hari libur. Masa belajar berlangsung dari 3 Januari hingga 12 Maret, 30 Maret hingga 28 Mei, 8 Juni hingga 6 Agustus, serta 24 Agustus hingga 30 November. Jumat dan Minggu ditandai sebagai hari tanpa sekolah. Periode ujian 2026 mencakup PSR pada 8–15 Oktober, SPE atau SBE pada 19–29 Oktober, dan ujian BC GCE O Level atau IGCSE dari 28 September hingga 13 November. Jadwal biaya sekolah negeri terkini tidak ditetapkan oleh bukti resmi yang tersedia. Biaya sekolah swasta bergantung pada lembaganya dan perlu diperiksa dalam rincian biaya yang disetujui. Catatan historis Miftahun Najah merujuk pada kemungkinan biaya atau kebutuhan seperti biaya sekolah, seragam, alat tulis, transportasi, dan kebutuhan sekolah lainnya, tetapi kelayakan dan jumlah terkini perlu dikonfirmasi kepada otoritas atau sekolah yang bertanggung jawab.
Sekolah di Brunei
Pendidikan sekolah di Brunei berlangsung dari satu tahun pendidikan prasekolah yang disebut Pra hingga sekolah dasar dan menengah. Anak-anak biasanya mengikuti Year 1–6, lalu kurikulum bersama Year 7–8 sebelum memasuki jalur sekolah menengah umum atau terapan. Warga negara yang tinggal di Brunei umumnya wajib bersekolah secara teratur sejak usia 5 tahun sampai sebelum usia 15 tahun berdasarkan kerangka yang diterapkan sejak Januari 2024.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

