Lanskap media Belize tersusun melalui beragam pengaturan. Pers dan jurnalistik mencakup berbagai penawaran swasta dan publik; tidak ada satu layanan media nasional. Kantor pers pemerintah (Government Press Office) menerbitkan pemberitahuan resmi, memproduksi dokumenter radio dan televisi serta kampanye informasi publik, dan memfasilitasi kontak media untuk konferensi pers. Regulator penyiaran Belize (Belize Broadcasting Authority) memberikan lisensi radio, televisi kabel, dan televisi terestrial, memantau operasional, menangani keluhan, dan mengadakan konsultasi. Menurut angka pemerintah untuk 2023 hingga 2024, terdapat 16 penyedia televisi kabel, 41 penyedia radio, dan 9 penyedia televisi terestrial. Penyiar wajib mematuhi ketentuan lisensi, standar program, identifikasi stasiun dan program, transparansi sponsor dan presenter, kewajiban rekaman, serta persyaratan geografis. Pada 2026, BBA menerbitkan draf peraturan penyiaran baru dan undang-undang penyiaran serta meminta masukan pemangku kepentingan. Biaya lisensi dan waktu pemrosesan bergantung pada permohonan dan dokumen BBA yang berlaku; satu jangka pemrosesan standar publik belum ditetapkan. Regulator telekomunikasi (Public Utilities Commission) bertanggung jawab atas sebagian sektor telekomunikasi, frekuensi radio, dan lisensi telekomunikasi. Streaming berlangsung melalui platform global serta internet atau jaringan seluler. Belum ada platform streaming Belize khusus, daftar platform publik, daftar harga seragam, atau jalur lisensi streaming lokal tersendiri yang ditetapkan. Karena itu, biaya bergantung pada penyedia, perangkat, konsumsi listrik, paket data, dan langganan streaming terkait. Akses media masih tidak merata antarwilayah. Menurut data International Telecommunication Union (ITU) untuk 2024, 80 persen penduduk menggunakan internet; penggunaannya sebesar 87.2 persen di wilayah perkotaan dan 74.8 persen di wilayah pedesaan. Akses internet rumah tersedia bagi 88.4 persen rumah tangga perkotaan dan 67.9 persen rumah tangga pedesaan. Sebanyak 70.7 persen memiliki telepon seluler, dan terdapat 43.6 langganan broadband seluler aktif per 100 penduduk. Cakupan sedikitnya 3G menjangkau 98 persen, sedangkan cakupan LTE atau WiMAX menjangkau 87 persen; data 5G yang andal tidak tersedia. Media sosial dibentuk oleh platform swasta dan global. Program UNICEF, pemerintah, dan universitas nasional Belize (University of Belize) menggunakan layanan seperti Instagram, TikTok, Snapchat, Facebook, obrolan langsung, dan jajak pendapat. Layanan suara pemuda (U-Report) dan platform partisipasi pemuda (Nex’Us) memungkinkan suara, dukungan, dan kontribusi pemuda terhadap program politik dan sosial. Digital Buddies dan pelatihan literasi digital juga mendorong keterampilan digital di masyarakat pedesaan. Pada saat yang sama, risikonya mencakup perundungan siber, eksploitasi daring, konten berbahaya, dan pelanggaran privasi. Sumber primer yang ditinjau tidak menetapkan batas usia khusus Belize atau kerangka lokal seragam untuk kontrol orang tua. Konstitusi melindungi antara lain kebebasan berekspresi dan privasi. Undang-undang hak cipta (Copyright Act (Cap. 252)) melindungi karya sastra dan seni, rekaman suara, film, siaran, dan program kabel serta mencakup hak ekonomi dan moral. Pengecualian penggunaan wajar (Fair Dealing) mungkin berlaku dalam kondisi tertentu untuk pelaporan terkini, penelitian, studi pribadi, dan pengajaran. Kantor kekayaan intelektual (Belize Intellectual Property Office) mendukung kerangka hak cipta. Undang-undang kejahatan siber (Cybercrime Act of 2020) mengatur tindak pidana komputer dan komunikasi serta perlindungan anak. Siapa pun yang menerbitkan konten sebaiknya memperjelas hak, mencantumkan sumber dan pencipta secara tepat, menghormati privasi, dan mematuhi aturan platform serta hukum pidana. Penyiar juga memiliki kewajiban khusus BBA.
Media di Belize
Media di Belize mencakup pers, radio, televisi, layanan streaming, jejaring sosial, dan layanan partisipasi digital. Radio, televisi kabel, dan televisi terestrial merupakan sektor berizin, sedangkan streaming dan media sosial sebagian besar bergantung pada platform global. Akses dan penggunaan sangat berbeda antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

