Hukum ketenagakerjaan Guinea melindungi hak untuk bekerja, kesempatan yang setara, dan perlakuan yang sama. Hukum melarang kerja paksa dan diskriminasi berdasarkan jenis kelamin, usia, asal, ras, agama, warna kulit, pendapat politik atau agama, asal sosial, keanggotaan serikat, disabilitas, atau status HIV. Hukum juga melindungi martabat serta melarang kekerasan, pelecehan moral, dan pelecehan seksual. Hukum menggunakan istilah pekerja bergaji (travailleur salarié) untuk pekerja yang dipekerjakan dan pemberi kerja (employeur) untuk pemberi kerja. CDI, atau kontrak kerja tanpa tanggal berakhir tetap (contrat à durée indéterminée), tidak memiliki tanggal akhir tetap. CDD, atau kontrak kerja untuk jangka waktu tertentu (contrat à durée déterminée), memiliki akhir yang ditentukan atau ditetapkan secara hukum. Hubungan kerja umumnya dapat dibuktikan dengan cara apa pun, dan kontrak tanpa tanggal berakhir tetap menjadi ketentuan baku jika bentuk lain tidak terbukti. Klausul masa percobaan harus tertulis dalam kontrak atau surat pengangkatan dalam waktu dua bulan setelah pekerjaan dimulai. Masa percobaan dapat berlangsung hingga tiga bulan untuk manajer dan satu bulan untuk pekerja lainnya. CDD biasanya memerlukan kontrak atau surat tertulis sebelum pekerjaan dimulai, kecuali untuk pekerjaan harian. Jangka waktu tetap dapat mencapai dua tahun termasuk perpanjangan, dengan paling banyak dua CDD dalam rentang satu tahun. Jangka waktu yang tidak pasti dapat digunakan untuk pekerjaan musiman, penggantian pekerja, proyek konstruksi, atau peningkatan pekerjaan yang tidak biasa. Jika pekerjaan berlanjut setelah jangka waktu berakhir tanpa perpanjangan yang sah, hubungan kerja dapat berubah menjadi CDI. Pada akhir CDD, pekerja menerima surat keterangan kerja dan kompensasi sebesar 5% dari upah serta tunjangan. Pemutusan lebih awal dibatasi pada kesepakatan tertulis, pelanggaran berat, atau keadaan kahar. Waktu kerja biasanya 40 jam per minggu. Jam di atas 40 per minggu atau delapan per hari dihitung sebagai lembur, dengan batas normal 10 jam per hari dan 48 jam per minggu termasuk lembur. Pemberi kerja dapat mewajibkan hingga 100 jam lembur menurut waktu sipil hanya dalam kerangka hukum; pekerjaan di atas batas tersebut memerlukan izin dari Inspektur Ketenagakerjaan. Lembur dibayar dengan tambahan 30% untuk empat jam pertama dan 60% setelahnya. Kerja malam berlangsung dari pukul 21.00 sampai 05.00 dan mendapat tambahan 20%. Pemberi kerja harus memasang jadwal dan mengirimkannya kepada Inspeksi Umum Ketenagakerjaan (IGT), sistem inspeksi ketenagakerjaan nasional. Istirahat mingguan biasanya harus mencakup setidaknya 24 jam berturut-turut, umumnya pada hari Minggu. Kerja pada hari libur umum diatur oleh dekret; upahnya mendapat tambahan 60% pada siang hari dan 100% pada malam hari. Cuti tahunan bertambah 2,5 hari kerja untuk setiap bulan masa kerja efektif dan dapat digunakan setelah satu bulan. Sakit yang disertifikasi, kecelakaan kerja, dan cuti melahirkan tidak mengurangi cuti tahunan. Cuti melahirkan berlangsung enam minggu sebelum persalinan dan delapan minggu setelah persalinan, total 14 minggu, dengan tambahan dua minggu untuk kelahiran kembar. Pemberi kerja membayar 50% kompensasi melahirkan dan Dana Jaminan Sosial Nasional Guinea (CNPS) membayar 50% lainnya. Setelah cuti melahirkan, cuti tanpa upah dapat berlangsung hingga sembilan bulan, atau pekerja dapat memperoleh satu jam waktu menyusui per hari hingga sembilan bulan. Pemecatan dilindungi selama cuti melahirkan dan cuti tanpa upah terkait, kecuali atas pelanggaran berat yang tidak berhubungan atau ketidakmungkinan eksternal. Pekerja yang sedang hamil atau baru melahirkan dapat mengakhiri kontrak tanpa pemberitahuan sampai bulan