Hukum ketenagakerjaan Tuvalu mendefinisikan pemberi kerja sebagai orang yang mempekerjakan karyawan. Organisasi pemberi kerja adalah organisasi yang dibentuk oleh setidaknya dua pemberi kerja. Kerangka utamanya adalah Labour and Employment Relations Act 2017, direvisi pada 2022, yang umumnya mencakup pemberi kerja, karyawan, dan tempat kerja, termasuk Crown. Dalam layanan publik, Public Service Commission, atau PSC, menangani perekrutan, promosi, kebijakan kepegawaian, pelatihan, dan kepatuhan, sedangkan General Administrative Order, atau GAO, menetapkan syarat, perilaku, dan disiplin layanan pemerintah. PSC Rules dapat berlaku sebagai pengganti ketentuan disiplin dan pemecatan biasa dalam Undang-Undang jika layanan publik memiliki rezim tersendiri. Pasar tenaga kerja Tuvalu kecil dan administrasi publik berperan kuat. Pada 2022, populasi usia kerja berjumlah 7.288 orang, angkatan kerja 3.136 orang, dan 2.937 orang bekerja. Jumlah pekerja berbayar adalah 2.847, termasuk 2.362 pekerja formal dan 485 informal; 90 orang bekerja tanpa upah. Pengangguran mencapai 199 orang atau 6,3%, dan partisipasi angkatan kerja 43,0%. Administrasi publik, pertahanan, dan jaminan sosial merupakan kategori ISIC terbesar yang tercatat, yakni 10,6% penduduk berusia 15 tahun ke atas. Proporsi terkini pemberi kerja pemerintah dibanding swasta tidak dilaporkan secara lokal; perkiraan lama pada 2012 bahwa pemerintah mempekerjakan 66% pekerja berbayar hanya merupakan konteks historis. Pekerjaan swasta tetap relatif kecil dan tersebar di koperasi, ritel, perdagangan, dan jasa, sementara pekerjaan lepas pantai, pelayaran, dan perikanan membentuk hubungan kerja tambahan. Untuk pekerjaan yang berlangsung lebih dari tiga bulan, pemberi kerja harus menyediakan kontrak kerja tertulis. Kontrak harus memuat informasi Schedule II yang diwajibkan, ditandatangani pemberi kerja dan karyawan, serta disahkan oleh Sekretaris Tenaga Kerja. Karyawan menerima salinannya. Jika kontrak yang memenuhi syarat tidak disahkan dengan benar, kontrak dianggap tidak berjangka waktu. Pemberi kerja harus memberi kesempatan kepada karyawan untuk memahami kontrak dan memperoleh saran hukum, serikat pekerja, atau Kementerian sebelum menandatanganinya. Agen perekrutan atau agen penempatan swasta memerlukan izin tertulis dari Sekretaris Tenaga Kerja, dan karyawan tidak boleh dikenai biaya atas layanan agen. Pemberi kerja membayar upah yang disepakati dan memberikan pernyataan upah pada setiap siklus pembayaran. Catatan kepegawaian harus disimpan selama enam tahun dan diberikan kepada Inspektur Tenaga Kerja jika diminta. Pemberi kerja tidak boleh membuat potongan tanpa izin. Jam kerja biasa umumnya dibatasi delapan jam sehari dan 40 jam seminggu, dengan pengecualian yang wajar. Karyawan mendapat istirahat harian setidaknya 12 jam dan istirahat mingguan 48 jam. Hari kerja lebih dari enam jam mencakup istirahat makan satu jam tanpa dibayar dan istirahat teh 20 menit berbayar. Karyawan yang menyusui dapat mengambil dua istirahat satu jam setiap hari hingga anak berusia 12 bulan. Cuti berbayar mencakup setidaknya 12 hari cuti tahunan setelah menyelesaikan satu tahun kerja, dengan hak proporsional setelah enam bulan, setidaknya lima hari cuti sakit setiap tahun, dan hingga tiga hari cuti belasungkawa setiap tahun. Cuti melahirkan dan adopsi berlangsung 12 minggu dengan upah sekurang-kurangnya penuh, sedangkan cuti ayah berlangsung 10 hari dengan upah sekurang-kurangnya penuh dan harus digunakan dalam empat bulan. Kontrak yang berlaku dan aturan layanan publik dapat memberikan ketentuan tambahan. Pemberi kerja tidak boleh melakukan diskriminasi dalam perekrutan, pelatihan, promosi, kondisi kerja, atau pemutusan hubungan kerja karena asal-usul, ras, gender, kehamilan, tanggung jawab keluarga, usia, kesehatan, HIV/AIDS, disabilitas, agama, pendapat politik, kegiatan serikat pekerja, atau keikutsertaan dalam sengketa. Pelecehan seksual dilarang dan pemberi kerja harus mengambil langkah pencegahan yang wajar. Upah setara berlaku untuk pekerjaan yang nilainya sama. Kerja paksa dilarang. Anak di bawah 15 tahun pada umumnya tidak boleh bekerja kecuali pekerjaan ringan yang diizinkan, dan pekerjaan berbahaya dilarang bagi siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun. Pemberi kerja harus menyimpan daftar pekerja anak sebagaimana diwajibkan. Pemberi kerja harus menyediakan tempat kerja yang aman dengan risiko kesehatan terbatas. Ini mencakup mengenali dan menilai bahaya, menghilangkan atau meminimalkan bahaya, mengisolasi atau mengendalikan risiko yang tersisa, menyediakan alat pelindung diri, memberikan informasi dan pelatihan, mengawasi pekerjaan, serta memantau dan mencatat urusan kesehatan dan keselamatan. Labour and Employment Relations Act menjadi dasar