Hunian di Mauritania

Hunian di Mauritania terutama diperoleh melalui rumah keluarga atau rumah yang dibangun sendiri, sedangkan menyewa, membeli rumah jadi, memperoleh kavling siap bangun, perumahan sosial, serta akomodasi dari pemberi kerja atau negara merupakan jalur lain. Sensus 2023 mencatat sekitar 77% rumah tangga sebagai pemilik dan 14,5% sebagai penyewa, tetapi status pemilik saja tidak membuktikan adanya sertifikat tanah terdaftar. Kepastian hak atas tanah formal umumnya berkembang dari izin menempati (permis d’occuper), cession définitive, lalu sertifikat tanah terdaftar (titre foncier). Gazra, istilah untuk penguasaan tanah informal atau ilegal, dan Kebbe, pola permukiman miskin informal, tidak menciptakan hak kepemilikan yang setara.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.