kesembilan setelah persalinan. Pemberi kerja wajib mengambil langkah pencegahan yang sesuai. Tempat kerja dengan setidaknya 25 pekerja harus memiliki komite kesehatan dan keselamatan. Pemberi kerja menyediakan alat pelindung diri (APD) secara gratis ketika perlindungan kolektif tidak memadai, mengatur pemeriksaan medis sebelum masa percobaan berakhir, dan menyediakan pemantauan medis tahunan. Kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja harus dilaporkan kepada IGT. Untuk perlindungan ini, anak berusia di bawah 18 tahun; pekerjaan sebelum usia 16 tahun dilarang kecuali untuk pemagangan, dan kerja malam bagi orang di bawah 18 tahun dilarang. Kerja malam oleh perempuan dilarang di sektor yang tercantum kecuali pengecualian atau izin IGT berlaku. Perusahaan dengan setidaknya 25 pekerja harus memiliki peraturan internal, menyerahkannya untuk pemeriksaan IGT, menyimpannya di kepaniteraan pengadilan, dan memasangnya. Upah disepakati secara bebas dalam batas hukum dan perjanjian kolektif yang berlaku. Upah yang sama berlaku untuk pekerjaan dengan nilai setara tanpa diskriminasi berdasarkan gender, asal, atau usia. Riset mengidentifikasi upah minimum menurut undang-undang terkini sebesar 550.000 GNF per bulan berdasarkan Dekret D/2022/270/PRG/CNRD/SGG; edisi Journal officiel yang berlaku sebaiknya diperiksa jika angka tersebut digunakan. Upah harus dibayar setidaknya setiap 15 hari kerja untuk pembayaran dua mingguan atau setiap 30 hari untuk pembayaran bulanan. Pekerja dengan upah satuan menerima uang muka setiap 15 hari dan pembayaran akhir dalam 15 hari setelah penyerahan. Pemberi kerja harus memberikan slip gaji dan langsung membayar upah yang masih terutang saat pekerjaan berakhir. Batas waktu klaim upah adalah 12 bulan untuk pembayaran dua mingguan dan 24 bulan untuk pembayaran bulanan. Pemotongan atau pengalihan upah dibatasi 30%, dan klaim upah memiliki prioritas, termasuk enam bulan terakhir untuk pembayaran dua mingguan serta 12 bulan terakhir untuk pembayaran bulanan. Pekerja dapat bergabung atau membentuk serikat tanpa izin sebelumnya, termasuk pekerja di sektor informal, dan pemberi kerja tidak boleh mendiskriminasi atau mencampuri kegiatan serikat. Keterwakilan serikat mensyaratkan anggaran dasar yang telah diajukan setidaknya enam bulan, kemandirian, serta minimal 20% suara di tingkat perusahaan atau 20% tenaga kerja di sektor yang lebih luas. Delegasi serikat (délégué syndical) menerima 15 jam tugas delegasi berbayar setiap bulan. Pemecatan delegasi serikat atau penilai memerlukan izin IGT sebelumnya; pemecatan tanpa izin yang diikuti penolakan untuk mempekerjakan kembali dapat berakibat pembayaran setara 24 bulan gaji. Perjanjian kolektif tertulis disimpan di kepaniteraan dan dapat diperluas oleh Menteri setelah konsultasi dengan Komisi Konsultatif Ketenagakerjaan dan Hukum Sosial (Commission Consultative du Travail et des Lois Sociales). Dewan Dialog Sosial Nasional menyediakan dialog tripartit permanen. Pekerja berhak mogok. Pemberitahuan awal (préavis) dikirim kepada IGT atau Inspektur Ketenagakerjaan, yang melakukan perundingan. Jika kesepakatan tidak tercapai setelah 10 hari kerja, pekerjaan dapat dihentikan dengan tetap memenuhi persyaratan keselamatan dan layanan minimum. Pemogokan yang sah menangguhkan kontrak, biasanya tanpa upah, dan keikutsertaan yang sah tidak boleh dikenai sanksi. Lock-out dilarang kecuali karena alasan keselamatan atau pemogokan tidak teratur setelah ada pendapat IGT. Sengketa kolektif juga dapat melalui konsiliasi dan arbitrase. IGT memberikan saran, memeriksa kepatuhan, melakukan konsiliasi dan penyelidikan, serta dapat memasuki tempat kerja tanpa pemberitahuan awal atau meminta catatan. Pekerja dapat langsung mengajukan klaim