Konstitusi adalah hukum tertinggi. Undang-undang yang disahkan melalui Maneaba ni Maungatabu, hukum adat, serta hukum dan prinsip keadilan umum Kiribati turut membentuk sistem hukum berdasarkan Laws of Kiribati Act 1989. Dalam perkara pidana, hukum adat dapat relevan terhadap keadaan batin, kewajaran, atau alasan pemaaf, tetapi penyelesaian adat atau komunitas tidak menggantikan penuntutan negara atau menciptakan hukuman pidana negara. Kiribati Police Service menyelidiki tindak pidana, melakukan penangkapan, dan melakukan penggeledahan berdasarkan kewenangan hukum yang berlaku. Office of the Attorney-General, termasuk Criminal Division-nya, memulai dan menjalankan penuntutan. Magistrates' Courts adalah pengadilan ringkas tingkat bawah yang melayani distrik dan, untuk perkara terkait, perairan teritorial atau laguna yang berdekatan. High Court mengadili perkara pidana serius pada tingkat pertama serta banding atau peninjauan pidana dari Magistrates' Courts. Court of Appeal menangani banding pidana lanjutan. Penal Code mencakup tindak pidana seperti pengkhianatan, pelanggaran ketertiban umum, sumpah palsu, pernyataan palsu, tindak pidana terhadap kewenangan publik, tindak pidana seksual, pembunuhan, pembunuhan tanpa niat, tindak pidana terhadap nyawa atau kesehatan, pencurian, perampokan, pemerasan, pemalsuan, penyamaran identitas, korupsi, dan gangguan ketertiban. Undang-undang khusus mengatur narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, pelanggaran lalu lintas, dan kejahatan siber. Pertanggungjawaban pidana umumnya bergantung pada tindakan sukarela dan niat yang disyaratkan. Persoalan yang mungkin timbul mencakup kecelakaan, kekeliruan fakta, gangguan jiwa, pembelaan diri, paksaan, serta keterlibatan melalui membantu, bersekongkol, atau menganjurkan tindak pidana. Mabuk umumnya bukan pembelaan, meskipun keracunan tanpa persetujuan dan gangguan jiwa dapat memengaruhi analisis. Anak-anak diperlakukan berbeda. Anak di bawah 10 tahun tidak memiliki pertanggungjawaban pidana. Anak di bawah 14 tahun hanya dapat bertanggung jawab jika penuntut membuktikan bahwa anak tersebut mampu mengetahui bahwa tindakan atau kelalaiannya salah. Juvenile Justice Act 2015 menerapkan prosedur anak bagi orang berusia 14 sampai di bawah 18 tahun. Pemenjaraan atau penahanan anak harus menjadi upaya terakhir, dengan pemisahan dari orang dewasa serta pertimbangan khusus tentang jaminan dan penahanan. Penal Code juga memuat aturan tindak pidana seksual berdasarkan usia, termasuk penjara seumur hidup untuk perkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak perempuan di bawah 13 tahun, serta hukuman maksimum lima tahun untuk perbuatan cabul terhadap anak perempuan berusia 13 sampai di bawah 15 tahun. Rumusan undang-undang dapat bergender atau usang, sehingga dakwaan yang tepat dan amendemen terkini perlu diperiksa untuk kasus tertentu. Criminal Procedure Code mengatur surat perintah penangkapan dan pemanggilan. Surat perintah penggeledahan dapat diterbitkan melalui magistrat atau Justice of the Peace, dan barang yang disita ditempatkan dalam penguasaan pengadilan. Orang yang ditangkap berdasarkan surat perintah harus dibawa ke pengadilan tanpa penundaan yang tidak perlu; dalam praktik biasanya diupayakan hadir di hadapan Magistrate dalam 24 jam, sementara transportasi dari pulau terpencil dapat menyebabkan waktu yang lebih lama secara wajar. Jaminan umumnya bersifat diskresioner, kecuali untuk tindak pidana seperti pembunuhan dan pengkhianatan, serta dapat melibatkan penjamin atau pengakuan tertulis. Syarat dan deposit jaminan tidak boleh berlebihan. Terdakwa berhak atas sidang yang adil dalam waktu wajar di hadapan pengadilan independen dan tidak memihak, praduga tak bersalah, rincian dakwaan yang memadai dalam bahasa yang dipahami, waktu untuk menyiapkan pembelaan, pendampingan hukum atau membela diri sendiri, pemeriksaan saksi, penerjemah bila diperlukan, kebebasan dari kesaksian yang dipaksakan, hak banding, dan upaya menggugat penahanan yang melanggar hukum melalui habeas atau prosedur pengadilan lain. Office of Public Legal Services dapat memberikan bantuan hukum kepada orang yang tidak mampu membayar penasihat hukum swasta. Akses ditujukan ke seluruh Kiribati, tetapi pengacara dan penerjemah dapat lebih sulit tersedia di