operasional kewajiban tersebut. Menurut penelitian yang tersedia, undang-undang kesehatan dan keselamatan kerja komprehensif yang terpisah masih dalam tahap penyelesaian; karena itu, pemberi kerja sebaiknya mengikuti persyaratan terkini Kementerian dan inspeksi, bukan berasumsi bahwa Undang-Undang tersebut satu-satunya sumber yang berlaku. Kontrak tidak berjangka waktu menjadi bentuk standar jika tidak berlaku pengaturan jangka tetap yang sah. Untuk ketidakmampuan atau pelanggaran perilaku, pemberi kerja sebaiknya memberikan peringatan, bantuan wajar untuk perbaikan, dan pemberitahuan yang diwajibkan. Pelanggaran berat dapat membenarkan pemecatan langsung. Pemutusan biasa memerlukan pemberitahuan setidaknya satu minggu atau pembayaran sebagai pengganti pemberitahuan. Kelebihan tenaga kerja memerlukan tidak adanya kesempatan penempatan kembali yang sebanding, kepatuhan pada perjanjian kerja bersama yang berlaku, dan pemberitahuan setidaknya empat minggu. Pemberi kerja juga mungkin harus membayar biaya repatriasi karyawan yang dibawa ke Tuvalu, beserta pasangan dan anak karyawan. Upah akhir, tunjangan, dan cuti yang belum digunakan harus diselesaikan dalam 14 hari setelah pemutusan. Pemutusan tidak sah jika didasarkan pada atribut yang dilindungi, ketidakhadiran karena sakit atau cedera, status atau kegiatan serikat pekerja, pengaduan atau proses hukum, atau cuti terkait melahirkan maupun ayah. Karyawan dan pemberi kerja memiliki kebebasan berserikat. Pemberi kerja tidak boleh mencegah, menghalangi, atau memengaruhi keanggotaan serikat. Perundingan bersama harus berlangsung dengan iktikad baik, termasuk pertukaran informasi yang relevan, kecuali terdapat alasan sungguh-sungguh untuk tidak mengungkapkannya. Perjanjian kerja bersama harus diajukan kepada Registrar of Industrial Organisations dalam 28 hari; pendaftaran menjadikannya mengikat dan dapat ditegakkan. Diskusi ketenagakerjaan tripartit nasional melibatkan pemerintah, Tuvalu National Private Sector Organisation, atau TNPSO, sebagai pihak pemberi kerja, dan Tuvalu Seafarers Union, juga dikenal sebagai TOSU, sebagai pihak pekerja. Sengketa kerja sebaiknya pertama-tama ditangani di tempat kerja. Setelah upaya internal gagal, sengketa yang tidak remeh dapat diajukan kepada Sekretaris Tenaga Kerja dalam tiga bulan sejak perkara diketahui. Konsiliasi dapat menggunakan pertukaran informasi, surat, surel, diskusi telepon, atau pertemuan. Penyelesaian tertulis bersifat final dan mengikat; sengketa yang belum terselesaikan dapat dibawa ke pengadilan. Dugaan pelanggaran dapat dirujuk kepada Inspektur Tenaga Kerja atau Jaksa Agung. Aksi mogok dan penutupan tempat kerja dibatasi pada sengketa yang berkaitan dengan perjanjian kerja bersama dan harus mengikuti proses menurut undang-undang. Layanan esensial, termasuk pelayaran, layanan udara, dan pengendalian lalu lintas udara, memerlukan pemberitahuan setidaknya 20 hari; aksi lain yang tercakup umumnya memerlukan setidaknya tiga hari. Dewan Upah Minimum membuat rekomendasi setidaknya setiap tiga tahun. Anggotanya mencakup perwakilan karyawan, pemberi kerja swasta, Public Service Commission, Keuangan, dan Kementerian yang bertanggung jawab; Menteri dapat menerbitkan perintah tarif. Tarif upah minimum umum terkini tidak ditemukan dalam sumber resmi yang ditinjau, sehingga pemberi kerja harus memeriksa perintah terbaru sebelum menetapkan upah. Aturan khusus untuk awak kapal penangkap ikan mewajibkan awak berkualifikasi menerima setidaknya US$500 per bulan dan mengatur perjalanan, asuransi, keselamatan dan kesehatan kerja, alat pelindung, akomodasi, makanan, serta kebutuhan dasar tanpa memperlakukannya sebagai potongan upah. Agen penyedia awak kapal penangkap ikan harus merupakan warga negara Tuvalu dan memiliki izin. Biaya pemberi kerja mencakup upah, cuti menurut undang-undang, langkah keselamatan tempat kerja, alat pelindung dan pelatihan, serta terkadang repatriasi. Sumber yang tersedia tidak menetapkan biaya kepatuhan umum bagi pemberi kerja. Sekretaris Tenaga Kerja, Inspektur Tenaga Kerja, Registrar, PSC, dan badan terkait menjalankan fungsi mengenai kontrak, inspeksi, pendaftaran, perekrutan, konsiliasi, dan layanan publik.
Pemberi Kerja di Tuvalu
Pemberi kerja di Tuvalu adalah orang atau organisasi yang mempekerjakan karyawan dan mengarahkan pekerjaan berdasarkan kontrak kerja. Labour and Employment Relations Act 2017, sebagaimana direvisi pada 2022, umumnya berlaku bagi pemberi kerja, karyawan, dan tempat kerja, termasuk Crown. Tanggung jawab pemberi kerja mencakup kontrak tertulis, catatan pembayaran, jam kerja, cuti, perlakuan setara, keselamatan tempat kerja, pemutusan hubungan kerja yang sah, dan hubungan dengan perwakilan pekerja dengan iktikad baik.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