ke pengadilan yang menangani perkara ketenagakerjaan, dengan konsiliasi IGT yang bersifat opsional. Untuk pemecatan CDI yang diprakarsai pemberi kerja setelah masa percobaan, diperlukan alasan pribadi atau ekonomi yang dapat diverifikasi secara objektif dan membuat hubungan kerja tidak mungkin dilanjutkan. Pemecatan pribadi memerlukan surat panggilan dan sidang, dua hari kerja untuk pertimbangan, serta pemberitahuan tertulis dengan alasan yang disampaikan paling cepat pada hari ketiga setelah sidang. Pelanggaran prosedur dapat menimbulkan kompensasi sebesar tiga bulan gaji. Pemecatan ekonomi terhadap kurang dari 10 pekerja mengharuskan pemberitahuan kepada IGT melalui surat beralasan; untuk 10 pekerja atau lebih, perwakilan pekerja harus diajak berkonsultasi, berkas diberikan setidaknya tujuh hari sebelum rapat, dan IGT mungkin berpartisipasi dalam rapat ketiga dalam 10 hari. Masa pemberitahuan adalah tiga bulan bagi manajer, dua bulan bagi staf penyelia, dan satu bulan bagi pekerja pelaksana. Selama masa pemberitahuan, pekerja mendapat delapan jam berbayar per minggu untuk mencari pekerjaan. Pelanggaran berat dapat menghapus hak atas masa pemberitahuan dan pesangon. Pesangon tersedia setelah masa kerja efektif setidaknya 12 bulan dan dihitung menurut ketentuan menteri yang berlaku. Pekerja seharusnya menerima surat keterangan kerja dan kompensasi untuk cuti yang telah terkumpul. Batas waktu untuk menggugat pemecatan adalah 24 bulan. Pekerja atau pemberi kerja dapat mengajukan perkara secara lisan atau tertulis ke kepaniteraan pengadilan ketenagakerjaan yang berwenang. Kewenangan wilayah umumnya mengikuti lokasi tempat kerja atau perusahaan; klaim pemutusan hubungan kerja juga dapat diajukan di tempat tinggal pekerja. Surat panggilan seharusnya diterbitkan dalam tiga hari dan sidang dijadwalkan dalam 10 hari. Perwakilan dapat dilakukan oleh pengacara, pekerja atau pemberi kerja dari sektor yang sama, atau organisasi serikat atau pemberi kerja. Proses di pengadilan ketenagakerjaan, pengadilan banding, dan Mahkamah Agung gratis; pekerja mungkin memperoleh bantuan hukum, dan pelaksanaan segera dapat dimungkinkan. Banding umumnya harus diajukan dalam 30 hari, sedangkan perlawanan terhadap putusan tanpa kehadiran memiliki tenggat delapan hari. Perekrutan dapat berlangsung secara langsung, melalui layanan ketenagakerjaan publik, atau melalui agen swasta. Pemberi kerja wajib melaporkan personel kepada layanan ketenagakerjaan publik dalam 15 hari kerja. Agen swasta tidak boleh membebankan biaya kepada pencari kerja. Pekerja asing dari luar ECOWAS memerlukan izin sebelumnya, kontrak tertulis, visa dari layanan ketenagakerjaan publik, dan izin kerja; visa dapat dianggap diberikan jika tidak ada keputusan dalam 30 hari. Kerja sementara diperbolehkan, biasanya untuk penugasan maksimal enam bulan kecuali penggantian pekerja. Tâcheronnat dan subkontrak diatur. Tidak ada bukti perbedaan aturan menurut kota atau wilayah untuk ketentuan yang dirangkum di sini, sehingga kerangka nasional berlaku kecuali otoritas berwenang atau publikasi resmi terkini menyatakan aturan berbeda.
Hukum ketenagakerjaan di Guinea
Hukum ketenagakerjaan Guinea mengatur pekerjaan dalam hubungan kerja, termasuk kontrak kerja, waktu kerja, upah, keselamatan, cuti, perwakilan pekerja, sengketa, dan pemutusan hubungan kerja. Dasar nasional utamanya adalah Code du travail L/2014/072/CNT, yang terutama berlaku bagi pekerjaan sektor swasta dan campuran, pekerja rumah tangga, profesi bebas, peserta pemagangan, dan peserta magang. Pegawai negeri, pekerjaan administrasi permanen, angkatan bersenjata, serta agen kontrak Negara tetap atau sementara mengikuti aturan terpisah.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