pulau terluar. Salinan catatan pengadilan, penjamin atau deposit jaminan, denda, kompensasi, dan biaya pengadilan lain dapat menimbulkan pengeluaran tambahan. Evidence Act 2003 mengatur kelayakan saksi dan bukti dokumen, termasuk bukti dari pasangan. Korban dan saksi anak dapat berpartisipasi dengan perlindungan yang berlaku. Cybercrime Act menambahkan kewenangan untuk penyelidikan dan bukti elektronik. Yurisdiksi kejahatan siber dapat mencakup tindakan di Kiribati, di kapal atau pesawat terdaftar, dan dalam kasus tertentu yang melibatkan warga negara Kiribati. Cybercrime Unit dalam Police Service menjadi kontak khusus untuk kejahatan siber dan kerja sama internasional. Tindak pidananya mencakup akses atau penyadapan tanpa izin, gangguan data atau sistem, penyalahgunaan perangkat atau kata sandi, pemalsuan atau penipuan komputer, tindak pidana identitas, materi pelecehan seksual anak, dan ajakan seksual. Contoh hukuman maksimum mencakup denda hingga $20.000 atau penjara hingga 10 tahun untuk gangguan data atau sistem, serta denda hingga $10.000 atau penjara hingga tujuh tahun untuk penyalahgunaan perangkat. Cybersecurity Act 2026 terutama menyangkut tata kelola siber nasional dan tidak menggantikan kerangka hukum pidana. Pengadilan dapat menjatuhkan penjara, denda, hukuman yang dijalani bersamaan, kompensasi, penyitaan, jaminan untuk menjaga perdamaian atau berperilaku baik, hukuman tertunda atau ditangguhkan, kerja sosial, perintah tinggal di tempat tertentu, dan pengawasan polisi. Kerja sosial berdasarkan pasal 46 kira-kira 40 sampai 300 jam. Kegagalan membayar denda dapat berujung penjara atau tindakan penyitaan untuk pelunasan. Berdasarkan Penal Code Amendment Act 2019, penangguhan hukuman tidak tersedia jika senjata digunakan atau terlibat. Te Rau N Te Mwenga Act 2014 mengkriminalisasi kekerasan dalam rumah tangga dan menyediakan mekanisme perlindungan. Polisi dapat menerbitkan perintah keselamatan selama 14 hari; pengadilan dapat menerbitkan perintah darurat selama 30 hari, perintah sementara selama 90 hari, atau perintah final tanpa batas waktu. Jika bukti mendukung perkara, kewajiban penuntutan dapat berlaku, dan kompensasi juga mungkin tersedia berdasarkan Penal Code. SafeNet dan layanan dukungan lain tersedia, tetapi akses berbeda antarpulau. Traffic Act 2017 mencakup pelanggaran pendaftaran dan lisensi, mengemudi berbahaya atau ceroboh, serta perkara yang diperberat karena menyebabkan kematian atau cedera berat. Pelanggaran lalu lintas serius mencakup menyebabkan kematian atau cedera berat, mengemudi ceroboh yang menyebabkan kematian, mengemudi lebih dari 20 kilometer per jam di atas batas, dan mengemudi di atas batas alkohol yang berlaku. Batasnya sekurang-kurangnya 0,05 gram alkohol per 100 mililiter untuk pengemudi pribadi dan di atas nol untuk pengemudi belajar, pengemudi bus, dan pengemudi komersial. Kava diklasifikasikan sebagai obat untuk tujuan mengemudi. Pengadilan atau otoritas dapat mencabut atau membatalkan lisensi, dan pengemudi yang terlibat kecelakaan wajib berhenti dan melapor. Sidang pidana, bantuan hukum, transportasi, penerjemahan, dan durasi perkara dipengaruhi oleh pulau serta pengadilan yang menangani. Persidangan keliling ke pulau terluar dapat mengurangi hambatan perjalanan, tetapi tetap terbatas kapasitas. Proses rekonsiliasi komunitas dapat mendukung keselamatan atau pemulihan, tetapi tidak menghapus kewenangan negara untuk menyelidiki, menuntut, atau menjatuhkan hukuman pidana. Teks inti terkonsolidasi sebagian besar berasal dari 1977 atau 1980, sehingga rumusan dan amendemen terkini harus diperiksa untuk kasus tertentu, terutama berdasarkan Penal Code, Traffic Act, Cybercrime Act, dan Cybersecurity Act.
Hukum pidana di Kiribati
Hukum pidana di Kiribati mengatur tindak pidana, pertanggungjawaban pidana, penyelidikan, proses pengadilan, sanksi, serta hak terdakwa dan orang yang dirugikan. Kerangka utama terdiri dari Konstitusi Kiribati, Penal Code Cap 67, Criminal Procedure Code, Evidence Act 2003, dan undang-undang khusus. Kiribati Police Service menyelidiki tindak pidana, Office of the Attorney-General melakukan penuntutan, dan Magistrates' Courts, High Court, serta Court of Appeal menangani perkara pidana pada tingkat berbeda.
VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.

