Bahasa Somali, termasuk Maay dan Maxaa-tiri, berstatus bahasa resmi berdasarkan Konstitusi Somalia. Konstitusi juga mengakui bahasa Arab sebagai bahasa kedua serta mendukung praktik budaya lokal dan dialek minoritas. Bahasa Somali adalah bahasa utama komunikasi sehari-hari, tetapi kebutuhan belajar berbeda-beda: bahasa Arab erat kaitannya dengan pendidikan Al-Qur’an dan Islam, bahasa Inggris mendukung pendidikan tinggi, organisasi internasional, pemberi kerja internasional, serta materi digital atau akademik, sementara ragam regional tetap penting di banyak komunitas. General Education Act 2021 mengatur pendidikan dalam struktur 4+4+4. Tingkat pertama mencakup kelas 1 sampai 8 sekolah dasar dan mencakup Accelerated Basic Education (ABE), kurikulum formal padat bagi anak, kaum muda, dan orang dewasa yang putus sekolah. Tingkat kedua mencakup kelas 1 sampai 4 sekolah menengah, disusul pendidikan tinggi. Sekolah Al-Qur’an, yang juga disebut dugsi, memberikan pembelajaran agama dan literasi awal, tetapi tidak menggantikan pendidikan dasar yang lengkap. Akses ABE dapat mencakup Learning and Literacy Programme dan ujian masuk untuk masuk kelas 5. Kajian kebijakan pada 2021 menyebut sekitar 3 juta anak dan kaum muda putus sekolah, dengan kelompok rentan, pengungsi, pengembara, dan pelajar yang lebih tua sebagai kelompok prioritas. Di tingkat dasar, bahasa pengajaran yang ditetapkan adalah bahasa Somali. Bahasa Inggris diperkenalkan sebagai mata pelajaran mulai kelas 3, sedangkan bahasa Arab dan Islamic Studies diwajibkan sejak taman kanak-kanak. Social Studies diajarkan dalam bahasa Somali. Di tingkat menengah, pengajaran dapat menggunakan bahasa Somali, Inggris, atau Arab; bahasa pengajaran lain yang disetujui mungkin juga dapat digunakan, tetapi bahasa Somali, Arab, dan Islamic Studies tetap diwajibkan menurut kebijakan yang dinyatakan. Pelaksanaannya tidak seragam di seluruh Somalia karena tanggung jawab pendidikan tersebar di antara Federal Ministry of Education, Culture and Higher Education, kementerian negara bagian anggota federal, Banadir Education Directorate, otoritas regional dan distrik, sekolah, universitas, serta mitra komunitas atau LSM. Lembaga negeri dan swasta menawarkan kursus bahasa Inggris dan Arab, terutama di Mogadishu. Mogadishu University Institute of Languages menawarkan program bahasa Inggris dan Arab, termasuk diploma satu tahun, jenjang bahasa Inggris 4+3+3 dengan sekitar satu bulan per tingkat, bahasa Arab tingkat dasar, menengah, dan lanjutan, serta kelas penuh waktu, paruh waktu, dan malam. Lembaga ini juga mencantumkan program Academic Writing dan Conversation Club selama tiga bulan serta program Advanced English dan persiapan International English Language Testing System (IELTS) selama enam bulan. University Language Centre milik Just University Mogadishu menawarkan General English tingkat A2, B1, dan B2, biasanya selama tiga bulan per tingkat, serta Academic English, Corporate English, dan persiapan IELTS, ELLT, serta OIETC. Pelamar dapat mengisi aplikasi daring, mengikuti tes penempatan atau diagnostik, lalu mendaftar; harga yang dipublikasikan tidak selalu tersedia. Somali National University Centre for Foreign Languages menawarkan Intensive English Programme bagi profesional dan orang yang bekerja di bidang bisnis, politik, serta kemanusiaan, dengan enam tingkat dari Beginner sampai Mastery dan latihan menulis, membaca, menyimak, serta berbicara. Biaya dan jadwal saat ini tidak selalu terlihat untuk umum. Tidak ada bukti andal tentang satu standar kursus atau ujian nasional untuk bahasa Prancis, Italia, Jerman, atau bahasa asing