Menurut definisi statistik Kiribati, seseorang dianggap menganggur jika tidak bekerja selama tujuh hari sebelumnya, tersedia untuk bekerja, dan sedang mencari pekerjaan. Kantor Statistik Nasional Kiribati mencatat sekitar 2.400 orang menganggur dan tingkat pengangguran 8,6% dalam Survei Pendapatan dan Pengeluaran Rumah Tangga 2019/20. Survei yang sama mencatat pengangguran sebesar 22,5% di antara orang berusia 15 sampai 24 tahun dan pekerjaan informal sebesar 47,6%. Monograf Pasar Kerja 2023/24 melaporkan 1.265 orang menganggur, tingkat pengangguran 3,1%, pengangguran kaum muda 8,4%, pengangguran perempuan 3,8%, dan pengangguran laki-laki 2,5%. Angka-angka ini berasal dari periode dan sumber statistik yang berbeda, sehingga tidak boleh diperlakukan sebagai tren langsung tanpa memeriksa metode dan definisinya. Divisi Perlindungan Sosial di Kementerian Perempuan, Pemuda, Olahraga, dan Urusan Sosial mengelola SFU. Kementerian Keuangan dan Pembangunan Ekonomi membiayai dan membayar tunjangan tersebut. Informasi publik menyebutkan persyaratan kelayakan berupa kewarganegaraan Kiribati, tidak memiliki pekerjaan formal, dan status pengangguran aktif yang telah dikonfirmasi. SFU tidak ditampilkan sebagai skema asuransi pengangguran berbasis iuran dengan pembayaran yang dihitung dari upah terdahulu, masa iuran, atau durasi tunjangan nasional yang tetap. Tidak ada biaya penerima yang terdokumentasi. Sumber publik berbeda tentang batas usia atas: pengkodean anggaran pemerintah menyebut usia 18–59 tahun, sementara sumber Dana Moneter Internasional tahun 2026 menyebut usia 18–60 tahun. Pastikan aturan usia yang berlaku kepada Unit Perlindungan Sosial sebelum mengajukan permohonan. SFU beroperasi secara nasional, tetapi satu proses pendaftaran daring terkini belum didokumentasikan untuk publik. Pendaftaran historis dari September 2020 hingga Mei 2021 menjangkau sekitar 52.300 orang, hampir tiga perempat populasi usia kerja yang tercatat dalam proses itu. Pemeriksaan identitas dan pekerjaan menggunakan Registri Warga, data pekerjaan Dana Penyedia Hari Tua Kiribati, dan sistem Unit Perlindungan Sosial. Pemohon harus memberikan informasi yang akurat tentang kewarganegaraan, usia, identitas, dan status pekerjaan formal. Informasi publik tidak menetapkan persyaratan universal untuk menyerahkan bukti pencarian kerja berkala, sistem penangguhan atau sanksi standar, atau tenggat banding umum, sehingga hal-hal itu harus dipastikan secara lokal. Metode pembayaran telah berubah dari waktu ke waktu. Pembayaran terdahulu biasanya menggunakan uang tunai atau cek melalui Kementerian Keuangan dan Pembangunan Ekonomi, ANZ, dan Kantor Pos di 23 pulau. Sumber Dana Moneter Internasional tahun 2026 melaporkan bahwa pembayaran umumnya dilakukan setiap tiga bulan karena keterbatasan kapasitas, sementara saluran pembayaran digital sedang diperluas. Kementerian Perempuan, Pemuda, Olahraga, dan Urusan Sosial mulai melakukan pembayaran digital bulanan di Tarawa pada 2026, dan Dana Peralatan Modal Perserikatan Bangsa-Bangsa mendukung saluran bank dan dompet seluler. Di pulau-pulau terluar, transportasi, konektivitas, dan akses ke penyedia pembayaran dapat memengaruhi waktu pembayaran secara praktis. Tanggal sebenarnya bergantung pada siklus pembayaran, pemeriksaan identitas dan pekerjaan, serta infrastruktur pulau. Dukungan pengangguran tidak terbatas pada bantuan tunai. Divisi Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan dan Sumber Daya Manusia mengoperasikan Daftar Ketenagakerjaan Nasional, Pusat Konseling Karier dan Ketenagakerjaan Nasional, serta Layanan Ketenagakerjaan Publik untuk pendaftaran, konseling, lowongan, dan penempatan kerja. Pusat tersebut terutama berfokus pada kaum muda, tetapi tidak ada bukti pendaftaran pengangguran wajib yang universal. Unit Informasi dan Pemasaran Pasar Kerja menyediakan informasi pasar kerja. Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Kejuruan, Institut Teknologi Kiribati, dan Pusat Pelatihan Maritim dapat mendukung keterampilan dan kemampuan kerja. Unit Ketenagakerjaan Luar Negeri menangani jalur yang diatur seperti skema Recognised Seasonal Employer, Seasonal Worker Programme, Pacific Labour Scheme, dan peluang Sealord. Jika pekerjaan berakhir, Kode Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial 2015 mengatur kontrak kerja dan pengakhiran yang sah. Pengakhiran harus memiliki alasan yang sah atau terkait dengan berkurangnya kebutuhan operasional atau pemberhentian sementara, dan pemberitahuan tertulis serta catatan pendukung penting. Unit Hubungan Kerja dapat menangani kepatuhan dan perselisihan kerja. Seseorang yang memperoleh pekerjaan formal mungkin kehilangan kelayakan SFU, tetapi prosedur publik untuk melaporkan mulai bekerja kembali dan menghentikan pembayaran tidak didokumentasikan dengan jelas. Karena itu, hubungi SFU sebelum atau segera setelah kembali bekerja formal untuk memastikan kewajiban pemberitahuan. SFU perlu dibedakan dari subsidi kopra, Tunjangan Warga Lanjut Usia, Tunjangan Disabilitas, dan pensiun Dana Penyedia Hari Tua Kiribati. Program-program itu memiliki tujuan berbeda dan tidak menggantikan dukungan pengangguran. Tidak ada bukti publik tentang skema asuransi pengangguran universal terpisah di Kiribati yang berdasarkan penghasilan sebelumnya, masa iuran, durasi tunjangan yang diatur undang-undang, atau kewajiban pencarian kerja nasional.
Pengangguran di Kiribati
Pengangguran di Kiribati mencakup masa tanpa pekerjaan berbayar yang diinginkan, dukungan pendapatan, pencarian kerja, dan upaya kembali bekerja. Dana Dukungan bagi Penganggur (Support Fund for the Unemployed, SFU) menyediakan Tunjangan Pengangguran tetap bagi warga negara yang memenuhi syarat, bukan pembayaran berdasarkan iuran yang terkait dengan upah sebelumnya. Akses dan waktu pembayaran bergantung pada verifikasi identitas, status pekerjaan formal, aturan usia, infrastruktur pulau, dan layanan yang tersedia.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

