Keselamatan di Myanmar

Keselamatan pribadi di Myanmar bergantung pada risiko bencana dan risiko kejahatan. Gempa bumi, banjir, siklon, tanah longsor, kebakaran, kekeringan, gelombang panas, dan bahaya lainnya dapat mengganggu transportasi, komunikasi, serta layanan penting. Pencurian, penipuan, perdagangan manusia, penipuan digital, kejahatan terkait narkoba, dan kekerasan memerlukan tindakan pencegahan yang berbeda, sementara risikonya serta akses terhadap bantuan berbeda-beda menurut wilayah dan situasi.

Bencana

Bencana di Myanmar adalah keadaan darurat besar yang sangat mengancam manusia, lingkungan, atau infrastruktur penting. Negara ini menghadapi gempa bumi, banjir, siklon, gelombang badai, tanah longsor, kebakaran, kekeringan, tsunami, gelombang panas, dan bahaya teknologi. Risiko berbeda menurut wilayah, musim, serta akses terhadap peringatan, evakuasi, tempat berlindung, dan layanan penting.

Kriminalitas

Kejahatan di Myanmar mencakup tindakan kriminal nyata atau ancaman tindak kriminal, termasuk pencurian, penipuan, perdagangan manusia, penipuan digital, perdagangan narkoba, dan kekerasan. Pola kejahatan serta akses ke polisi atau perlindungan korban sangat berbeda antara kota besar, wilayah perbatasan, dan daerah di luar kendali negara yang andal. Melarikan diri ke tempat aman, menyimpan bukti dengan cermat, dan menggunakan saluran pelaporan yang tepat sering lebih penting daripada menghadapi orang yang dicurigai.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.