Hukum di Kiribati

Hukum di Kiribati menetapkan aturan untuk pekerjaan, migrasi, pertanggungjawaban pidana, transaksi konsumen, dan sengketa privat. Kerangka hukumnya mencakup Konstitusi, Undang-Undang, Ordinansi, dan Peraturan, sementara hukum adat yang sesuai memiliki peran khusus dalam perkara perdata. Otoritas dan prosedur yang berbeda berlaku bergantung pada persoalan hukumnya.

hukum perburuhan

Hukum ketenagakerjaan Kiribati mengatur kontrak kerja, waktu kerja, upah, cuti, keselamatan tempat kerja, perwakilan pekerja, perselisihan, dan pengakhiran kerja. Kode Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial 2015 (Employment and Industrial Relations Code 2015, EIRC) menetapkan aturan utama ketenagakerjaan, sedangkan Undang-Undang Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2015 mengatur kesehatan dan keselamatan tempat kerja. Aturan ini berlaku untuk pekerjaan swasta dan juga mencakup pekerjaan pemerintah, dengan aturan konstitusi tambahan bagi pejabat publik.

Hukum imigrasi

Hukum imigrasi Kiribati mengatur masuk, visa, tempat tinggal, pekerjaan, studi, perlindungan, kewarganegaraan, dan pemindahan keluar. Warga negara non-Kiribati umumnya memerlukan visa untuk bepergian dan tinggal, kemudian izin masuk di pemeriksaan imigrasi. Pengajuan visa saja tidak mengesahkan tinggal di dalam negeri atau memberikan izin bekerja maupun belajar.

Hak untuk tinggal

Hukum pidana

Hukum pidana di Kiribati mengatur tindak pidana, pertanggungjawaban pidana, penyelidikan, proses pengadilan, sanksi, serta hak terdakwa dan orang yang dirugikan. Kerangka utama terdiri dari Konstitusi Kiribati, Penal Code Cap 67, Criminal Procedure Code, Evidence Act 2003, dan undang-undang khusus. Kiribati Police Service menyelidiki tindak pidana, Office of the Attorney-General melakukan penuntutan, dan Magistrates' Courts, High Court, serta Court of Appeal menangani perkara pidana pada tingkat berbeda.

Perlindungan konsumen

Perlindungan konsumen di Kiribati terutama didasarkan pada Consumer Protection Act 2001 (CPA), yang mencakup orang dan badan usaha yang memperoleh barang atau jasa dari pemasok. Sistem ini menggabungkan pengaduan dan pemeriksaan oleh Ministry of Trade, Cooperatives, Industries and Commerce (MTCIC) dengan badan sektoral untuk telekomunikasi, utilitas, pangan, jasa keuangan, dan pengendalian harga. Konsumen memiliki hak atas keselamatan, informasi, pilihan, didengar, dan pemulihan, tetapi penegakan dan akses lebih terbatas di luar Tarawa.

Hukum perdata

Hukum perdata di Kiribati mengatur hubungan hukum antara orang dan organisasi swasta, termasuk kontrak, tanah, urusan keluarga, waris, tanggung jawab, proses pengadilan, dan pelaksanaan putusan. Kiribati tidak memiliki satu kitab hukum perdata umum: Konstitusi, undang-undang, ordonansi, dan peraturan merupakan kerangka utama, sedangkan hukum adat setempat yang selaras lebih diutamakan daripada common law dan equity. Pengadilan dan proses berbasis masyarakat menangani sengketa, dengan tanah pribumi dan urusan keluarga sering memerlukan prosedur lokal khusus.

VivAVia dapat membuat kesalahan. Periksa informasi penting.