Kondisi perumahan sangat berbeda di 14 provinsi Suriah. Survei UNHCR Q1 2026 terhadap 7,120 rumah tangga menemukan bahwa pengungsi yang kembali tinggal terutama di rumah milik sendiri, tempat tinggal yang disediakan orang lain, atau rumah sewaan, sementara pengungsi internal yang kembali dan masyarakat setempat menggunakan kombinasi serupa. Lebih dari 5.5 juta orang masih mengungsi di dalam negeri, lebih dari satu juta tinggal di lokasi pengungsian, dan sekitar 4.7 juta orang membutuhkan perbaikan atau rehabilitasi tempat tinggal. Kepemilikan tidak membuktikan bahwa rumah layak dihuni: kerusakan struktur, atap dan fondasi, pintu dan kunci, listrik dan air, sanitasi, serta kebersihan dapat menghalangi hunian yang aman. Jalur utama untuk mendapatkan tempat tinggal adalah kepemilikan pribadi, sewa pribadi, dan tinggal bersama kerabat, teman, atau tetangga. Tempat penampungan kolektif, kamp, dan lokasi informal menjadi pilihan tambahan jika tempat tinggal biasa tidak tersedia. Perumahan publik dan koperasi tersedia melalui Ministry of Public Works and Housing, General Housing Establishment, dan koperasi perumahan, tetapi akses bergantung pada proyek, aturan kelayakan, atau alokasi tertentu; bukti yang tersedia tidak menunjukkan hak universal atas perumahan publik atau satu kantor perumahan nasional. Perumahan, tanah, dan properti, yang sering disingkat HLP, mencakup dokumen dan sengketa terkait rumah, tanah, dan penghunian. Pemeriksaan kepemilikan dapat melibatkan General Directorate of Cadastral Affairs atau kantor kadaster lokal serta catatan seperti السجل العقاري, قيد عقاري, بيان ملكية, dan peta atau keterangan kadaster. Layanan kadaster dilanjutkan kembali pada 3 Agustus 2025 setelah dihentikan menyusul 8 Desember 2024, tetapi kapasitasnya tetap tidak merata. Layanan digital yang dilaporkan di Damaskus dan Daraa tidak menetapkan waktu pemrosesan nasional. Warisan, penghunian, catatan yang rusak, sengketa kepemilikan, dan dokumen yang hilang mungkin memerlukan proses pengadilan, perwakilan yang berwenang, atau konsultasi hukum. Sewa hunian yang lebih baru umumnya diatur Law No. 6/2001, yang mengandalkan kesepakatan kontrak dan mencakup aturan pendaftaran serta biaya. Sewa yang terdaftar dapat menjadi instrumen yang dapat ditegakkan. Kontrak lama sebelum Februari 2001 mungkin tetap tunduk pada rezim perpanjangan wajib yang terkait dengan Legislative Decree 111/1952, sehingga tanggal kontrak, status pendaftaran, dan hak milik pemilik perlu diperiksa dengan saksama. Harga sewa sangat berbeda menurut lokasi dan status, dan tidak ada indeks sewa resmi nasional yang andal sebagai patokan seragam. Karena itu, rumah tangga perlu menilai keseluruhan kewajiban pembayaran, masa sewa, pendaftaran, dan risiko pengusiran alih-alih mengandalkan perkiraan umum dalam dolar atau pound Suriah. Kepulangan atau relokasi dapat sekaligus melibatkan akses perumahan, infrastruktur dasar, sumber daya, dan keamanan. Di antara responden yang kembali, 39% pengungsi yang kembali dan 35% pengungsi internal yang kembali menyebut akses perumahan atau infrastruktur dasar sebagai salah satu hambatan utama; kehilangan dokumen, penghunian, warisan, dan sengketa kepemilikan dapat menambah ketidakpastian hak tinggal. Law No. 10/2018, yang diamendemen dengan Law No. 42/2018, hanya berlaku bagi zona pembangunan perkotaan yang ditetapkan dan dapat menetapkan tenggat klaim atau perwakilan selama satu tahun. Dekret atau pemberitahuan lokal perlu diperiksa sebelum mengandalkan hak kepemilikan atau kompensasi. Bantuan tempat tinggal yang tersedia dapat mencakup perbaikan rumah rusak, bahan atau pemasangan tempat tinggal, uang tunai untuk tempat tinggal setelah penilaian teknis, serta bantuan sewa tunai berdurasi terbatas sebagai langkah terakhir berbasis kerentanan. Layanan UNHCR gratis. Program kemanusiaan tempat tinggal umumnya memprioritaskan rumah tangga yang dikepalai perempuan, penyandang disabilitas, rumah tangga yang baru mengungsi, orang yang kembali, rumah tangga yang sulit dijangkau, dan rumah tangga yang tinggal di tempat tidak layak; bantuan didasarkan pada kebutuhan dan tidak otomatis diberikan. Harga sewa, perbaikan, pendaftaran, transportasi, dan dokumen bergantung pada lokasi serta keadaan. Biaya sebesar USD 50 yang dilaporkan per peristiwa sipil atau dokumen dalam konteks konsuler Q1 2026 bukanlah biaya perumahan umum.
Perumahan di Suriah
Perumahan di Suriah mencakup kepemilikan pribadi, sewa pribadi, tinggal bersama keluarga atau teman, tempat penampungan kolektif, kamp, dan lokasi informal. Rumah yang rusak atau tidak memenuhi standar, catatan kepemilikan yang tidak pasti, dan harga sewa yang berubah-ubah membuat akses serta kepastian jangka panjang tidak merata. Perbaikan, dukungan hukum, dan bantuan tempat tinggal bergantung pada lokasi, kebutuhan rumah tangga, dan program yang tersedia.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