tambahan lainnya. Kursus lokal mungkin tersedia, tetapi perlu dipastikan langsung kepada penyedia. Tidak terbukti pula bahwa Somalia memiliki sertifikat bahasa Somali, Arab, atau Inggris untuk orang dewasa secara nasional yang selaras dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Lembaga dapat menggunakan tes penempatan atau kemahiran sendiri. MUIL mungkin menerbitkan sertifikat kursus, dan pusat bahasa dapat menyediakan ujian simulasi atau persiapan, tetapi jenis ujian, sertifikat yang diterima, dan nilai yang disyaratkan bergantung pada lembaga, pemberi kerja, atau program terkait. Ministry of Education, Culture and Higher Education menyelenggarakan ujian nasional untuk kelas 8 dan kelas 4 sekolah menengah. Sertifikat sekolah menengah diberikan setelah ujian penyelesaian atau kelulusan yang sesuai dan dapat diterbitkan melalui lima pusat regional atau kantor pusat. National Assessment Framework mencakup kerangka asesmen bahasa Somali dan matematika yang direncanakan untuk kelas 3 dan 6, tetapi asesmen sekolah tersebut bukan sertifikat bahasa umum bagi orang dewasa. Pengajaran dan akses belajar juga berlangsung di luar sekolah reguler. Program percontohan Teaching at the Right Level tahun 2024 mengelompokkan pelajar berdasarkan tingkat belajar, bukan usia atau kelas, dan menjangkau 18.750 pelajar pada tingkat setara kelas 3 selama delapan bulan, dengan satu jam belajar setiap hari. Di Puntland, Learning Passport yang didukung Ministry of Education, UNICEF, Microsoft, dan Cambridge menyediakan pelajaran daring dan luring melalui aplikasi seluler; program awal tahun 2020 menjangkau lebih dari 11.000 anak dan mencakup lebih dari 600 pelajaran rekaman. Radio, televisi, audio, dan pembelajaran dari rumah dapat melengkapi layanan tersebut. Ketersediaan listrik, kepemilikan perangkat, cakupan internet, keamanan, dan layanan regional memengaruhi apakah pembelajaran digital dapat berjalan dalam praktik. Pendidikan dasar diakui sebagai hak, dan ketentuan konstitusi menyatakan pendidikan hingga tingkat menengah gratis, tetapi ketersediaan nyata dan akses tanpa biaya berbeda-beda. Pusat bahasa swasta umumnya mengenakan biaya, meskipun banyak penyedia tidak memublikasikan harga terkini. Universitas dan pusat bahasa mungkin menyasar mahasiswa atau profesional, sedangkan pengungsi, penduduk pedesaan, pengembara, dan pelajar yang berpindah-pindah mungkin lebih bergantung pada ABE, kelas komunitas, radio, materi luring, atau layanan digital. Konflik, pengungsian, kekeringan, banjir, kekurangan guru dan buku pelajaran, hambatan terkait gender, serta kondisi keamanan dapat mengganggu pembelajaran. Kehadiran di sekolah atau sekolah Al-Qur’an saja tidak membuktikan kemahiran bahasa Somali, Arab, atau Inggris. Karena itu, periksa asesmen atau sertifikat dari lembaga terkait sebelum mengambil keputusan tentang studi, pekerjaan, atau penerimaan.
Pembelajaran Bahasa di Somalia
Pembelajaran bahasa di Somalia mencakup literasi bahasa Somali, bahasa Arab, bahasa Inggris, serta di beberapa wilayah Maay, Maxaa-tiri, dan ragam minoritas lainnya. Bahasa Somali penting untuk komunikasi sehari-hari dan pendidikan dasar; bahasa Arab mendukung pembelajaran agama dan merupakan bahasa resmi kedua, sedangkan bahasa Inggris sangat berguna untuk pendidikan tinggi, pekerjaan internasional, dan konten digital. Pembelajaran tersedia melalui sekolah, sekolah Al-Qur’an, program dewasa, pusat bahasa swasta, serta layanan digital atau radio, tetapi akses, bahasa pengantar, biaya, dan ketersediaan kursus berbeda-beda menurut wilayah dan lembaga.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

